Home / Berita / Nasional / Strategi Mencicil KPR Syariah

Strategi Mencicil KPR Syariah

dakwatuna.com –  KPR SyariahBagi karyawan berpenghasilan minim, jalan keluar untuk memiliki rumah sendiri adalah dengan mengangsur atau menyewa. Anda bisa mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank syariah yang menyediakan beragam KPR dengan skema syariah yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Seperti, KPR jual beli (skema Murabahah), KPR sewa (skema Ijarah), KPR syariah sewa beli (skema Ijarah Muntahiya Bittamlik-IMBT) dan KPR syariah kepemilikan bertahap. Yang banyak ditawarkan adalah skema jual beli dan skema sewa beli.

KPR dengan skema jual beli memberi kepastian jumlah angsuran yang harus dibayar oleh nasabah setiap bulan. Nasabah tidak akan dipusingkan dengan naiknya angsuran jika terjadi kenaikan suku bunga pasar. Sedangkan dengan skema sewa beli, nasabah menyewa rumah yang diinginkan dan akhirnya dapat dimiliki di akhir masa sewa. Harga sewa ditentukan berkala sesuai kesepakatan bank dan nasabah.

Untuk semua jenis KPR-nya, bank syariah tidak mengenakan biaya penalty sehingga nasabah diuntungkan saat ingin melunasi angsuran sebelum. Yang perlu diperhatikan, cicilan setiap bulan. Persyaratan bank biasanya jumlah cicilan utang tak lebih dari 30 sampai 35 persen dari total penghasilan. Besar uang muka/down payment (DP) juga dipertimbangkan. Jadi, DP, besar cicilan dan jangka waktu ini yang akan disesuaikan sehingga Anda masuk kualifikasi bank untuk mendapat kredit. Misalnya, Anda belum pensiun 10-15 tahun mendatang. Anda bisa mengambil kredit dengan waktu cicilan 10-15 tahun sehingga besar angsuran jadi lebih ringan.

Untuk DP, alokasi kan tiap bulan dari gaji atau dari bonus dan THR tiap tahun. Katakanlah rumah yang Anda inginkan seharga Rp150 juta, maka DP-nya 30% dari harga rumah (Rp45 juta). Jika ingin mempersiapkan dalam tiga tahun, maka Anda harus mengalokasikan Rp 1,25 juta/bulan. Carilah KPR dari bank syariah yang menjadi rekanan pengembang. Sebab, bank rekanan akan memberi Anda kemudahan dalam mengajukan permohonan kredit dan pembebasan biaya, seperti biaya administrasi, provisi bahkan asuransi pada tahun pertama jika permohonan kredit disetujui. (umi/sbb)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Bank Syariah Dituntut Perhatikan Kode Etik