Home / Berita / Internasional / Afrika / Kudeta Militer di Libya Gagal

Kudeta Militer di Libya Gagal

 

Ali Zaidan, perdana menteri Libya (rassd)
Ali Zaidan, perdana menteri Libya (rassd)

dakwatuna.com – Tripoli. Perdana menteri Libya, Ali Zaidan, menyampaikan pidatonya kepada rakyat Libya, Jumat (14/2/2014) sore kemarin, bahwa rakyatlah yang menentukan legalitas pemerintahnya. Rakyatlah yang memilih pemerintah, sehingga rakyatlah jugalag yang berhak menurunkannya.

Dalam kesempatan tersebut, Zaidan juga memerintahkan dilakukannya proses hukum terhadap mantan panglima angkatan darat militer Libya, Khalifah Haftar, yang mengumumkan dalam sebuah rekaman video tentang road map berisi penggulingan pemerintah dan pembubaran dewan legislatif kemarin.

Selain Zaidan, juru bicara angkatan bersenjata Libya juga menyatakan bahwa Khalifah Haftar tidak menguasai satu posisi militer pun di Libya. Semua posisi militer masih berada di bawah kendali departemen pertahanan dan dalam negeri.

Melalui siaran sebuah stasiun televisi, salah seorang anggota dewan legislatif, Huda Banani, membantah kabar bahwa mantan panglima angkatan darat, Khalifah Haftar, berhasil menguasai beberapa posisi penting di ibukota Tripoli. Kabar itu hanyalah hoax. (msa/dakwatuna/rassd)

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Penasehat Erdogan Tegaskan Turki bukan Ikhwanul Muslimin