Home / Berita / Nasional / Resmi Ditahan, Florence Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Resmi Ditahan, Florence Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Florence Sihombing mahasiswi Program Studi Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).  (www.saatchiart.com)
Florence Sihombing mahasiswi Program Studi Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). (www.saatchiart.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Florence Sihombing mahasiswi Program Studi Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya ditahan di Polda DIY berkaitan kasus pernyataannya di media sosial. Pengacara Florence menyebut kliennya itu dijerat dengan UU ITE.

“Sangkaannya Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Ancaman maksimal 6 tahun penjara dengan denda 1 miliar,” ujar lawyer Florence, Erry Supriyanto Dwi Saputro saat dihubungi, Sabtu (30/8/2014) dikutip dari detikcom.

Merujuk pada UU ITE, pasal yang dimaksud berisi “(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untukmenimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).”

UU tersebut juga menjelaskan apa sanksi yang bakal diterima jika seseorang melanggar pasal tersebut.

“Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah),” tulis UU ini.

Florence ditahan di ruang tahanan Direktorat Kriminal Khusus (direktorat) Polda DIY, di Ringroad Utara Sleman, Sabtu (30/8/2014) mulai pukul 14.00 WIB. Sebelum ditahan Florence didampingi pengacaranya Wibowo Malik, SH, LLM datang memenuhi panggilan Polda DIY pada pukul 10.30 WIB. Setelah itu dilakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan selama lebih kurang 2 jam, Florence kemudian dinyatakan ditahan. Namun saat akan ditahan, Florence dan pengacara menolak menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). (detik/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Dasuki Sena

    Baguslah…mulutmu harimaumu….

Lihat Juga

ilustrasi (inet)

Jalan Terjal Mempertahankan Takwa

Organization