Home / Berita / Internasional / Eropa / Berusia 182 Tahun, Jonathan Jadi Kura-Kura ‘tertua’ di Dunia

Berusia 182 Tahun, Jonathan Jadi Kura-Kura ‘tertua’ di Dunia

Jonathan, kura-kura beumur 182 tahun asal St Helena di Lautan Pasifik - Foto: BBC Indonesia
Jonathan, kura-kura beumur 182 tahun asal St Helena di Lautan Pasifik – Foto: BBC Indonesia

dakwatuna.comApakah Jonathan, kura-kura beumur 182 tahun asal St Helena di Lautan Pasifik, memang binatang tertua di dunia?

Berdasarkan foto dari tahun 1882, Jonathan terlihat sudah mencapai ukuran dewasa, yang berarti binatang ini sudah mencapai umur 50 tahun.

Jonathan sudah hidup di bawah delapan raja dan ratu Inggris, mulai dari George ke IV sampai Elizabeth II, dan 51 perdana menteri Inggris.

Jika ia benar berusia 182 tahun berarti Jonathan tidak pernah bertemu Napoleon yang meninggal di tahun 1821, meskipun misalnya pemimpin Perancis itu tinggal seumur hidupnya di St Helena.

Jonathan adalah satu dari tiga kura-kura raksasa yang tinggal di kediaman resmi Gubernur Wilayah Luar Negeri Inggris di Atlantik Selatan.

Klik Kura-kuraraksasa Seychelles dapat mencapai berat 300 kg dan panjang 1,3 meter.

Buta karena katarak

“Dia bisa dibilang sudah buta karena katarak dan tidak mempunyai indera penciuman, tetapi pendengarannya masih baik,” kata Joe satu-satunya dokter hewan di pulau tersebut.

Kebutaan membuat Jonathan sulit mencari makanan. Untungnya Joe memberikan sayur dan buah segar setiap Minggu pagi.

Jonathan akan segera merampas makanan seperti pisang dan wortel jika ditawarkan.

Ibu jari Joe nyaris hilang digigitnya.

Jonathan adalah satu dari Raksasa Seychelles yang langka. Hanya sedikit populasi kura-kura Seychelles yang berhasil dipelihara.

Tidak ada yang tahu bagaimana Jonathan bisa tinggal di St Helena.

Tetapi pada abad ke-17 kapal-kapal kemungkinan membawa tumpukan kura-kura, sama seperti makanan cepat saji. Ratusan ribu kura-kura diperkirakan dibunuh dan dimakan saat itu.

St Helena sendiri adalah pulau hasil gunung berapi yang terkenal akan keterasingannya. Ibukotanya, Jamestown, adalah pusat perdagangan Perusahaan Hindia Timur di abad ke-17. (BBC Indonesia/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.