Home / Berita / Internasional / Sepanjang 2017, 14 Anak Palestina Tewas Akibat Peluru Zionis

Sepanjang 2017, 14 Anak Palestina Tewas Akibat Peluru Zionis

Tentara Israel menangkap anak-anak Palestina yang di bawah umur (arsip/paltimes)

dakwatuna.com – Ramallah. Sebuah laporan yang dirilis Badan Pusat Statistik Palestina baru-baru ini menunjukkan, sebanyak 14 anak Palestina tewas oleh pasukan Zionis Israel. Disebutkan, jumlah itu tersebar di seluruh wilayah seperti Tepi Barat, Al-Quds dan Jalur Gaza.

Dilansir dari aa.com.tr/ar, Ahad (19/11/2017), laporan itu dirilis bertepatan dengan Hari Anak Sedunia yang jatuh pada 20 November lalu.

Dalam laporan tertulis, “Sebanyak 35 anak tewas akibat peluru pasukan Israel pada tahun lalu.”

“300 anak sampai saat ini masih ditahan di penjara-penjara Israel. Mereka tidak dapat menikmati masa anak-anak dan tidak pula melanjutkan studi. Belum lagi kemungkinan pelecehan yang mereka terima di dalam tahanan,” lanjut laporan.

Dijelaskan, “Sejak pecah perlawanan Al-Quds pada 25 Oktober 2015 lalu, terdapat 4000 anaknyang ditangkap, namun kebanyakan mereka telah dibebaskan.”

Menurut data, jumlah anak-anak di bawah 18 tahun sampai pertengHn 2017 mencapai sekitar 2.250.000 anak. Jumlah tersebut mencapai 45,6% dari total penduduk Palestina. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Polemik Al-Quds, Erdogan Beri Peringatan Keras Kepada Trump