Home / Berita / Internasional / Asia / Politisi anti-Islam Belanda Gelar Kompetisi Kartun Nabi Muhammad

Politisi anti-Islam Belanda Gelar Kompetisi Kartun Nabi Muhammad

Pengunjuk rasa di Australia membawa poster Geert Wilders. (Independent)
dakwatuna.com – Amsterdam. Politisi anti-Islam Belanda, Geert Wilders mengadakan kompetisi kartun Nabi Muhammad saw. di kantor parlementer partainya.

Partai Kebebasan (PVV) mengatakan, kompetisi ini telah disetujui oleh badan kontra-terorisme negara. PVV – partai Geert Wilders bernaung – juga pernah menyerukan pelarangan Al-Quran di Belanda.

Bertindak sebagai juri dalam kompetisi tersebut adalah kartunis asal Amerika Bosch Fawstin. Ia adalah pemenang kompetisi serupa di Texas tiga tahun lalu, dan pernah menjadi target dua pria Muslim bersenjata.

Bagi kalangan Muslim, pengilustrasian Nabi Muhammad merupakan penghinaan. Sementara kartun-kartun yang menggambarkan Nabi Muhammad sebelumnya telah memancing reaksi keras.

“Kebebasan berbicara terancam, terutama bagi para kritikus Islam,” kata Wilders. “Kami tak akan menerima hal itu, dan kebebasan berbicara adalah kebebasan kita yang paling penting.”

Politisi ultra kanan itu menilai, Islam lebih sebagai ideologi politik totaliter daripada agama. Ia konsisten menyuarakan penutupan masjid dan sekolah-sekolah Islam, serta melarang para imigran Muslim masuk ke Belanda.

Pada tahun 2016 lalu, Wilders pernah dihukum karena menghasut kebencian dan diskriminasi.


Menurut pantauan Dakwatuna, Wilders juga mengunggah pamflet kompetisi di akun instagram pribadinya. Ia mengatakan, “Muhammad masuk parlemen. Untuk pertama kalinya, kompetisi kartun Muhammad akan digelar oleh gedung parlementer.”

“Aku akan mengumumkan tanggalnya dengan segera. Silahkan kirim kartun Anda ke: [email protected],” imbuhnya.

PVV sebagai partai oposisi di Belanda mengatakan, kompetisi kartun Nabi Muhammad akan digelar pada musim gugur mendatang. mereka mengklaim kompetisi telah mendapat lampu hijau dari badan kontra-terorisme NCTV.

Partai ini juga menawarkan hadiah sebesar 5.000 Euro untuk pemenang kompetisi. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Cina Bertekad Jadi Pemimpin Energi Nuklir Dunia

Organization