Home / Marhaeni

Marhaeni

Ayah dari 2 orang anak yang menekuni pendidikan manajemen ini selain bekerja di rumah sakit swasta terkemuka di Kota Semarang, juga sebagai pengajar di Lembaga Pendidikan Ketrampilan Terpadu. Selebihnya waktunya untuk kegiatan sosial kemasyarakatan diantaranya sebagai pengurus LAZIS. Menyukai korespondensi sejak SMP tetapi hobi menulisnya ketika di SMA. Beberapa tulisannya pernah di muat di media massa. Saat ini bertempat tinggal di Kota Semarang.

Islam dan Etos Kerja

Agama Islam penuh dengan ajaran yang mendorong umatnya untuk berusaha dan bekerja. Allah berfirman: “Dan seseorang tidak akan memperoleh apapun selain apa yang diusahakannya” (Alquran surat An-Najm ayat 39). Ini sejalan dengan sesanti orang barat, “Do your best and God will do the rest”. Namun kebanyakan umat Islam tidak memahami isi ajaran yang tersebut dalam Alquran dan Hadis. Dan tidak sedikit pula orang-orang Islam yang telah memahami ajaran Islam tetapi tidak mengamalkannya.

Baca selengkapnya »

Bahan Kimia dan Kesehatan

Bahan kimia ibarat satu mata uang dengan dua sisi yang berbeda. Esensial bagi kehidupan tetapi di sisi lain dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan dan lingkungan baik dalam jangka pendek atau jangka panjang. Namun seperti pepatah mengatakan bahwa ”lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka kita harus berupaya mencegah dampak negatif dari penggunaan bahan kimia berbahaya tersebut. Mengingat bahayanya bahan kimia terhadap kesehatan dan lingkungan hidup maka masyarakat perlu waspada terhadap penggunaan produk-produk yang berbahan kimia, termasuk produk-produk untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca selengkapnya »

Komplikasi Diabetes Melitus, Bisakah Dicegah?

Program pencegahan diabetes melitus adalah menurunkan berat badan (5 %), mengatur asupan lemak lebih dari 30 % kalori, lemak jenuh lebih dari 10 % kalori dan serat kurang dari 15 gram/1000 kkal, dan olah raga rutin lebih dari 150 menit/minggu. Adapun untuk perencanaan pengelolaan penderita diabetes melitus yaitu edukasi atau penyuluhan tentang diabetes melitus, menjaga pola hidup sehat, melaksanakan diet sebagai tonggak pengobatan, olah raga secara rutin untuk memberi kebugaran tubuh dan sekaligus memperbaiki resistensi perifer, menggunakan obat sekiranya diperlukan, baik dengan OAD dan insulin, memonitor dan mengevaluasi perkembangan penyakit.

Baca selengkapnya »