Home / Berita / Internasional / Asia / Pesawat Tempur Israel Bombardir Jalur Gaza

Pesawat Tempur Israel Bombardir Jalur Gaza

Akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza (islammemo.cc)
Akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Mesir. Pesawat tempur Isarel dilaporkan menyerang 9 titik berbeda ke Jalur Gaza pada Kamis pagi (3/7/2014) yang menyebabkan 10 warga Palestina terluka akibat serangan tersebut.

Jubir Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Asyraf Al-Qudrah, dalam rilisnya menyatakan bahwa 10 orang korban terluka menderita luka sedang dan ringan, dan saat ini dirawat di rumah sakit di Jalur Gaza.

Dijelaskan bahwa 7 orang korban terluka (di antaranya perempuan lansia 68 tahun dan remaja perempuan 17 tahun) terkena serangan udara di kawasan utara Jalur Gaza, dan saat ini dirawat di RS Kamal ‘Udwan.

Sementara 3 orang lainnya (1 di antaranya bayi berusia 17 bulan) terkena di kota Gaza dan saat ini dirawat di RS Asy-Syifa, terletak sebelah barat kota Gaza.

Sebelumnya jubir militer Israel mengumumkan bahwa pihaknya telah melancarkan 15 serangan udara ke Jalur Gaza, dengan menargetkan pusat-pusat pertahanan Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas.

Dalam hal ini, ketegangan antara Israel dan Palestina (utamanya dengan Hamas) memuncak seiring ditemukannya tiga warga Yahudi yang sebelumnya diculik dalam keadaan tewas di kawasan selatan Tepi Barat, Senin lalu (30/6/2014).

Ketegangan semakin bertambah setelah ditemukannya seorang remaja perempuan Palestina yang tewas di daerah Sya’afat, sebelah utara Al-Quds (Jerusalem), Rabu kemarin (2/7/2014), diduga dibunuh penduduk Yahudi. (islammemo/rem/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Rio Erismen
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina