Home / Berita / Nasional / Gagal Yakinkan Menag, Menkes: Kalau Sudah Begini Siapa yang Salah?

Gagal Yakinkan Menag, Menkes: Kalau Sudah Begini Siapa yang Salah?

Penggunaan masker adalah salah satu anjuran Kemenkes kepada jamaah umrah. (jurnalhajiumrah.com)
Penggunaan masker adalah salah satu anjuran Kemenkes kepada jamaah Haji dan umrah. (jurnalhajiumrah.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Merebaknya Virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) tidak mampu menyurutkan niat jamaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah ke Arab Saudi.

Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, mengaku tidak bisa mempengaruhi keputusan Menteri Agama yang tetap memberangkatkan calon jamaah haji usia lanjut dan wanita hamil ke Arab Saudi. Padahal, mereka adalah kelompok orang yang rentan terjangkit virus.

“Saya tidak boleh mengatakan tidak boleh. Tapi saya berkewajiban menjelaskan risiko agar jangan ada calon jamaah yang sakit atau meninggal di sana,” ujar Nafsiah seusai mengunjungi instalasi Gawat Darurat Terpadu di Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Juni 2014 dikutip dari tempo.co

Nafsiah menjelaskan, imbauan itu terus disosialisasikan dengan menjalin koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Menteri Agama.

Namun, Menteri Agama berkukuh mengizinkan keberangkatan calon jamaah haji karena kesempatan itu sudah mereka tunggu sejak bertahun-tahun lamanya.

“Kadang di situ ada persoalan pilihan. Kementerian Kesehatan itu punya kepentingan menjaga kesehatan dan menghindari jatuhnya korban. Tapi sebagian jamaah justru ada yang berharap meninggal di sana. Kalau sudah begini siapa yang salah,” ujar Nafsiah.

Virus MERS-CoV yang mulai terdeteksi sejak tahun 2014 dinyatakan berbahaya bagi kelompok usia senja, ibu hamil, dan anak-anak. Kementerian Kesehatan hingga kini masih menyarankan Warga Negara Indonesia untuk menunda kunjungan ke Arab Saudi. Kalaupun terpaksa, masyarakat diminta menjaga pola hidup sehat. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kemenag Diminta Tingkatkan Edukasi Publik, Agar “Berhaji dari Filipina” Tidak Terulang