Home / Berita / Daerah / Jelang Ramadhan, Razia PSK Diintensifkan

Jelang Ramadhan, Razia PSK Diintensifkan

Polisi Pamong Praja saat lakukan razia PSK (ilustrasi) - Foto: bekasi.glestradio.com
Polisi Pamong Praja saat lakukan razia PSK (ilustrasi) – Foto: bekasi.glestradio.com

dakwatuna.com – Cikarang. Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengintensifkan razia terhadap pekerja seks komersial (PSK) di sejumlah lokasi hiburan menjelang Ramadhan 1435 H.

“Hingga dini hari tadi, sedikitnya 17 PSK dari sejumlah lokasi hiburan malam berhasil kita jaring,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Bekasi, Dikdik Jasmedi, di Cikarang, Kamis.

Menurut dia, razia tersebut digelar dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) terkait prostitusi juga untuk menjaga kondusivitas ibadah puasa umat Islam.

“Razia penyakit masyarakat ini akan dilakukan secara rutin untuk memberantas tindak asusila di Bekasi,” ujarnya.

Menurut Dikdik, sasaran razia adalah sepanjang jalan negara mulai dari perbatasan Kota Bekasi hingga perbatasan Karawang. Lokasi itu di antaranya Kampung Cibeurem di Tambun Selatan, Setu, dan kawasan Jalan Kalimalang.

“Para pekerja seks itu biasanya mangkal di pinggir jalan dan warung remang-remang,” katanya.

Seluruh pekerja seks yang dirazia itu akan didata dan diserahkan Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan.

“Sepuluh di antaranya yang berhasil terjaring dibina di panti rehabilitasi Pasar Rebo, Jakarta Timur, dan sisanya dibawa ke panti rehabilitasi di Palimanan, Cirebon, Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, seluruh PSK yang terjaring adalah wajah baru yang berasal dari luar Kabupaten Bekasi, yakni Indramayu dan Subang.
“Mereka rata-rata berusia antara 18 hingga 25 tahun,” katanya.

Menurut dia, razia serupa juga akan dilakukan pihaknya ke sejumlah tempat hiburan malam seperti hotel, kafe, dan karaoke. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (areasalute.it)

Jamban dan Bangsa yang Tak Lulus Klasifikasi