Home / Berita / Silaturahim / Alumni KAMMI Deklarasikan Organisasi, Bertekad Untuk Menyatukan Kekuatan Alumni

Alumni KAMMI Deklarasikan Organisasi, Bertekad Untuk Menyatukan Kekuatan Alumni

ilustrasi (rmol.co)
ilustrasi (rmol.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Hari Sabtu dan Minggu tanggal 14-15 November 2015 ini, akan menjadi hari yang bersejarah bagi mantan aktivis KAMMI di seluruh Indonesia. Karena di kota Bandung  dan di tanggal itu akan direncanakan Silaturahim Nasional sekaligus Deklarasi Keluarga Alumni KAMMI. Adapun Silatnas Alumni KAMMI perdana ini mengambil tema “Merajut Sinergi Membangun Kekuatan”

Ketua Stering Comite (SC) Silatnas alumni KAMMI, Muhammad Badaruddin  mengatakan bahwa KAMMI telah berusia 17 tahun. Dalam rentang 17 tahun itu, KAMMI telah ikut berpartisipasi memperjuangkan reformasi, membangun demokratisasi di Indonesia, dan ikut memajukan peradaban bangsa. KAMMI dan alumninya juga bukan lagi sebuah organisasi yang di anggap kecil. Banyak alumninya kini masuk dalam ruang-ruang pengambil kebijakan seperti partai politik, birokrasi pemerintahan, media massa, dunia usaha, dan lain sebagainya. Alumni KAMMI dalam skala kecil maupun besar ikut memberikan sumbangsih  bagi arah masa depan bangsa.

“Banyak publik yang merasakan ‘kehadiran’ alumni KAMMI di tengah-tengah kehidupan mereka, lewat komentar, tulisan, kebijakan, ide yang terlontar dari alumni KAMMI baik di tingkat  Nasional maupun di Daerah. Tokoh politik seperti Fahri Hamzah, Andi Rahmat, Andi Akmal Pasludin, Johan Rosihan, Haryo Setiyoko, Akbar Zulfakar adalah beberapa contoh Alumni KAMMI yang berkiprah di dunia politik dan namanya serta pendapat-pendapatnya cukup dikenal oleh publik di nasional ataupun daerah” imbuhnya.

“Alumni KAMMI juga banyak berkiprah di dunia usaha dan mulai di kenal di tingkat wilayah seperti Eka Suwarna yang dikenal di Jawa Barat sebagai pengusaha karet, atau Rijalul Imam yang merintis usaha di Perkebunan Sawit lewat Koperasi Rakyat-nya. Ada juga alumni-alumni KAMMI yang masuk dalam dunia birokrasi seperti Andiansyah Zulfikar. Ada juga yang berkiprah di dunia media seperti Ardy Purnawansani dan Diyah Kusumawardhani. Tapi ada juga yang setia menjadi aktivis sosial seperti Rahmantoha Budiarto. Semua kekuatan kekuatan alumni KAMMI itu akan coba kita satukan agar visi mereka ketika berkiprah di KAMMI tetap menyala-nyala di pikiran dan hati mereka. Menjadi semacam panduan aktivitas mereka” pungkasnya

Eka Suwarna, Ketua Panita Silatnas Alumni KAMMI mengatakan, bahwa sesuai arahan SC, agenda yang akan dibahas dalam Silatnas Alumni KAMMI perdana ini adalah mekanisme organisasi Alumni KAMMI, seperti struktur kepemimpinan, kedudukan dan hubungan antar setiap level, jejaring dan lain sebagainya. Agenda yang kedua adalah Deklarasi Organisasi Alumni KAMMI dan pembahasan serta pemilihan Kepemimpinan Organisasi Alumni. Adapun yang tak kalah pentingnya  yang menjadi bahasan dalam Silatnas adalah pembahasan isu strategis nasional.

“Proses pembentukan organisasi Alumni KAMMI sudah berjalan sejak Maret. Kita sudah beberapa kali melakukan pertemuan. Dan semua alumni KAMMI menyatakan gembira dan menyambut baik inisiatif Deklarasi Alumni KAMMI. Dari seluruh mantan Ketua PP KAMMI, semuanya berusaha hadir di acara Silatnas ini. Adapun perwakilan daerah yang belum menyatakan hadir tinggal satu atau dua propinsi lagi. Semua menyatakan hadir. Dan hari Jum’at ini (13/11) mereka sedang menuju ke Bandung semua. Saya optimis acara ini berjalan sukses dan bisa menghasilkan hal yang penting bagi organisasi dan bangsa ini” tambah Eka

Beberapa peserta ketika dimintai pendapatnya tentang acara ini menyatakan antusias sekali dengan acara ini. Ariyanto Hendrata, Ketua Komisi A DPRD Bekasi yang juga alumni KAMMI mengatakan bahwa acara ini adalah terobosan yang di tunggu-tunggu untuk saling bertukar pikiran dengan sesama alumni agar ada media berbagi ilmu tentang pengelolaan pemerintahan di daerah

Suharsono, alumni KAMMI asal Semarang juga menyatakan kegembiraan yang sama. Ia menambahkan ide tentang membangun jejaring KAMMI berdasarkan aktivitas alumninya. “Kalau semua alumni KAMMI berhimpun dalam organisasi, maka sangat mudah bagi kita untuk mewujudkan semua cita-cita KAMMI. Kuncinya bersatu”. Sedangkan Bambang Prayitno, alumni KAMMI asal Kalimantan Timur menyatakan bahwa dirinya ingin organisasi ini tak sekedar menjadi wadah untuk mengenang atau terjebak romantisme masa lalu. Tapi dirinya berharap, organisasi Alumni KAMMI bisa melejitkan potensi alumni agar lebih bermanfaat bagi Ummat dan bangsa

Acara Siltnas ini rencananya akan di tutup pada hari Ahad dengan beberapa keputusan penting terkait organisasi dan rekomendasi masalah nasional (BP/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Azyumardi Azra Dukung KAMMI Masuk Kampus Guna Melawan Radikalisme