Home / Berita / Internasional / Afrika / Pengungsi Afrika Tengah Diabaikan Masyarakat Dunia

Pengungsi Afrika Tengah Diabaikan Masyarakat Dunia

Para pengungsi Afrika Tengah (news.bbcimg.co.uk)
Para pengungsi Afrika Tengah (news.bbcimg.co.uk)

dakwatuna.com – Bangui. Ketua Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Antonio Guterres, menyatakan bahwa krisis pembantaian etnis telah merobek-robek Afrika Tengah, tapi sangat kurang mendapatkan perhatian dan bantuan masyarakat dunia. Padahal bantuan itu sangat penting menyelamatkan nyawa di sana. Seperti diberitakan Alukah Senin (21/4/2014) kemarin.

Guterres mengatakan bahwa untuk membantu korban di Afrika Tengah saat ini dibutuhkan sekitar US$ 274 juta (lebih dari 3 trilyun Rupiah). “Kami benar-benar berada dalam masalah. Jelas kami tidak bisa meneruskan aktivitas hingga akhir tahun ini. Sebentar lagi dana kami habis.”

Akibat pembantaian warga Muslim yang dilakukan oleh milisi Kristen telah mengakibatkan lebih dari 200 ribu orang meninggalkan Afrika Tengah ke luar negeri sejak Desember tahun lalu. Diperkirakan, dalam waktu dekat akan bertambah 160 ribu orang lagi.

Pihak UNHCR menyatakan bahwa dana yang harus dikeluarkan untuk membantu para pengungsi lebih besar 3 kali lipat dari dana yang dikumpulkan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, misi kemanusiaan mereka terancam berhenti. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Logo UNESCO

Kalah Dalam Perebutan Status Al-Aqsha, Israel Kirim Kembali Duta Besarnya Ke UNESCO