Topic
Home / Berita / Nasional / Seorang Pekerja Kesetrum dan Diamputasi, Alfamart Sebut Sebagai Kelalaian Pribadi

Seorang Pekerja Kesetrum dan Diamputasi, Alfamart Sebut Sebagai Kelalaian Pribadi

Alfamart
Adi Prasetyo (26) tersengat listrik saat membersihkan neon box Alfamart II Dharma Bakti di kawasan Sigunggung, kota Pekanbaru. (goriau.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pihak Alfamart akhirnya buka suara mengenai kecelakaan yang menimpa seorang pekerja bernama Adi Prasetyo (26) saat membersihkan neon box Alfamart II Dharma Bakti di kawasan Sigunggung, kota Pekanbaru.

Menurutnya Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman, kecelakaan tersebut diduga karena kelalaian korban saat melakukan pembersihan neon box dan Adi tidak paham akan jaringan PLN di toko tersebut.

“Dari informasi yang kami terima, korban tidak menjalankan beberapa prosedur kerja seperti memakai alat pengaman dan tidak memahami kabel jaringan PLN yang melintas di depan ruko Alfamart sebelum melakukan pembersihan neon box tersebut,” katanya.

Rachman juga menjelaskan bahwa korban sebenarnya bukan karyawan Alfamart seperti yang diberitakan media.

“Adi itu merupakan pekerja harian lepas (PHL) yang bekerja pada Afriadi selaku vendor Alfamart,” katanya melalui siaran pers, Jakata, Senin (4/1/16) sebagaimana dilansir merdeka.com

Peristiwa tersebut, kata Nur, terlambat diterima oleh pihak perusahaan. Namun, lanjutnya, meskipun dirinya (Adi) bukanlah karyawan Alfamart, pihaknya akan tetap memberikan santunan kemanusiaan.

“Informasi dari pihak vendor terlambat sampai ke manajemen. Begitu kami menerima informasi tersebut, perwakilan perusahaan langsung mengunjungi korban untuk menyerahkan beberapa bantuan. Diantaranya berupa sembako serta keperluan persalinan Juariah, istri korban yang tengah hamil tua,” jelasnya.

Atas itu semua perusahaan akan tetap bertanggungjawab dengan membawa korban untuk menjalani pemeriksaan.

“Sekalipun ia bukan karyawan Alfamart dan kejadian tersebut akibat kelalaian pribadinya, kami tentunya tidak mungkin tinggal diam. Kami juga siap memberikan bantuan. Pekan depan perusahaan bersama vendor akan mengajak korban untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit,” pungkasnya.

Kecelakaan di Alfamart

Sebelumnya diberitakan goriau.com, Akibat kecelakaan yang dialaminya, membuat Adi Prasetyo harus rela kehilangan kedua lenganya akibat diamputasi oleh Dokter Rumah Sakit Umum.

Adi Prasetyo kini terbaring lemas di Rumah Pak Ponimin Jalan Dahlia Gang Gajus nomor 17 Pekanbaru dengan ditemani istrinya, Juriyah. Dimana Juriyah saat ini sedang hamil tua dan menunggu kelahiran buah hati pertama mereka.

Adi mengisahkan, kejadian tersebut terjadi pada 2 November 2015, sehabis makan siang, sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, ia bekerja seperti biasa membersihkan neon box, dan naik ke atas. Dengan posisi berdiri memegang besi, ia membersihkan neon box di atas mini market itu.

“Tiba-tiba, seakan kena sambar petir, saya kesetrum! Saya tersentak dan terjatuh tertelungkup, tapi saya masih sadar, mulut saya berdarah. Ternyata, rahang saya lari. Kedua tangan saya hangus terbakar, dan kaki saya patah,” ujar Adi, sambil menggoyang-goyangkan sisa kedua tangannya. (sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Warga Butuh Hubungi Keluarga, PKPU Human Initiative Sediakan Charge Portable Saat Sumber Listrik Padam Total

Figure
Organization