Home / Berita / Internasional / Politisi Swiss Ini Menyeru Agar Islam Diakui Sebagai Agama Resmi Negara

Politisi Swiss Ini Menyeru Agar Islam Diakui Sebagai Agama Resmi Negara

Christian Levant, Ketua Partai Sosial Demokrat Swiss. (wirtschaftsdemokratie.ch)

dakwatuna.com – Bern. Ketua Partai Sosial Demokrat Swiss, Christian Levrat, kembali menyeru agar Islam diakui sebagai agama resmi negara. Dilansir dari Alkhaleejonline.net, Senin (20/11/2017) ia mengatakan, “Di Swiss ada 400 ribu muslim. Di antara mereka ada 160 ribu memegang paspor Swiss. Islam milik negara kita.”

Levrat menyebutkan, masjid di Swiss jumlahnya mencapai 240 masjid, yang sebagiannya berkecenderungan radikal. Ia menambahkan, kedua belah pihak harus mengambil beberapa langkah kebijakan.

Levrat menambahkan, sejumlah anggota partainya yang mengadopsi cara pandangnya, tengah bekerja untuk sebuah proyek yang disebut “Peta Jalan Islam Swiss”.

Pada Agustus 2016 lalu, Levrat menyebut perlu membicarakan pengakuan Islam sebagai agama resmi negara, dan memasukkannya ke dalam konstitusi. Dalam hal pengakuan Islam, menurutnya, maka Swiss bertanggungjawab atas pendidikan dan pembiayaan para tokoh agamanya.

“Mungkinkah jika ada agama Islam yang khusus bagi Swiss? Ini yang perlu kita bicarakan,” katanya.

Disebutkan, Swiss merupakan negara sekular yang tidak memiliki satu agama resmi. Sementara agama yang paling banyak tersebar yaitu Kristen. Selain juga terdapat agama lain seperti Islam, Yahudi, Budha, Aliran Kepercayaan dan lain sebagainya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Alkhaleej Online

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan Siapkan Generasi yang Paham Agama dan Menjadi Harapan Umat