Home / Berita / Nasional / Ikuti Jejak sang Kakak, Azkia Rahma Raih Medali dalam OSN 2014

Ikuti Jejak sang Kakak, Azkia Rahma Raih Medali dalam OSN 2014

Azkia Rahmah, siswi kelas 12 SMU kharisma Bangsa. (SS/YM/PKSBanten)
Azkia Rahmah, siswi kelas 12 SMU kharisma Bangsa. (SS/YM/PKSBanten)

dakwatuna.com – Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2014 ke-13 telah selesai dilaksanakan. Sekitar 2.000 peserta  mengikuti OSN 2014 hingga 7 September 2014 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

OSN adalah agenda tahunan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam bidang sains untuk meningkatkan mutu pendidikan peserta didik di tanah air.

OSN menjadi bagian tak terpisahkan dalam implementasi Kurikulum 2013 yang telah dimulai sejak 2013. Olimpiade ini sudah diselenggarakan oleh Kemdikbud sejak 2002 lalu. Pada tahun ini OSN mengambil tema terkait dengan Kurikulum 2013 dengan tajuk OSN sebagai Wahana Implementasi Kurikulum 2013 guna membangun generasi berperadaban unggul.

Adalah Azkia Rahmah salah satu siswa yang ikut mengharumkan Banten di pentas OSN tersebut mendapat medali perak pada Olimpiade Sains Nasional tingkat SM th 2014 ini. Dengan penuh semangat azkia  mengikuti OSN 2014 hingga 7 September 2014 di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Azkiah rahmah , siswi kelas 12 SMU kharisma Bangsa , yang berlokasi di TangSel , provinsi Banten sore ini dikabarkan mencatat prestasi yang membanggakan. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar Azkiah, demikian nama panggilannya, sudah tampak bakat dan minatnya ketika menamatkan sekolah dasarnya dg nilai matematika 10 IPA 10 & Bahasa Indonesia 9,6 . Demikian pula raihan NEM di sekolah menengah pertama nilai matematika mendapat 10, IPA 9,75, Bahasa Indonesia 9,8 dan Bahasa Inggris 9.

Pada olimpiade sains nasional di lombok Azkia mengalahkan para pesaingnya siswa siswi terbaik di sekolahnya masing-masing wakil dari setiap provinsi untuk merebut medali perak hari ini, 5 september 2014. Remaja putri yang rajin mengaji ini juga diharapkan akan mewakili Indonesia & Banten tentunya ke olimpiade sains dunia di Eropa Timur. Azkiah, remaja kelahiran  tahun 1996 mengikuti jejak langkah kakaknya , Abidah Rahmah yang terlebih dulu telah meraih medali perunggu international junior science olympiade 2008 di Gyeongnam south korea, medali perunggu OSN kimia tahun 2011 serta finalis osn matematik tahun 2008. Kini Abidah, sang kakak adalah mahasiswi FE UI.

Azkiah merupakan putri ke2 dari 2 bersaudara pasangan kader PKS Agus Puji Raharjo (mantan anggota DPRD Provinsi Banten) dan Dian Prihastuti memang menyukai pelajaran sains sejak kecil dan giat berlatih terkadang tanpa mengenal waktu. Sebuah prestasi yang ditopang dengan kecintaan, semangat, kerja keras dan dorongan orangtua tentunya. Selamat untuk Azkia dan keluarganya

Untuk meraih prestasi itu ternyata tidak diperoleh Azkia dengan mudah. Namun mAzkia belajar keras untuk meraihnya. Habis sholat Isya Azkia langsung tidur lalu bangun pukul 22:00 dan belajar sampai pukul 00:00 WIB lalu tidur lagi. Kemudian bangun pada pukul 03:00 lalu belajar lagi sampai azan subuh berkumandang. Abibah berpesan kepada  pelajar supaya  bisa membagi waktu untuk bisa meraih prestasi. Ada waktu buat belajar, tetapi juga tidak melupakan waktu untuk bermain. Azkia  sendiri menyukai traveling di saat liburan.

Keberhasilannya meraih medali emas di OSN 2014 memacu dirinya untuk lebih giat lagi.  Meskipun begitu, dia tetap menyempatkan bermain, bergaul dengan teman-temannya. Suasana santai dan menggembirakan dijadikan sebagai imbangan kerja kerasnya meraih prestasi.

Para pemenang OSN bakal memperoleh hadiah berupa tabungan dan beasiswa pendidikan untuk melanjutkan pendidikan pada Perguruan Tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri. Siapa yang akan menyusul Azkia? (SS/YM/PKSBanten/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 2,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Gelar Konser Kemanusiaan, KNRP Banten Targetkan Rp 1 Miliar untuk Rakyat Palestina