Home / Berita / Nasional / Di Mata Penggemarnya, Pesona Uje Tak Pernah Pudar

Di Mata Penggemarnya, Pesona Uje Tak Pernah Pudar

Ustadz Jefry Al-Buchory (inet)
Ustadz Jefry Al-Buchory (inet)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pesona Ustadz Jeffey Al Buchori (Uje) tetap melekat di hati penggemarnya walaupun sosok dai gaul ini sudah meninggalkan dunia fana ini. Khususnya menjelang bulan suci Ramadhan ini, banyak penggemar yang masih mengenang sosok Uje dengan caranya masing-masing.

Dimakam Uje misalnya, seratusan orang nampak berkerumun di sekeliling makam Uje. Banyak yang sengaja datang hanya untuk berziarah ke makam dai terkenal tersebut, dan ada pula yang sambil berziarah ke makam sanak keluarga.

“Kami dari Cikarang, ke sini memang cuma mau ziarah ke makam Uje,” ujar Bu Khaironi yang baru saja tiba di makam.

Selain berziarah, para penggemar uje juga membeli cenderamata yang banyak dijajakan di sekitar Pemakaman Karet Bivak. Gelas berhiaskan gambar ustadz Jeffey Al Buchori menjadi incaran para peziarah yang datang ke pemakaman pendakwah kondang yang akrab dipanggil Uje itu di Pemakaman Umum Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Nuraida Agustin (26), salah seorang penjaja pernak-pernik di Pemakaman Karet Bivak, pada Sabtu mengatakan bahwa gelas bergambar Uje paling laku di antara barang yang dijual nya.

Tak hanya gelas, Ida yang berjualan beberapa hari setelah Uje meninggal juga menjajakan barang lainnya seperti buku, foto, dan jam dinding.

“Yang paling laku itu gelas. Sehari bisa satu lusin lebih,” kata Ida saat ditemui di tempatnya berjualan.

Seperti kita ketahui, selain menjadi penceramah, Ustadz Jeffry Al Buchori, semasa hidupnya juga berkarya melalui lagu dan buku. Nah, jelang Ramadan, buku dan lagu karya Uje kembali laku di pasaran.

Ibunda Uje, Hj Tatu Mulyana, mengakui karya-karya Uje kembali banyak dicari orang jelang Ramadan. Untuk mengantisipasinya, pihak keluarga telah menyiapkan CD dan VCD khusus untuk memenuhi permintaan jamaah.

“Masih banyak yang menanyakan lagu-lagu Uje. Mereka tanya CD dan VCD-nya bisa diperoleh dimana karena di toko sudah habis,” kata Umi Tatu saat dihubungi, Sabtu (6/7).

Umi mengungkapkan, lagu-lagu ciptaan Uje dibuat dalam kepingan CD yang dirangkum dalam album “Khazanah Shalawat & Lagu”. Sementara DVD berisi ceramah serta beberapa video perjalanan Uje dalam berdakwah dirilis dalam judul “Uje & Sahabat”.

“Keluarga sengaja mengeluarkan lagi karya-karya Uje agar bisa dipelajari oleh jamaah. Mudah-mudah masyarakat tidak melihat dari sisi negatinya,” ungkapnya.(jpnn/dtk/ant)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Habib Selon. (twitter)

Innalillahi, Habib Selon Meninggal Dunia

Organization