Home / Berita / Nasional / Pengamat: Kritik Fahri Hamzah untuk SBY Analogi Fiqih

Pengamat: Kritik Fahri Hamzah untuk SBY Analogi Fiqih

Wasekjen DPP PKS, Fahri Hamzah (Foto: okezone.com)
Wasekjen DPP PKS, Fahri Hamzah (Foto: okezone.com)

dakwatuna.com – Depok.  Pengamat hukum Universitas Indonesia (UI), Abdi Kurnia Djohan menganggap wajar kritik Wasekjen DPP PKS, Fahri Hamzah, terhadap pemerintahan Presiden SBY,

Abdi berkata, pernyataan Fahri yang menyebut pemerintahan SBY seperti shaf shalat yang kosong dan diisi setan, merupakan analogi hukum fiqih. Menurutnya, pernyataan itu sah-sah saja.

“Saya setuju dengan pendapat Fahri Hamzah. Kondisi pemerintahan Presiden SBY saat ini memang seperti shaf shalat yang kosong, sehingga diisi setan,” ujar Abdi ketika dihubungi, Kamis (30/1) siang.

Jadi, kata dosen mata pelajaran kuliah terpadu (MPKT) Agama Islam di UI itu, perumpamaan terminologi fiqih ke dalam politik itu sudah lazim terjadi. Hal ini sudah terjadi sejak abad ke satu dan kedua Hijriyah. Bahkan, saat itu lebih ekstrim lagi kejadiannya.

Pria yang fasih berbahasa Arab itu menjelaskan, ketika itu umat Islam, khususnya para politikus dan penguasa, telah menggunakan hadits sebagai senjata untuk menjatuhkan lawan-lawan politik.

Penggunaan simbol-simbol agama dalam politik, pada hakikatnya, adalah usaha untuk mencari legitimasi tindakan politik. “Begitu pun sebaliknya, sebagai usaha untuk menutupi kekurangan diri dari serangan politik,” kata alumnus program magister Fakultas Hukum (FH) UI mengakhiri. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (14 votes, average: 8,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kritik Kajian Sejarah Faraq Fouda Dalam Buku Al-Haqaiq Al-Ghaibah (Bag ke-1): Seputar Khilafah Abu Bakr Al-Shiddiq