Home / Berita / Nasional / 31 Titik Bencana Nasional Telah Menerima Bantuan

31 Titik Bencana Nasional Telah Menerima Bantuan

Relawan RZ bantu warga di wilayah banjir Gebangsari, Genuk, Semarang (Foto: RZ)
Relawan RZ bantu warga di wilayah banjir Gebangsari, Genuk, Semarang (Foto: RZ)

dakwatuna.com Semarang. Hingga hari ini Senin (27/1), RZ (Rumah Zakat) telah menyalurkan bantuan kepada 1771 korban banjir dan longsor di daerah Semarang, Pekalongan dan Kudus. Bantuan yang diberikan antara lain dapur umum, logistik, pakaian layak pakai, hingga mainan untuk anak-anak.

“Sejak seminggu yang lalu, tim Relawan RZ telah menyambangi korban banjir yang berada di Pekalongan. Rupanya banjir meluas bahkan sampai terjadi longsor di Kudus. Akhirnya para relawan pun bergerak menuju Kudus,” ungkap Koordinator Relawan RZ Herlan Wilandari.

Hingga saat ini tim relawan RZ terus bergerak memberikan bantuan di 31 titik bencana nasional yang ada di Indonesia. Selain membantu korban banjir yang ada di daerah Jawa Tengah, para relawan RZ juga bergerak membantu di Jabodetabek, Indramayu, Manado, hingga para korban letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara.

“Alhamdulillah sampai sekarang para donatur terus mempercayakan donasi untuk menyalurkan bantuan kepada kami. Sehingga kami pun harus sigap dalam mendistribusikan bantuan itu sesegera mungkin,” ungkap Chief Program Officer RZ Heny Widiastuti.

Heny mengungkapkan selain memenuhi kebutuhan pangan dan logistik, RZ bersama Indosat menyediakan 10 toilet portable dan juga penyediaan air bersih bagi korban banjir di Jakarta. “Insya Allah besok RZ bersama Asuransi Adira akan menyalurkan Sembako kepada korban banjir di Jakarta,” tuturnya. (RZ/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Catatan dari Garut - Bagian Ketiga (nana sudiana)

Sabar Bukan Hanya Untuk Korban Bencana