Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan Seru Rakyat Turki Lebih Aktif ke Masjid, Bukan Hanya Saat Shalat Saja

Erdogan Seru Rakyat Turki Lebih Aktif ke Masjid, Bukan Hanya Saat Shalat Saja

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Istanbul. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menyeru rakyat Turki untuk lebih mengaktifkan masjid-masjid di seluruh negeri pada waktu yang akan datang. Masjid, menurutnya, harus dijadikan lebih bermanfaat dengan berbagai kegiatan, tidak hanya di waktu-waktu shalat lima waktu saja.

Pernyataan tersebut diungkapkannya dalam kegiatan musim panas yang di selenggarakan Kementerian Keagamaan Turki di Istanbul, sebagaimana dilansir dari Anadolu Ajansı, Ahad (06/08/2017).

Presiden Erdogan yakin, generasi baru di Turki adalah generasi yang melek akan sejarah, budaya dan peradaban negaranya. Generasi itu, tambahnya, akan mampu menggembleng diri mereka di berbagai bidang.

Presiden juga menyebutkan upaya yang dilakukan organisasi PKK Teroris dan pengaruh buruk mereka. Menurutnya, PKK berupaya menjauhkan menjauhkan anak-anak dan para pemuda dari madrasah dan masjid. “Tujuannya adalah menjadikan mereka tunduk dan patuh pada ideologi yang menyimpang,” tambahnya lagi.

Lebih lanjut, Presiden Turki itu menekankan, para pemimpin teroris sangat tahu bahwa masjid dan majelis-majelis ilmu tidak menghasilkan teroris.

Ia juga menegaskan, masjid dan madrasah harus menjadi bagian dari kehidupan sosial di Turki. Hal tersebut dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan, lanjutnya.

Terakhir, Presiden Erdogan menyebutkan, membangun generasi yang hatinya penuh dengan keimanan dan akalnya penuh dengan zikir, masih menjadi mimpi bagi sebagian kelompok di Turki. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı Arabic

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan Kritisi Ketidakberdayaan PBB Atasi Tragedi Rohingya