Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Berbahagialah Duhai Para Syuhada!

Berbahagialah Duhai Para Syuhada!

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com Allah itu dekat dengan kita selagi kita bertahan dalam kebenaran. Kalau kita mempertahankan kebenaran dengan berjuang mengorbankan jiwa dan harta, balasannya Insya Allah adalah surga. Ini janji Allah di dalam Al-Quran yang tidak ada keraguan di dalamnya.

            “Wahai orang-orang yang beriman, apakah kalian ingin Aku (Allah) tunjukkan perniagaan yang bisa menyelamatkan kalian dari azab yang pedih?

            (Yaitu) kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, serta kalian berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa kalian. Itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahui.

            Allah akan mengampuni dosa kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan tempat-tempat yang indah lagi baik di surga ‘Adn. Itu adalah kemenangan yang besar.” (Ash-Shaff: 10-12)

Maka, darah yang berceceran di tanah Gaza, Palestina, kelak akan dibalas dengan surga di sisi Allah. Isak tangis yang terdengar menusuk hati itu kelak akan berubah menjadi nyanyian indah yang menghibur hati. Kita percaya pada Allah. Bukan pada kekuatan tangan dan persenjataan kita. Inilah indahnya berjuang mempertahankan kebenaran. Ada pertolongan Allah yang bisa diharapkan kehadirannya.

Saudara-saudaraku sekalian, ingatkah kamu ketika Allah mengirimkan tentara Ababil untuk melemparkan batu-batu panas dari dasar neraka kepada gerombolan tentara Abrahah yang saat itu tidak ada yang mampu melawannya? Ingatlah, burung-burung itu menjadikan mereka seperti dedauan yang digigiti oleh ulat.

“Maka jadilah mereka seperti dedaunan yang dimakan oleh ulat.” (Al-Fiil: 5)

Inilah kekuasaan Allah yang begitu besar. Selain itu, ingatlah lagi pertolongan Allah yang hadir dan memenangkan kaum Muslimin di Madinah yang saat itu sedang dikepung oleh sekutu kaum Kafirin. Allah mengirimkan tentara yang tidak terlihat berupa angin yang akhirnya memporakporandakan pertahanan Kaum Kafirin sehingga mereka menyerah kalah.

Ini kekuasaan Allah. Sekali lagi, inilah kekuasaan Allah. Allahu Akbar!!! Wahai saudaraku, pertolongan Allah itu tidak akan berhenti sampai di situ saja. Allah masih ada dan akan tetap ada! Itu berarti pertolongan Allah untuk kaum yang terzhalimi lagi benar, akan segera datang menunjukkan taringnya. Pasti.

Saudaraku, hanya saja, ada banyak hal yang harus kita lakukan. Sebagaimana umat Islam terdahulu. Bukankah mereka tetap menggalang kekuatan untuk berjuang? Rasulullah pun ikut berkeringat dan kelaparan dalam menggali parit untuk membendung serangan musuh. Itu artinya kita pun harus rela berkorban. Kelak, pertolongan Allah akan datang menyempurnakan perjuangan kita itu sehingga kemenangan bisa diraih.

Bantulah dengan apa pun yang bisa kita sumbangkan. Materi, doa, dan kalau bisa turut membersamai mereka dalam barisan juang. Sekecil-kecilnya, kita bisa berdoa untuk mereka. Mudah-mudahan doa kita diijabah oleh Allah. Dan, doa adalah senjata kaum Muslimin yang tidak dimiliki oleh zionis.

Berbahagialah duhai para syuhada! Janji Allah sudah menunggu. Surga dan segala keindahannya akan segera menjadi milikmu! Allahu Akbar!!!

Saudara-saudaraku, mari berbagi surga dengan para syuhada. Bantulah mereka dengan apa pun yang engkau bisa.

Wallahul musta’an….

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mhd Rois Almaududy
Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan USU. Ketua Al-Fatih Club. Murid. Penulis. Beberapa karyanya yang sudah diterbitkan; Istimewa di Usia Muda, Beginilah sang Pemenang Meraih Sukses, Cahaya Untuk Persahabatan, dan lain-lain

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General