Home / Kholqillah Ardhian Ilman

Kholqillah Ardhian Ilman

- Ketua Sentra Kerohanian Islam Jurusan Teknik Mesin dan Industri UGM- Peserta Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri 2014-2016

Membangun Kader Dakwah Militan

Berkorban di jalan Allah adalah mengembalikan sesuatu ke tempat asalnya, tempat yang seharusnya ia berasal. Tujuan pengembaliannya tak lain dan tak bukan adalah Allah semata. Misalnya saja kita menginfakkan harta kita. Maka sejatinya kita sedang mengembalikan harta yang Allah titipkan ke kita. Sama hal nya dengan waktu dan tenaga yang kita miliki. Segala ilmu, waktu, dan tenaga yang kita miliki semuanya milik Allah dan kita wajib mengembalikannya. Dan cara paling tepat untuk melakukannya adalah dengan mendakwahkannya.

Baca selengkapnya »

Menjiwai Sang Ummul Quran

Al-Fatihah merupakan surah yang begitu mulia. Kemuliaan yang Allah perintahkan kepada kita untuk mengulang-ulangnya dalam shslat. Ayat-ayat surah ini mengandung pujian dan peninggian Allah, dengan menyebutkan nama-nama baik yang Allah miliki yang paling dominan yaitu ar-Rahman dan ar-Rahim. Surah ini juga menjadi pembuka dan awalan bagi surat-surat lain yang ada dalam Alquran. Paham dan mengerti akan kandungan surah ini menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam. Sebagai pengingat bagi kita semua akan kekuasaan dan keesaan Allah subhanallahuwata’ala, yang menguasai hari akhir dan hanya kepada-Nyalah kita memohon dan meminta pertolongan.

Baca selengkapnya »

KUII VI Yogyakarta 2015 Tonggak Sejarah Kebangkitan Islam Nusantara

Dalam KUII VI ini juga diserukan ajakan kepada seluruh elemen umat Islam untuk saling mendukung dan bersama menggalang kekuatan bertekad untuk mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Dan dalam KUII ke-VI ini dihasilkan tujuh poin penting guna mewujudkan negara Indonesia sesuai dengan cita-cita bangsa sebagaimana yang tertulis pada pembukaan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945.

Baca selengkapnya »

Sudah Siap ke Luar Negeri?

Bagi sebagian orang pergi keluar negeri adalah sebuah hal yang terlihat keren dan luar biasa. Sama seperti apa yang kurasakan ketika akan berangkat mengunjungi negeri itu. Namun Allah memiliki hal lain yang Dia ingin tunjukkan kepadaku. Bahwa sebenarnya pergi ke luar negeri, apapun tujuannya, adalah sebuah kesempatan untuk berdakwah. Apalagi kunjungan itu dilakukan di negara “palu arit” yang sebagian besar warganya menganut paham atheis, alias tak mengenal Tuhan. Banyak orang yang berencana pergi keluar negeri hanya mempersiapkan hal-hal material, seperti paspor, visa, uang , dan lain sebagainya. Padahal ada hal penting yang harusnya lebih penting untuk dipersiapkan, yakni ilmu agama.

Baca selengkapnya »