Home / Berita / Internasional / Afrika / Hubungan dengan Kuwait Terganggu Gara-gara Pernyataan Presiden Kudeta

Hubungan dengan Kuwait Terganggu Gara-gara Pernyataan Presiden Kudeta

Adly Mansur, presiden Mesir hasil kudeta (inet)
Adly Mansur, presiden Mesir hasil kudeta (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Satu lagi pernyataan Adly Mansur, presiden Mesir hasil kudeta mengeluarkan pernyataan yang memancing kritikan. Bahkan kritikan kali ini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tapi juga luar negeri, terutama Kuwait yang disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Dalam sebuah pertemuan dengan beberapa media Kamis (19/9/2013) kemarin, Adly menyatakan bahwa tidak memikirkan untuk mengunjungi Kuwait. Maksudnya, kunjungan ke luar negeri tidak menjadi fokus pikirannya saat ini. Hal itu karena Kuwait telah lamban dalam memberikan bantuan dananya, menyusul hal yang sama yang dilakukan Saudi dan Emirat.

Pernyataan ini tentu memancing kritikan banyak pihak, terutama dari Kuwait. Bahkan sekarang ada hastag di twitter bernama “Kuwait tidaklah murah”. Berikut beberapa ocehan mereka:

Sarah_aladwaniinow: “Tidak adakah orang di pemerintah kita (Kuwait) yang membalas pernyataan Adly Mansur? Kok orang bisa demikian mudah menjelek-jelekkan Kuwait kita? Ini karena kita diam saja.”

asalem195now: “Setelah pernyataan Adly Mansur, kita harus ikut berperan dalam menjatuhkannya. Kita tidak boleh menerimanya di Kuwait kalau mau berkunjung. Atau kalau kita sambut, kita lempari dengan sandal jepit saja.”

a_al7taitanow: “Adly presiden yang bodoh. Tapi pemerintah Kuwait lebih bodoh lagi, karena mau membantunya.” (msa/dakwatuna/egyptwindow)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri