Home / Narasi Islam / Resensi Buku / Segarkan Imanmu

Segarkan Imanmu

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Cover buku "Segarkan Imanmu".
Cover buku “Segarkan Imanmu”.

Judul Buku : Segarkan Imanmu
Penulis : Syekh Muhammad Al-Ghozali
Penerbit : Zaman
Tebal : 292 Halaman
Tahun Terbit : 2015

Menuju Kemuliaan Moral Dan Kebahagiaan Spiritual

dakwatuna.com – Memahami ajaran Islam harus sempurna. Mulai dari hal yang terkecil, hingga yang terbesar. Dari bagian-bagiannya, hingga keseluruhannya. Sehingga, saat mengamalkan nanti bisa mengetahui dasar hukum dan kaifiyahnya secara benar dan baik. Kadang amal yang terlihat besar, belum tentu memberikan kebaikan dan keselamatan pada dirinya. Lantaran, tidak berlandaskan keimanan dan kemurnian hati. Dan sebaliknya, amal yang terlihat sederhana mampu memberikan kebaikan dan keselamatan pada diri seseorang dikarenakan berlandaskan keimanan dan kemurnian hati. Untuk menjadi muslim sejati pada era modern ini, mungkin yang bisa dilakukan adalah dengan melibatkan ajaran Tuhan yang besumber dari Alquran dan hadits ke dalam seluruh aktivitas kehidupan manusia.

Syekh Muhammad al-Ghozali seorang ulama yang cerdas, tulus, berwibawa. Banyak karya tulisnya yang telah menggugah jiwa dan akal untuk berpikir kritis. Gaya penyampaiannya yang menarik, kata-katanya lembut dan mudah dipahami. Syekh Muhammad al-Ghozali yang juga biasa disebut dengan Syekh al-Ghozali, selama hidupnya telah dihabiskan untuk membela agama Islam. Mulai dari tulisan-tulisannya dan ceramahnya telah membuktikan bahwa Syekh al-Ghozali merupakan seorang ulama Timur Tengah yang berpengaruh dalam perjuangan Islam.

Buku karya Syekh al-Ghozali yang berjudul asli Al Janib Al Athifi Fi Al Islam ini berhasil diterjemahkan oleh Dr. Abad Badruzzaman. Dalam terjemahan ini, menggunakan bahasa yang runtut dan mudah dipahami. Setiap pembaca disuguhkan dengan pembahasan yang menarik sehingga terkesan tidak monoton. Namun tidak hanya keindahan bahasa saja, melainkan terdapat logika yang rasional didasarkan pada keabsahan dan keuniversalan. Bukan atas pandangan subjektif saja.

Tema yang dibahas dalam buku ini terdiri dari tiga bab. Yang terdiri dari Hakikat Islam, Iman dan Ikhsan, Kesempurnaan Jiwa dan Rambu-rambu Perjalanan Spiritual. Pada setiap bab, terdapat sub bab yang terkait dengan judul bab. Pada bagian terakhir kita diajak untuk mengetahui caranya menyucikan hati dengan akhlak terpuji.

Secara tidak langsung, pembaca disajikan dengan keunggulan yang dimiliki tulisan ini karena ditopang dengan ilmu alquran, hadits, tafsir, dan tasawuf yang dipadukan secara koprehensif. Pada pembahasannya, kita diajak mengetahui hubungan sosial dengan ajaran Islam. Setiap pembahasan, berisi kebenaran ilmiah yang mampu dibuktikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penjabaran tentang hakikat sesuatu, selalu ditujukan pada praktik amaliah sehingga tidak terkesan hanya keindahan bertutur kata dan berbahasa yang hanya sekedar teori saja.

Setiap pembahasan yang dikemukakan oleh penulis, disertai dengan dalil dari Alquran dan Alhadits yang menjadi dasar dalam menjalankan ajaran Islam. Selain itu juga ada ungkapan para ulama seperti Ibnu Jauzi, Sufyan Ast Tsauri, Imam al-Ghozali, Abdul Aziz al-Islambuli dan tokoh muslim lainnya yang mampu memberikan pencerahan spiritual.

Seperti buku motivasi Islam yang lain, dalam buku ini penulis berusaha membangkitkan nalar dan hati untuk mencapai kemuliaan moral dan kebahagiaan spiritual. Dengan penalaran yang kritis dan pemahaman agama yang benar, akan mengetahui keseimbangan antara individu dan sosial. Juga terdapat perjalanan spiritual yang banyak diceritakan oleh tokoh sufi yang menambah himmah dalam merenungi hakikat kehidupan.

Pada bagian terakhir kita diajak untuk memahami rahasia dan rambu-rambu perjalanan emosional dan spiritual dalam Islam. Dan ditambah penguasaan materi yang matang terhadap ilmu-ilmu agama, kedalaman wawasan dan semangat sorang dai. Syekh al-Ghozali secara meyakinkan mengupas makna tobat, warak, ifah, dan qanaah, sabar, syukur, khauf dan berharap kepada Allah, tawakal dan mencintai Allah dan Rasulullah Shollallahu Alaihi wasallam. Disertai dengan koreksi-koreksi tajam atas pemahaman kita selama ini serta cara menerapkannya dalam kehidupan kita.

Subtansi buku ini sangat bermanfaat apabila mampu diterapkan dalam kehidupan sekarang ini yang serba pragmatis dan matrealis. Dalam buku ini, kita terasa dibimbing untuk menjadikan manusia yang paripurna sesuai tuntutan Alquran, hadits dan Rasulullah Shallahu Alaihi Wassallam.

 

Advertisements

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 1,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mahasiswa Institut Keislaman Abdullah Faqih (INKAFA).

Lihat Juga

Kemuliaan Seorang Pengajar Kebaikan (Selamat Hari Guru Nasional)