Home / Berita / Daerah / Sambut Tahun Baru Islam, Majelis Dzikir Mujiburrahman Aceh Isi Dzikir Akbar di Sejumlah Tempat

Sambut Tahun Baru Islam, Majelis Dzikir Mujiburrahman Aceh Isi Dzikir Akbar di Sejumlah Tempat

Dzikir Akbar Masyarakat Bireun Aceh.  (ilustrasi).  (koranbireuen.com)
Dzikir Akbar Masyarakat Bireun Aceh. (ilustrasi). (koranbireuen.com)

dakwatuna.com – Aceh.  Salah-satu Majelis Dzikir yang berkembang di Aceh saat ini adalah Mjelis Mujiburrahman. Majelis Dzikir yang dipimpin oleh Tgk. Asyary Ibrahim, S. P.di ini akan mengisi sejumlah Dzikir Akbar menyambut tahun baru Islam 1436 Hijriyah.

Pada Minggu, 25 oktober 2014, Majelis Dzikir Mujiburrahman Aceh akan mengisi Acara di Masjid Baitul Istiqamah Teupin Raya Kecamatan Glp. Tiga kabupaten Pidie. Acara yang digagas oleh Badan Kemakmuran Masjid Baitul Istiqamah ini akan dimulai setelah shalat Zhuhur berjamaah.

Sedangkan di malam harinya Dzikir Akbar akan dilanjutkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Acara Dzikir yang juga menyambut tahun baru Islam ini akan dimulai setelah shalat Isya berjamaah. Acara ini diprakarsai oleh Ikatan Keluarga anti Narkoba (IKAN) Aceh.

Sedangkan pada Minggu, 2 November 2014, Dzikir Akbar dan Dufuf (rebana sufi). Yang dilaksanakan di Taman Sari Banda Aceh. Acara ini diadakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam rangka penutupan Festifal Budaya Islami. Dzikir akbar ini akan dimulai setelah shalat Isya.

“Kita berharap dengan adanya Dzikir akan menjadikan Aceh ini kembali kefitrahnya Aceh yang dititipkan para nenek moyang kita dahulu, Dzikir bukanlah segalanya tapi segalanya kan hampa tanpa ilmu dan Dzikir, demikian kata Tgk. Balia selaku Ketua Majelis Dzikir Mujiburrahman Aceh. (Da’u Nii /sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

(Video) Mengawali Tahun Baru Hijriah dengan Gerakan Subuh Jamaah Nasional