Home / Berita / Nasional / Pasca Putusan MK, KPI Himbau TV Sajikan Informasi yang Objektif

Pasca Putusan MK, KPI Himbau TV Sajikan Informasi yang Objektif

Komisi Penyiaran Indonesia (ilustrasi).  (infopublik.org)
Komisi Penyiaran Indonesia (ilustrasi). (infopublik.org)

dakwatuna.com – Jakarta.  Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengimbau kepada seluruh lembaga penyiaran agar turut berperan serta menjaga situasi dan kondisi masyarakat agar lebih kondusif pasca putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2014 oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Televisi diminta untuk menyiarkan informasi lebih objektif.

“Suasana kondusif ini bisa dilakukan dengan menyajikan informasi dan liputan secara objektif tanpa eksploitasi yang berlebihan yang mengarah pada provokasi yang dapat menimbulkan dan berpotensi menimbulkan kekisruhan, mengganggu keamanan, dan ketertiban umum,” kata Ketua KPI Pusat Judhariksawan dalam keterangan tertulisnya kepada, Jumat (22/8) seperti dikutip dari merdekacom.

KPI mengingatkan hal ini karena berdasarkan UU Penyiaran, lembaga penyiaran berkewajiban untuk memperkukuh integrasi nasional.

“Atas kerja sama dan peran serta seluruh lembaga penyiaran dalam upaya menciptakan kondisi yang kondusif diucapkan terima kasih,” katanya.

Hasil putusan MK tentang sengketa PHPU hasilnya adalah menolak permohonan pemohon (Prabowo-Hatta) untuk keseluruhan. Secara umum, kondisi pasca pembacaan putusan oleh MK tersebut dinilai relatif aman dan terkendali. (merdeka/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Selama Ramadhan, KPI Minta TV Sajikan Program yang Beradab