Home / Rini Zukhruf (halaman 2)

Rini Zukhruf

Maafkan Aku

dakwatuna.com Maafkan aku, Mungkin kau terluka, Kukira hatimu tersayat Atau bisa jadi sesak merasuk di dadamu, Dunia mengapa kau tak berputar perlahan? Hingga tak terasa usia ku dan usia mu bertambah secara pasti Tawa, suka, duka berjalan selaras dengan putaran jam Aku tak tahu pasti Kapan nafas ini kan berhenti …

Baca selengkapnya »

Damaikan

Mengikhlaskan itu lebih Menenangkan, Tak perlu Bergelut dengan dendam atau cacian, Merelakan setiap yang dirasa itu lebih menyenangkan, Tak perlu Sesak menerpa atau gundah Merana, Terjatuh, tergores dan terluka itu sakit, Tetapi ketika senyummu yang kau beri, Maka biarkan hati yang menjalankan fungsi, Mengeluarkan keimanan di dalam hati, Menggambarkanmu sebagai seorang mengontrol Emosi, Sebab Sabar Tak Terbatas

Baca selengkapnya »

Terimalah

Terimalah Tanda CintaNya, Bukan dengan caci maki atau sumpah serapah, Telusuri semua yang diberi, Bukan sekedar, bermanfaat untuk hari ini, Tapi dapat dipastikan, Setiap pemberianNya adalah ketetapan Nyata, Pilihan terbaik dari yang Baik, Menusuk, Saat sakit menyapa tubuh, Membekas dan akan terus tersimpan, Saat ucapan menggores jiwa, Tetapi bukan ucapan.

Baca selengkapnya »

Rahasia-Nya

KebesaranNya yang menunjukkan Jalanmu, Apakah semua kamuflase belaka, Atau memang cinta yang menjadi Nyata, Memilihmu dalam hidupku, Bukan sekedar melihat titlemu, Bukan Karena wajah mu mengalihkan pandanganku, Atau aliran dana yang kau punya, Tetapi Mengikuti sunnah, Melalui Iman yang menyilaukan Qalbu, Menjadikan mu sebagai Jari yang selalu setia Kepada Tangan.

Baca selengkapnya »

Krayon Anugerah

Aku menyukai warna biru, Karena dengan itu aku merasakan nikmatnya melihat Awan, Aku mencintai Warna Putih, Dengannya aku tau Mana yang Hitam, Aku senang dengan Warna Merah, Sebab itu ia mengajarkanku arti perjuangan, Aku menghias, Hidupku dengan Warna Hijau, Karena Kedamaian yang kubutuhkan dalam Hidupku, Aku mengerti Warna Orange.

Baca selengkapnya »

Dua Hati

Pesonamu takkan menjadikan malaikat tunduk kepadamu, Kegesitan Ucapanmu bukan yang menjadikan Bidadari merindukanmu, Tapi Imanmu yang mendamaikan duniamu, Kebohongan demi kebohongan kau lakukan, Karena keterlanjuran untuk menjadi yang terdepan, Ingatkah akan Hari pembalasan?, Tak takutkah kau terhadap wajah sang Malaikat Malik?, Tak pernahkah kau rasakan panasnya api?.

Baca selengkapnya »

Sahabat Sejati

Rasa yang berbeda ketika mendengar namanya, Sesak terasa hingga ke rongga dada, Atau bahagia yang tak terhingga, Semua akan menemuinya, Entah di mana, kapan dan bagaimana, Tak ada yang pernah mengira, Berjumpa dengannya berharap dalam keadaannya yang bahagia, Tak meninggalkan dosa, Tapi apakah bisa?, Ketika semua yang ada di dunia melenakan jiwa.

Baca selengkapnya »

Kuatlah

Jalan yang Kau tempuh Hari ini, Adalah gerbang awal kesuksesanmu, Ujian yang kau hadapi detik ini, Adalah kekuatanmu, Airmata yang meniti di pipi, Merupakan saksi perjuanganmu, Bukan mengeluh yang kau lakukan, Bukan perhatian orang yang kau inginkan, Tapi yang kau butuhkan adalah kekuatan Iman, Kekuatan Qolbu dalam setiap liku nan terjalnya Ujian.

Baca selengkapnya »