Home / Berita / Internasional / Eropa / Tiga Pemain Muslim Muenchen Tolak Pegang Bir Saat Sesi Pemotretan

Tiga Pemain Muslim Muenchen Tolak Pegang Bir Saat Sesi Pemotretan

Sesi pemotretan klub Bayern Munchen dalam rangka memperkenalkan seragam The Bavaria.  (republika.co.id)
Sesi pemotretan klub Bayern Muenchen dalam rangka memperkenalkan seragam The Bavaria. (republika.co.id)

dakwatuna.com – Muenchen.  Juara bertahan Bundesliga Jerman, Bayern Muenchen memiliki tradisi menjelang dimulainya musim kompetisi. Seluruh penggawa FC Hollywood wajib ikut menjalani sesi pemotretan produk Paulaner Brewery pada 31 Agustus lalu.

Paulaner adalah produsen bir yang menjadi salah satu mitra Muenchen. Mereka mengenakan baju tradisional berwarna merah putih klasik khas kawasan Bavaria bernama Lederhosen.

Kalau tahun 2013, gelandang Franck Ribery dan Xherdan Shaqiri menolak memegang bir. Kali ini, keduanya tetap konsisten memegang teguh tradisi tersebut. Hal itu dilakukan keduanya lantaran sebagai seorang Muslim, pantang untuk mendekati minuman yang dilarang agama.

Uniknya, kali ini Ribery dan Shaqiri mendapat rekan baru yang enggan memegang gelas bir, yaitu Mehdi Benatia. Bek timnas Maroko tersebut juga seorang Muslim. Dia baru didatangkan dari AS Roma.

Dikutip Al Arabiya, Benatia, mengikuti jejak dua pendahulunya dengan tidak memegang bir dalam sesi pemotretan. Meski begitu, ia tetap profesional menjalani pemotretan diapit Jerome Boateng dan Dante, serta di belakang Thomas Mueller. Dante dan Mueller bahkan sempat melakukan gerakan tos dengan menempelkan gelas masing-masing.

Sebagaimana diketahui, Paulaner Brewery termasuk salah satu produsen bir ternama di Jerman. Paulaner dikenal sebagai salah satu dari enam sponsor festival bir Jerman yang sangat populer, Oktoberfest yang dihelat sejak 1810.

Pada tahun lalu, Ribery sempat dibuat kesal dengan perayaan gelar Bundesliga Jerman musim 2012/2013. Ketika itu, Boateng menyiramkan bir dari belakang ke kepala Ribery hingga badannya basah kuyup. Alhasil, punggawa Les Bleus tersebut dilaporkan sempat marah terhadap Boateng, meski akhirnya kabar itu diklarifikasi pihak klub. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (22 votes, average: 9,45 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Hey

    Alhamdulillah.. Forza Roma :)

Lihat Juga

Pauline Hanson dalam pidatonya yang bernada Islamofobia di Parlemen Australia, Rabu (14/9/2016). (abc.net.au)

(Video) Seorang Anggota Parlemen Australia: Kita Dalam Bahaya Dibanjiri Muslim