Topic
Home / Berita / Nasional / Gerhana Matahari Langka Hari ini Terjadi Hanya Setiap 19 Tahunan

Gerhana Matahari Langka Hari ini Terjadi Hanya Setiap 19 Tahunan

Gerhana Matahari - ilustrasi. (nationalgeographic.com)
Gerhana Matahari – ilustrasi. (nationalgeographic.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menjelang akhir pekan minggu ini, penduduk bumi akan disuguhkan pertunjukkan alam yang mengagumkan. Hari Jumat pekan ini, akan terjadi gerhana matahari langka.

Gerhana matahari ini akan disertai dengan penampakan supermoon yang berada pada posisi jarak paling terdekat dengan bumi. Fenomena alam ini menjadi langka, sebab untuk peristiwa serupa butuh waktu hingga tahun 2034.

Gerhana langka ini merupakan fenomena alam dengan siklus 19 tahun. Artinya, bila terjadi tahun ini, maka akan terjadi lagi pada 2034, 2053, dan 2072.

Dilansir dari Business Insider, Rabu, 18 Maret 2015, menariknya, gerhana ini menjadi yang pertama kali pada abad ini, saat awal musim semi. Peristiwa tersebut dikenal dengan sebutan vernal equinox. Julukan vernal equinox ini diambil dari bahasa latin. Vernal artinya musim semi dan equinox berarti malam yang sama.

Diketahui, setiap bulan Maret, posisi bumi berada miring tepat lurus terhadap sinar matahari. Dengan demikian, jumlah sinar matahari yang terjadi siang hari, akan sama saat pada malam hari. Dan tahun ini, bulan akan melewati antara Matahari dan Bumi, sehingga menyebabkan gerhana.

Namun penampakan gerhana langka ini hanya bisa dinikmati bagi yang tinggal di Eropa dan Afrika Utara. Untuk Eropa yang dekat dengan Kutub Utara bisa melihat penampakan hingga 90 persen, sedangkan yang tinggal di Afrika Utara dan di atas khatulistiwa memiliki kesempatan melihat penampakan hingga 40 persen.

Bagi yang tinggal di Amerika Serikat, tidak akan menikmati fenomena alam langka ini. (viva/sbb/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Falsafah Iqra’ dan Fenomena Kehidupan

Figure
Organization