Home / Berita / Silaturahim / “Merengkuh Asa”, Bangkitkan Gerakan Literasi di Langsa

“Merengkuh Asa”, Bangkitkan Gerakan Literasi di Langsa

Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kota Langsa Agusni AH (kanan) menyerahkan buku puisi penyair Aceh “Merengkuh Asa” kepada Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid saat peluncuran buku tersebut pada acara Langsa Green Festival yang diselenggarakan Disbudpar Kota Langsa di kawasan hutan lindung, Langsa, Sabtu (6/12/2014). (Foto: IST.)
Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kota Langsa Agusni AH (kanan) menyerahkan buku puisi penyair Aceh “Merengkuh Asa” kepada Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid pada acara Langsa Green Festival yang diselenggarakan Disbudpar Kota Langsa di kawasan hutan lindung, Langsa, Sabtu (6/12/2014). (Foto: IST.)

dakwatuna.com – Langsa. Buku antologi puisi “Merengkuh Asa” karya penyair Aceh secara resmi diluncurkan Wakil Wali Kota Langsa, Marzuki Hamid, Sabtu (6/12), di kawasan Hutan Lindung Kota Langsa. Buku tersebut menandai bangkitnya gerakan literasi Kota Langsa yang digagas Dewan Kesenian kota setempat.

Ketua Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kota Langsa, Agusni AH, Selasa (9/12) mengatakan, buku tersebut merupakan terobosan DKA Kota Langsa dalam rangka menumbuhkan minat menulis dan membaca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia turut mendukung gerakan literasi itu.

“Buku ini merupakan hasil karya anak bangsa yang sangat monumental. Puisi-puisi di dalamnya merupakan gambaran nyata kehidupan masyarakat Aceh saat konflik hingga hari ini. Selain itu, buku ini juga melukiskan perjalanan spiritual para penyairnya,” kata Agusni AH yang juga editor buku itu bersama Putra Zulfirman.

Dia menyebutkan, ide menerbitkan buku karya penyair-penyair Aceh khususnya yang berdomisili di Kota Langsa telah lama digagas, namun baru saat ini diwujudkan. Di samping itu, buku tersebut merupakan desakan para senior DKA Langsa yang menginginkan DKA melahirkan karya lewat buku.

“Alhamdulillah, didukung Pemerintah Kota Langsa, pengurus DKA, dan sejumlah sastrawan Aceh, buku ini akhirnya terbit dan menyapa pembaca,” katanya.

Diungkapkan, buku antologi puisi itu berisi kumpulan puisi penyair-penyair Aceh, di antaranya LK Ara, Arafat Nur, Nurdin F Joes, Sulaiman Juned, Muhammad Hanafiah atau dikenal dengan nama pena Agam Fawirsa, Muhammad Subhan, Agusni AH, Putra Zulfirman, serta sejumlah nama lainnya.

Secara khusus, tambah Agusni, DKA Langsa mendedikasikan buku tersebut untuk almarhum Drs. Zainal Arifin, MSP yang merupakan mantan Ketua DKA Kota Langsa periode 2005-2012. Selain itu, almarhum Drs. Arisnur yang juga pemberi motivasi dan inspirasi untuk mewudkan lahirnya buku antologi ini.

“Termasuk kepada Benyamin S (Om Ucok Benz) sebagai seniman gaek sekaligus motivator sehingga memacu semangat penerus DKA Langsa untuk merampungkan buku yang diidamkan ini,” tambahnya. (rel/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Pengunjung Membludak, Pameran Buku di Aljazair Dikunjungi 2,3 Juta Orang

Organization