Home / Haerudin Muhammad Zain

Haerudin Muhammad Zain

Ketua Yayasan Profetik Muda Indonesia.

Tiga Modal Membangun Peradaban

Semoga kita senantiasa tak kenal lelah untuk mengoptimalkan segala potensi yang kita miliki untuk menjadi bagian dalam proses membangun peradaban yang gemilang. Jangan sampai kita hanya menjadi penonton dalam lahirnya kegemilangan. Kita selayaknya menjadi bagian yang senantiasa memberikan apa yang kita miliki untuk membangun peradaban. Mungkin kita tak sempat menyaksikan kemegahan dan kegemilangan peradaban yang kelak akan berdiri kokoh di negeri ini. Namun cukuplah kita menjadi leluhur yang kelak akan dikenang sebagai pejuang dan sebagai leluhur yang di banggakan oleh anak cucu kita Insya Allah.

Baca selengkapnya »

Gerakan Yahudi Dunamah, dan Cita-cita Negara di Palestina

Maka jelas lah hari ini kita menyaksikan berdirinya negara Israel di atas tanah Palestina. Ini adalah merupakan salah satu bagian yang tak lepas dari bagian manifesto keberhasilan gerakan mereka. Ironi dan sangat menyesakkan dada realita yang terjadi adalah sudah tak terbantahkan lagi bahwa hari ini kita telah kehilangan jumlah nyawa umat muslim yang sangat banyak di sana yang telah syahid digempur oleh Israel dari generasi ke generasi.

Baca selengkapnya »

Awal Konspirasi Yahudi di Tubuh Khilafah Utsmani

Menteri Luar Negeri Utsmani Ali Pasya (yang belakangan menjadi perdana menteri) saat melakukan kunjungan resmi ke negeri-negeri Eropa dan Kristen pada tahun 1865 M, dia diikuti oleh sejumlah besar orang-orang Yahudi.3 Mereka mendapatkan kekhususan dan perlindungan sesuai dengan undang-undang pemerintahan Utsmani. Mereka merasakan kedamaian, terjamin keamanannya serta mendapatkan kemerdekaan eksistensi di lingkungan pemerintahan Utsmani.

Baca selengkapnya »

Peran Misionaris Kristen Perancis dalam Pelemahan Khilafah Utsmani

Misi para misionaris itu selain membawa misi penyebaran agama. Mereka senantiasa menanamkan rasa cinta pada pemerintahan Perancis di dalam hati orang-orang Kristen yang bertempat tinggal di kawasan Khilafah Utsmani. Akhirnya sukseslah misi itu, pengaruh Perancis menyebar di tengah-tengah pemeluk Kristen yang kemudian hal ini menjadikan melemahnya posisi Khilafah di hadapan warganya yang beragama Kristen. Pembangkangan demi pembangkangan terhadap pemerintah Utsmani mulai merebak setelahnya. Para misionaris yang tak mau merubah kewarganegaraannya itu dan lebih banyak memakai bahasa minoritas Kristen, merekalah yang senantiasa mempelopori kegiatan pemberontakan-pemberontakan.

Baca selengkapnya »

Khilafah Utsmaniyah (699 – 1342 H / 1299 – 1924 M), Anugerah dan Dilema Politik

Bukalah lembaran nubuat hadits-hadits yang meramalkan masa depan umat Islam. Sebelumnya nabi Muhammad SAW berbagi cerita kepada kita tentang membaca zaman. Beliau memberitahukan kepada kita tentang fase-fase yang akan dilalui oleh umatnya. Fase-fase itu adalah fase nubuwah kemudian khulafaurasyidin kemudian mulkan ‘adhan (penguasa yang menggigit) kemudian mulkan jabariyyan (penguasa yang menindas) dan terakhir sebelum hari kiamat akan kembali hadir kehidupan di bawah naungan Khilafah ‘ala minhajul nubuwah.

Baca selengkapnya »

Menikah, Awalnya Basmalah Selanjutnya Hamdalah

Menikah bagi sebagian orang merupakan sebuah pilihan yaitu mengenai kapan dan dengan siapa kita akan membangun rumah tangga. Namun bagi saya ini adalah amanah yang harus segera ditunaikan. Saya mengibaratkan seorang pemuda yang telah baligh maka di waktu itu seakan-akan seorang jamaah yang tengah berada di waktu adzan shalat telah berkumandang maka seharusnya tak harus menunggu lama lagi untuk segera menunaikan ibadah. Walau urusan yang besar ini (mitsaqan ghaliza) memang tidak hanya sebatas menyegerakan namun perlu adanya persiapan. Sebaik-baik bekal untuk dipersiapkan adalah bekal takwa.

Baca selengkapnya »