Home / Berita / Internasional / Asia / Terkait Pemberitaan Tentang Pemindahan Kuburan Nabi SAW, Saudi Diminta Tuntut The Independent

Terkait Pemberitaan Tentang Pemindahan Kuburan Nabi SAW, Saudi Diminta Tuntut The Independent

Masjid Nabawi, di Madinah Al-Munawwarah (hawahome.com)
Masjid Nabawi, di Madinah Al-Munawwarah (hawahome.com)

dakwatuna.com – Riyadh. Organisasi Pendidikan, Pengetahuan dan Kebudayaan Islam (ISESCO) meminta pemerintah kerajaan Saudi untuk mengajukan tuntutan terhadap surat kabar Inggris The Independent dan jurnalis yang memuat sebuah karya ilmiah tentang pemindahan kuburan Rasulullah SAW.

Seperti diberitakan Memo Islam, Jumat (5/9/2014) kemarin, ISESCO menilai The Independent telah membuat sebuah kesalahan yang berakibat kegaduhan tidak hanya di Arab Saudi, tapi juga di dunia Islam.

The Independent memuat sebuah karya ilmiah yang mengusulkan pemindahan kuburan Rasulullah SAW dari Masjid Nabawi ke areal kuburan Al-Baqi’. Lalu The Independent mengatakan bahwa pemerintah kerajaan Saudi sedang mempertimbangkan usulan tersebut. Inilah yang dibantah pihak kerajaan.

ISESCO menuduh The Independent telah membuat kebohongan dengan memberitakan bahwa pemerintah kerajaan Saudi sedang mempelajari usulan tersebut. Pemberitaan ini, menurut ISESCO, bertujuan untuk menimbulkan kegaduhan kekacauan, sehingga dunia Islam masuk dalam kekacauan yang mengancam keamanan dan persatuannya.

Padahal saat ini, masih menurut ISESCO, umat Islam sangat membutuhkan persatuan. Karena di berbagai wilayah dunia Islam sedang terjadi perang saudara yang akan menghancurkan diri sendiri. Oleh karena itu ISESCO menghimbau umat Islam agar tidak mudah mempercayai berita-berita yang tendensius seperti itu, “Kuburan Rasulullah SAW akan tetap berada di tempatnya sampai datangnya Hari Kiamat.” (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (28 votes, average: 8,93 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Hasil Polling: 78,4% Rakyat Menolak Mesir Serahkan 2 Pulaunya ke Arab Saudi