Home / Narasi Islam / Humaniora / Yofan, Bocah Mualaf Penjual Tisu yang Bercita-Cita Jadi Sarjana

Yofan, Bocah Mualaf Penjual Tisu yang Bercita-Cita Jadi Sarjana

Yofan, Bocah Mualaf penjual tisu ketika selesai shalat jumat di Masjid UI, Depok. Jumat (4/4) - Foto: Frq/dakwatuna.com
Yofan, Bocah Mualaf penjual tisu ketika selesai shalat jumat di Masjid UI, Depok. Jumat (4/4) – Foto: Frq/dakwatuna.com

dakwatuna.com – Depok.  Sekilas nampak tidak ada yang istimewa ketika melihat sosok bocah penjual tisu bertubuh gempal ini. Namun ketika diperhatikan dengan seksama, nampak tergambar raut keteguhan dan kematangan seorang anak karena tempaan kehidupan yang keras.

Yofan namanya. Ketika ditemui usai shalat jumat di masjid Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, bocah penjual tisu ini ternyata seorang mualaf. Siswa kelas 3 sebuah SMP swasta ini mengaku waktu kelas 1 SMP masih belum beragama Islam.

“Alhamdulillah sekarang sudah Islam”. tutur Yofan kepada kontributor dakwatuna.

Semakin mengenal yofan, semakin terlihat tekad yang kuat dari bocah yang sehari-hari berjualan tisu untuk tambahan biaya sekolah. Maklum saja, ibunya hanya berjualan minuman semisal kopi, sementara bapak tirinya bekerja sebagai pemulung..

Namun dibalik kesederhanaannya, ternyata Yofan menyimpan cita-cita yang tinggi dan mulia.

“Saya bertekad untuk masuk SMA negeri dan kuliah di UI”. Ujar Yofan.

Ketika di tanya prestasinya di sekolah, Yofan menjawab biasa-biasa saja.

“Prestasi saya biasa-biasa aja mas, tapi itu lebih baik dari pada nilai bagus tapi hasil nyontek”. jawab Yofan mantap.

Berbagai pekerjaan pernah dijalaninya termasuk ngamen, bahkan sempat nyasar sampai Surabaya. Yofan tak pernah merasa malu dengan pekerjaan yang dijalaninya ini, bahkan dia merasa bangga bisa membantu meringankan beban orang tua.

“Jualan tisu lebih baik dari pada minta-minta”.

Itulah Yofan, dibalik kesederhanaannya tersimpan ahlaq dan cita-cita yang mulia. Semoga apa yang menjadi cita-citanya dapat terkabul. (sbb/dakwatuna)

——–

dakwatuna bekerja sama dengan Rumah zakat melalui dakwatuna peduli, akan mengangkat Yofan menjadi anak asuh. Salurkan donasi Anda melalui Bank Syariah Mandiri No. 2400020601 an. dakwatuna atau klik www.dakwatuna.com/peduli (konfirmasi donasi sms ke 0858-836-786-92)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (18 votes, average: 7,22 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Maaf, kalau boleh tau yofan berIslam sendiri atau berIslam bersama keluarganya?

  • Harsini Ajah

    Semoga Allah mengabul kan cita2 ya …. Aamiiin .

Lihat Juga

Gadis mualaf asal Prancis menagis tak tertahankan (facebook)

(Video) Kisah Haru Keislaman Gadis Mualaf Asal Perancis