Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Sajak Nikah Mas Bujangan

Sajak Nikah Mas Bujangan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (kawanimut / inet)
Ilustrasi. (kawanimut / inet)

dakwatuna.com Saya ingin menikah denganmu
Apalagi kalau bukan karena istiqomahmu

Saya ingin menikah denganmu
Tidak karena kayanya bapak ibumu tapi kau mampu menerima gaji magangku

Saya ingin menikah dengamu
Bukan karena ubetan belokan di lehermu tetapi sederhananya motif hijabmu

Saya ingin menikah denganmu
Lha gimana, dirimu yang kurasa memahami, menerima, dan memaklumiku

Saya ingin menikah denganmu
Roda empat tawaran tetapi engkau anggap materi itu olokan untukmu

Saya ingin menikah denganmu
Tholab ilmu hobimu bukan sekedar group, komunitas tertentu apalagi harajuku

Saya ingin menikah denganmu
Meski belum tahu taklif nikah padaku itu sunnah atau wajib yang berlaku

Saya ingin menikah denganmu
Bukan karena prestasimu tetapi justru cita-citamu menjadi ibu

Saya ingin menikah denganmu
Bukan karena parfummu tapi kasturi surga ingin kuraih denganmu

Saya ingin menikah denganmu
Bukan highheelmu yang menenggelamkan tinggi badanku tapi orisinalitasmu itu

Saya ingin menikah denganmu
Bukan eyecatching sosokmu tergambar di dahiku tapi sosok sholihmu

Saya ingin menikah denganmu
Rumbai manik mampu menghiasi baju tapi kau setia dengan hijabmu

Saya ingin menikah denganmu
Setelah bapakmu dan penghulu menagih jawabku, baru ku trisno kamu

Saya ingin menikah denganmu
Karena kuyakin engkau akan akhirnya trisno setelah aqod dariku

Saya ingin menikah dengamu
Kosmetik bisa merehab tapi engkau pilih rehab hatimu

Saya ingin menikah denganmu
Karena engkau bukan bidadari tapi sama-sama manusia biasa sepertiku

Saya ingin menikah denganmu
Bukan pendamping satpam penjaga raga tapi cukup gelak tawa peredam jiwaku

Saya ingin menikah denganmu
Rumah adalah markas bukan brangkas pemberat hisab hartaku

Saya ingin menikah denganmu
Karena ridloMu bukan sekedar kata orang “sip” tujuanku

Saya ingin menikah denganmu
Karena cintaku pada kekasihku, Nabiku menyuruhmu untuk menikahimu

Saya ingin menikah denganmu
Hasil keringatku berubah menjadi nafkah lagi sedekah amalku

Saya ingin menikah denganmu
Bukan lebarnya kalimatmu apalagi fufu-mu tetapi lebarnya kerudungmu

Saya ingin menikah denganmu
Setelah kurasa banyak kekuranganku engkau telah tahu

Saya ingin menikah denganmu
Makhluk terbaik yang kukenal, minimal menurutku

Saya ingin menikah denganmu
Yang jelas jika engkau mau

Dan saya ingin menikah denganmu
Setelah kau mengenaliku minimal namaku dan aku tahu dienmu

Dan saya ingin sekali menikah denganmu
tapi sek sek dulu, siapakah dirimu?

About these ads

Redaktur: Pirman

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Ilustrasi. (hdwallpapersfreedownload.com)

Bahagia itu Bernama Keluarga