Topic
Home / Pemuda / Essay / Allah SWT Sayang Kita

Allah SWT Sayang Kita

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (Salman Al-Farisi)
Ilustrasi. (Salman Al-Farisi)

dakwatuna.com – Allah ciptakan kita untuk bahagia dan masuk surga, gak percaya?

“Loh kok? Kita dikasih musibah dan cobaan itu gimana ceritanya…

”Iya, yakin deh Allah ciptain kita untuk masuk surga…

Gini… Kita dilahirkan dari keturunan nabi sekaligus rasul Allah; Adam. Punya kebanggaan gak sih, kalau kita dilahirkan dari keturunan nabi dan rasul Allah? Apakah Allah sayang sama kita? Banget.

Allah jadikan orang-orang yang di luar Islam masuk neraka dan Allah jadikan orang-orang yang memeluk Islam masuk surga. Apakah Allah menetapkan takdir kita sebagai pemeluk agama selain Islam? Enggak. Berarti Allah sayang dong sama kita? Banget.

Allah kasih kita rezeki, dari bangun tidur sampai tidur lagi. Kebayang gak kalau tiba-tiba Allah cabut sedikit aja nikmat-Nya? Misalnya, Allah hentikan nafas kita selama 10 detik. Cuma 10 detik. Nyesek gak? Nyesek. Panik gak? Panik. Allah ciptakan kita sehat, itu nikmat. Kita aja yang suka gak sadar. Kalau nikmat sehat itu dicabut, pasti baru kerasa itu nikmat kan? Nah loh, Allah sayang gak sama kita? Banget.

Allah sudah berfirman, “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka”. Coba direnungin, diri dan harta kita punya siapa? Allah udah kasih diri ini, udah kasih harta itu, lalu Allah mau nuker sama surga… Mau gak? Pasti mau. Masih mau bilang Allah gak sayang sama kita? Atau, masih mau bilang Allah gak menghendaki kita masuk surga?

Kalo gue sih mikir-mikir lagi.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Anak ketiga dari lima bersaudara. Menyelesaikan pendidikan menengah di SMPIT dan SMAIT Al-Kahfi Bogor. Saat ini sedang menuntut ilmu di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Aktivis dakwah kampus.

Lihat Juga

Sebuah Nasihat Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

Figure
Organization