Home / Berita / Internasional / Asia / Supaya Tidak Kehausan, Minum Air Banyak Saat Sahur, Tepatkah?

Supaya Tidak Kehausan, Minum Air Banyak Saat Sahur, Tepatkah?

Ilustrasi (elmanana.com)
Ilustrasi (elmanana.com)

dakwatuna.com – Riyadh. Kebanyakan orang beranggapan bahwa untuk menghindari kehausan saat berpuasa, harus banyak minum saat sahur. Ternyata anggapan ini salah. Solusi yang tepat adalah minum yang cukup dan menghindari makanan yang menyebabkan keharusan.

Dr. Ahmad Mahmud Al-‘Amir, seorang dokter spesialis penyakit dalam di Saudi Arabia, mengatakan, “Minum air yang banyak di saat sahur Angara tidak haus di siang hari adalah sebuah anggapan yang salah. Karena kalau minum banyak, berarti ada kelebihan air. Ginjal akan segera mengolahnya beberapa saat setelah minum. Lalu akan segera membuangnya.”

Menurutnya, solusi agar tidak kehausan saat berpuasa adalah meninggalkan makanan yang merangsang kehausan. Misalnya tidak memakan makanan yang banyak mengandung bumbu, mengurangi kadar garam dalam makanan, dan tidak menggunakan cuka.

Hal yang akan sangat membantu adalah minum air sedikit demi sedikit di malam harinya, ditambah dengan buah-buahan dan sayuran karena mengandung banyak serat dan air. Serat dan air akan tetap bertahan di usus sehingga akan mengurangi rasa haus dan lapar.

Dr. Al-‘Amir juga memperingatkan agar tidak mengkonsumsi minuman bergas dan jus kemasan yang mengandung bahan tidak alami dan pewarna. Jenis minuman ini akan mempengaruhi kerja pencernaan.

Hal yang sama juga berlaku pada minuman dingin (es) yang sering diminum saat berbuka. Sebaiknya minuman ini dihindari. Minum saat berbuka hendaknya juga dilakukan pelan-pelan dan sedikit-sedikit. (msa/dakwatuna/sabq)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (24 votes, average: 8,21 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

ilustrasi perang salib (ATOMIC FLEA's photos)

Puasa, Penistaan Agama dan Perang Opini