Home / Berita / Nasional / Dapur ACT Suplai Hidangan Sahur dan Berbuka

Dapur ACT Suplai Hidangan Sahur dan Berbuka

Dapur menangkan ramadhan ACT.  (lingga/act)
Dapur menangkan ramadhan ACT. (lingga/act)

dakwatuna.com – Tangerang Selatan. Keberkahan Ramadhan sudah pasti bisa dirasakan oleh banyak manusia yang membutuhkan. Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali menginisiasi program Dapur Umum dengan tema “Menangkan Ramadhan”.

Dapur umum yang didirikan di depan kantor cabang ACT di wilayah komplek perkantoran Ciputat Indah Permai, Tangerang Selatan tersebut, siap melayani masyarakat yang sangat membutuhkan hidangan saat sahur dan berbuka puasa.

Andhika P. Swasono, selaku Ketua Tim Disaster Emergency and Relief Management ACT mengatakan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya Dapur Umum “Menangkan Ramadhan akan melayani masyarakat pengungsian di sejumlah lokasi bencana salah satunya pengungsian korban kebakaran di Jakarta dan banjir di daerah Tangerang.

“Seperti biasa, setiap hari selain menyambangi pemukiman-pemukiman miskin, kami juga akan melayani sejumlah korban pengungsian di lokasi bencana, salah satunya yang terjadi sekarang yaitu korban kebakaran pemukiman di wilayah Dukuh, Kamal Muara,dan Muara Baru Jakarta Utara.”ungkap Andhika.

Selain lokasi pendistribusian yang sudah terdaftar di atas, Dapur Menangkan Ramadhan juga berdiri di lokasi pengungsian korban erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Hal ini demi memenuhi kebutuhan pangan warga pengungsi disana yang sudah berbulan-bulan menyinggahi tenda pengungsian.

“Dapur Menangkan Ramadhan juga berdiri di lokasi pengungsian erupsi Gunung Sinabung, karena kami meyakini pengungsi disana pasti sangat membutuhkan hidangan seperti ini,”lanjut Andhika.

Andhika mengatakan, bagi masyarakat yang ingin berbagi baik berupa bahan mentah atau nasi kotak, bisa secara langsung datang langsung ke kantor ACT di Kompleks Perkantoran Ciputat Indah Permai Tangerang Selatan. Dapur Menangkan Ramadhan ini masih setia menampung sumbangsih masyarakat dermawan yang ingin berbagi untuk mereka yang membutuhkan. Dapur umum ini, kata Andhika, sedikitnya menyalurkan 250 paket nasi dan lauk bergizi untuk masyarakat yang membutuhkan.

Tati (38 tahun), ibu rumah tangga korban kebakaran Gandaria, tepatnya di belakang Mall Gandaria sangat terharu ketika Tim ACT mendistribusikan ratusan paket nasi untuk buka puasa, pada Jum’at (4/7).

“Banyak-banyak terimakasih atas bantuannya kepada kami yang sedang kesusahan, mudah-mudahan ada bantuan yang lainnnya,” ucap ibu lima orang anak ini dengan berlinang air mata.

Begitu pula dengan  Syamsi (26), salah seorang korban kebakaran mengungkapkan rasa syukurnya telah mendapatkan bantuan paket sahur dan buka dari ACT. “Alhamdulillah kami sahur dan buka puasa gratis bantuan dari ACT, terimakasih ACT,”ujar bapak satu orang anak ini.

Syamsi berharap, Ia diberi bantuan lainnnya seperti bantuan material (bahan bangunan) untuk membangun kembali rumahnya yang hangus terbakar. “Kalau saya ngontrak, sekarang biaya kontrakan mahal-mahal,” keluhnya, yang mengaku saat kebakaran terjadi sedang bekerja.

Harapan yang sama juga dikatakan Santi (35), Ia berharap ada bantuan untuk membangun rumahnya kembali yang hangus terbakar.

”Saat ini kami mengungsi di lapangan, kami berharap secepatnya ada bantuan material untuk membangun rumah kami,” tuturnya penuh harap. Dalam kebakaran tersebut, tercatat 503 rumah semi permanen hangus terbakar.

Semoga dengan semangat berbagi, Dapur Menangkan Ramadhan bisa terus mensuplai makanan bagi mereka yang membutuhkan, juga tentu saja dengan support dari segenap masyarakat Indonesia.

Marhaban Yaa Ramadhan, mari menangkan dengan ibadah terbaik kepada-Nya dan kepedulian kita bagi semua.  (lingga/act/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Nyalakan Iman Dalam Kehidupan, Refleksi Ibadah Puasa Ramadhan