Home / Berita / Nasional / Lebaran Usai, Saatnya ‘Tobat’ Makan

Lebaran Usai, Saatnya ‘Tobat’ Makan

 

Pola makan sehat (inet)
Pola makan sehat (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Ahli gizi yang juga Ketua II PDGKI (Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia) dr. Abdullah Firmansah SpGK menyarankan masyarakat akan pentingnya pola makan sehat agar terhindar dari penyakit degeneratif atau noncommunicable diseases. Apalagi bagi umat muslim yang baru saja melewati Lebaran.

Pola makan sehat sering diabaikan selama bulan puasa dan lebaran. Saat berlebaran, orang memiliki kecenderungan menyantap jenis hidangan yang biasanya rendah serat, tinggi lemak jenuh dan kolesterol jahat. Selain itu porsi dan jadwal makan yang tidak teratur.

Akibatnya, makan yang kebablasan ini menjadikan berat badan naik drastis bahkan hingga berlipat melebihi berat badan sebelum berpuasa. Bukan hanya berat badan yang naik, seringkali terjadi kenaikan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus, atau kenaikan tekanan darah pada penderita hipertensi.

“Lebaran kan telah selesai, maka segeralah ‘bertobat’ artinya kembalilah ke pola makan sehat dan berolahraga,” ujar dr. Abdullah Firmansah dalam kampanye Soylution di Depok, rabu (21/8/2013).

Kampanye tersebut juga sekaligus meluncurkan Mobil Sehat Sylution dimana menyediakan berbagai fasilitas pemeriksaan kesehatan serta konsultasi dengan ahli gizi tersedia secara gratis.

Product Marketing Manager Soyjoy, PT Amerta Indah Otsuka Adhalia Latjeno mengatakan Mobil Sehat Soylution ini diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih cepat. Dengan demikian dapat diambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki kesehatannya tersebut.  Apalagi, tersedia  ahli gizi atau dokter gizi atau pakar kesehatan untuk memberikan edukasi serta jasa konsultasi bagi masyarakat mengenai pola makan sehat.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 2.092 pengunjung Mobil Sehat Soylution ditemukan bahwa seringkali kondisi yang ditemui adalah penyakit degeneratif seperti kecendrungan pada pra-diabetes dan diabetes, dan penyakit degeneratif lainnya yang pada umumnya disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat. Diabetesi memerlukan pengetahuan yang luas mengenai cara hidup optimal dengan diabetes, salah satu pokok utamanya adalah dari makanan atau nutrisi. (okz)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ibu Saeni dan Razia Warung Makan: Lagu Lama Judul Baru