Home / Berita / Internasional / Asia / Gereja di Malaysia Ngotot Gunakan kata ‘Allah’

Gereja di Malaysia Ngotot Gunakan kata ‘Allah’

Seorang wanita tengah berdoa di Gereja Our Lady of Lourdes di Klang, luar Kuala Lumpur  (Foto: republika)
Seorang wanita tengah berdoa di Gereja Our Lady of Lourdes di Klang, luar Kuala Lumpur (Foto: republika)

dakwatuna.com – Kuala Lumpur. Gereja-gereja di Malaysia berkeras menggunakan kata “Allah” untuk menyebut Tuhan Kristen dalam ibadah mereka yang digelar Ahad, terlepas sikap pemimpin negara bermayoritas Muslim itu yang menegaskan mereka harus menaati aturan pelarangan penggunaan kata “Allah” selain oleh pemeluk Islam.

Jemaah Kristen berbahasa Melayu berdoa dan menyanyikan himne menggunakan kata-kata Arab, praktik ibadah yang telah mereka lakukan selama saratus tahun namun memicu ketegangan kian meningkat di negara tersebut.

“Semuanya mengandung kata ‘Allah’,” ujar seorang pastor di sebuah gereja di ibu kota Kuala Lumpur menuturkan tentang lagu-lagu yang dinyanyikan dalam gereja.

Injil di sini (dalam bahasa Melayu) mengandung kata ‘Allah’. Ketika kita berdoa dan berkhotbah kita harus membaca teks, ini benar-benar situasi sulit,” imbuhnya seraya meminta tak memuat namanya mengingat sensitivitas terhadap isu tersebut. (rol/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 7,82 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Penyanyi rap Namewee yang dituduh menghina Islam (ibtimes.com)

Penyanyi Rap Kenamaan Malaysia Ditangkap Setelah Dituduh Menghina Islam

Organization