Home / Berita / Silaturahim / 132 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Sensasi Belajar Mencintai Alam

132 Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Sensasi Belajar Mencintai Alam

Siswa SD Juara Jaksel menikmati sensasi belajar di alam terbuka.  (Syamsinar/SD Juara Jaksel)
Siswa SD Juara Jaksel menikmati sensasi belajar di alam terbuka. (Syamsinar/SD Juara Jaksel)

dakwatuna.com – Jakarta.  Hidup di kota besar membuat anak terkadang tak menyadari betapa alam yang telah diciptakan harus dilestarikan dan dijaga.  Salah satu penyebab kurangnya kesadaran ini diakibatkan oleh kurangnya interaksi anak terhadap alam dan terbiasa hidup dengan serba cepat dan instan. Orang tua dan pendidik  harus mencari cara agar anak memahami bagaimana menjaga kelestarian alam.

Menjelaskan tentang kesadaran untuk melestarikan alam tentu saja dengan mengajak anak lebih dekat dengan alam, cara yang diajarkan pun harus terasa menarik dan menyenangkan agar pesan yang ingin disampaikan bisa diterima anak dengan baik.

SD Juara Jakarta Selatan (SD Juara Jaksel) di bawah naungan Rumah Zakat (RZ) mengajak seluruh siswanya yang berjumlah 132 anak terdiri dari yatim dan dhuafa untuk karya wisata yaitu merasakan sensasi belajar mencintai alam melalui kegiatan agrowisata dan outbound yang dilaksanakan pada Kamis, 6 November 2014 di Cibalung HappyLand, Bogor.

Sebelum sampai ke tempat kegiatan, siswa diminta untuk menyiapkan diri dengan membawa berbagai peralatan yang menunjang kegiatan, hal ini dimaksudkan agar siswa paham bahwa untuk melakukan sesuatu sebagai manusia harus menyiapkan bekal menuju tempat tujuan.

Agar menambah ke “seru”an, untuk menuju tempat tujuan siswa tidak mengendarai Bus besar dengan penyejuk ruangan, melainkan menggunakan empat buah Tronton (Bus Marinir), hal ini sangat berkesan bagi siswa karena mereka bisa merasakan sensasi menjadi seorang tentara walau hanya menaiki kendaraannya saja. Kegiatan agrowisata dimulai saat sampai di sana, di Cibalung Happyland siswa sudah disiapkan untuk beberapa jenis kegiatan, diantaranya adalah menangkap bebek, menangkap ikan, memanen kangkung dan membajak sawah. Hal ini dipilih agar anak menghargai dalam setiap proses kegiatan sehari-hari, bukan setiap hasil yang dicapai.

SD Juara naik trontonSD Juara tangkap ikanSD Juara Tangkap bebek1

Karya wisata ini sangat berkesan bagi siswa SD Juara Jaksel, tempat yang mungkin bagi siswa-siswi SD Juara Jaksel jarang sekali untuk dikunjungi terkait dengan harga dan jarak karena memang mereka berasal dari keluarga kalangan ekonomi menengah ke bawah. Kebahagiaan mengikuti kegiatan ini bisa dilihat dari senyuman yang mengembang dalam setiap kegiatan agrowisata dan outbound yang dialami. Mereka berharap bisa kembali merasakan serunya belajar bersama alam di tempat dan waktu lainnya. Berbagi senyum, senyum berbagi. (Syamsinar/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Gurun (inet)

Belajar Kesabaran dari Kisah Nabi Nuh

Figure
Organization