Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Larang Muslim di Bawah Usia 50 Tahun Shalat di Masjid Al-Aqsha

Israel Larang Muslim di Bawah Usia 50 Tahun Shalat di Masjid Al-Aqsha

Masjid Suci Al-Aqsha berada di bawah kendali tentara penjajah Israel. (Islammemo.cc)
Masjid Suci Al-Aqsha berada di bawah kendali tentara penjajah Israel. (Islammemo.cc)

dakwatuna.com – Al-Quds. Direktur Masjid Al-Aqsha, Umar Al-Kiswani pada hari Kamis (30/10/2014) mengatakan bahwa pihak penjajah Israel sepakat untuk membukakan masjid Al-Aqsha untuk para jamaah yang ingin sholat, namun diberi batasan usia. Keputusan ini akan diterapkan mulai waktu sholat Shubuh pada hari ini, Jum’at (31/10/2014).

Al-Kiswani dalam press rilisnya mengatakan, pihak kemanan Israel menyampaikan hal ini kepada badan wakaf Al-Aqsha, ketika mereka meamastikan akan membuka tiga pintu masuk utama ke dalam masjid.

Ia kemudian menambahkan, bahwa pihak keamanan Israel membatasi usia laki-laki yang ingin sholat di masjid Al-Aqsha diatas 50 tahun dan bagi perempuan diberikan izin masuk tanpa batasan usia.

Jubir kepolisian Israel, Luba As-Samiri memastikan bahwa laki-laki yang dibolehkan masuk hanyalah yang berusia 50 tahun keatas, dan tidak ada batasan umur bagi perempuan. Ia menambahkan, bahwa aparat keamanan akan berada di sekitar areal masjid Al-Aqsha dan melakukan penjagaan ketat, khususnya terhadap upaya yang dapat memicu terjadinya bentrokan. (msy/imo/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Syarief

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Syarief
Alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Lihat Juga

Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina