Home / Berita / Nasional / Pernyataan LAZNAS IZI Terhadap Krisis Kemanusiaan di Rohingya Myanmar

Pernyataan LAZNAS IZI Terhadap Krisis Kemanusiaan di Rohingya Myanmar

Pernyataan Sikaf Laznas IZI terkait krisis kemanusiaan Rohingya

dakwatuna.com – Krisis kemanusiaan etnis Rohingya di Myanmar belum juga berakhir. Bahkan di tengah-tengah suasana kaum muslimin di seluruh belahan dunia merayakan Hari Raya Idul Adha 1438 H.

Menyikapi hal tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengambil sikap untuk turut membantu dengan menggalang dana Zakat, Infak dan Sedekah demi memudahkan penyelamatan korban krisis kemanusiaan di Rohingya.

Berikut isi pernyataan sikap Pimpinan LAZNAS IZI:

  1. Krisis kemanusiaan yang terjadi di Rohingya Myanmar, tentu harus diselesaikan dengan pendekatan yang komprehensif agar permasalahan ini dapat menemukan titik temu dan solusi jangka panjang.
  2. Sementara itu sudah banyak korban yang meninggal, keluarga yang ditinggalkan, istri dan anak yang entah oleh siapa akan ditanggung kehidupannya, dan hal ini adalah fakta yang harus diselesaikan dengan berbagai cara, tanpa harus menunggu lebih banyak lagi korban yang gugur.
  3. Sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional, IZI siap menjadi pihak yang pro aktif untuk berupaya mengurangi dampak krisis kemanusiaan di Rohingya melalui bantuan penggalangan dana Zakat, Infak dan Sedekah.
  4. IZI memandang bahwa, mayoritas korban krisis kemanusiaan di Rohingya Myanmar adalah kaum Muslimin. Hal ini wajib dibela demi keberlanjutan hidup korban dengan memberi bantuan Semaksimal mungkin yang kita mampu.
  5. IZI tetap membantu apabila korban yang gugur bukan hanya dari kalangan kaum Muslimin, karena hal ini sebagai wujud komitmen lembaga yang menjunjung tinggi nilai Islam Rahmatan Lil Alamin.
  6. Maka itu, demi meringankan beban mereka dan derita korban krisis kemanusiaan di Rohingya Myanmar, IZI bersama media online, Dakwatuna.com mengajak seluruh kaum muslimin di Indonesia untuk berkontribusi dengan menyalurkan Zakat, Infak dan Sedekah.
  7. Hasil penggalangan dana Zakat, Infak dan Sedekah yang dihimpun selama 30 Hari ke depan, akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan nasional PKPU Human Initiative yang teregistrasi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) serta tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM).

Jakarta, 8 September 2017

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

Kemenlu AS: Menlu Tillerson Akan Kunjungi Myanmar Bahas Solusi Rohingya