Home / Berita / Daerah / Parade Bedug Sumarak awal Syawal 1435 H

Parade Bedug Sumarak awal Syawal 1435 H

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membuka acara Parade Bedug Sumarak awal Syawal 1435 H di halaman masjid Raya Sumbar, Minggu 27/7/14.  (erwin fs)
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno membuka acara Parade Bedug Sumarak awal Syawal 1435 H di halaman masjid Raya Sumbar, Minggu 27/7/14. (erwin fs)

dakwatuna.com – Padang.  Ratusan masyarakat Padang hadir dan ikut menyaksikan Parade Bedug Sumarak awal Syawal 1435 H yang dilepas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wagub Sumbar Muslim Kasim, Ketua DPRD Prov. Sumbar Yultekhnil, Sekda Sumbar Ali Asmar, Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah beserta jajaran, Ka.Kanwil Kemenag Sumbar Syahrul Wirda dan Forkopimda Sumbardi halaman Masjid Raya Sumbar, Minggu malam (27/7/14).

Gubernur dalam sambutannya menyampaikan event seperti ini memiliki arti yang positif untuk semua masyarakat dan perlu untuk dipertahankan untuk tahun-tahun kedepan.

“Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, baik dalam kegiatan ritual keagamaan ataupun hal lainnya, jadi event Parade Bedug Sumarak awal Syawal ini berguna untuk memeriahkan dan menyiarkan agama Islam kepada seluruh masyarakat karena akan membangun dan mempererat kebersamaan dan silaturahim” ungkap Gubernur.

Event ini dimeriahkan dengan pemukulan bedug oleh Gubernur dan undangan lainnya, dan pembacaan puisi oleh Gubernur yang berjudul ” Sajadah Panjang” karya Taufiq Ismail serta Wagub dengan puisi “Allahu Akbar” yang ditulis oleh beliau sendiri. (erwin/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Wahdah Islamiyah: Dibutuhkan Otoritas Untuk Menyatukan Perbedaan Penetapan Hari Raya