Home / Berita / Nasional / Skema BLTS Jebak Parpol di DPR

Skema BLTS Jebak Parpol di DPR

bltmdakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfudz Siddiq mengatakan, pemerintah sekarang menggunakan pola baru terkait rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dengan mendahulukan pembahasan mengenai skema bantuan langsung tunai sementara (BLTS).

Menurut Mahfudz, langkah itu sebenarnya cara lain untuk menggiring partai-partai di DPR supaya terjebak pada pilihan setuju atau tidak dengan pemberian BLTS. “Padahal implikasinya pada kenaikan BBM,” ujar Mahfudz di DPR, Jakarta, Kamis (23/5).

Rencana kenaikan BBM menurut dia, bukan kali ini saja. Namun sudah pernah dibahas sejak tahun 2005. PKS kata dia, dulu mendukung kenaikan BBM disertai dengan usulan-usulan yang harus ditindaklanjuti pemerintah. Sehingga permasalahan energi tidak terulang kembali.

Namun sayangnya usulan-usulan positif yang ada tidak pernah ditindaklanjuti pemerintah. “Belajar dari pengalaman sebelumnya ketika semua usulan untuk memperbaiki sistem perbaikan pengolahan energi tidak pernah didengarkan pemerintah, sulit bagi kita untuk mendukung kenaikan BBM,” pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, upaya pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan menggiurkan BLTM sebagai kompensasi kenaikan BBM tersebut mendapat tentangan dari beberapa Fraksi di DPR. Di antaranya Fraksi Partai Hanura.

Partai Hanura menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, dan skema bantuan langsung tunai kepada masyarakat kurang mampu. Alasan nya, kenaikan BBM dan skema BLT merupakan strategi politik Partai Demokrat jelang Pemilu 2014.

“Jadi sampai saat ini Fraksi Hanura belum bersikap resmi, masih menunggu usulan pemerintah secara resmi. Langkah yang kami lihat, rencana pemerintah naikkan BBM terkesan ke politis ketimbang ekonomi,” kata Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta.

Menurut Saleh, kenaikan harga BBM subsidi sudah settingan. Dengan harga BBM subsidi melambung tinggi, membuat masyarakat kesulitan. Kemudian pemerintah datang memberikan bantuan. (gil/yb/jpnn/mdc

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Rohingya

DPR Desak Pemerintah Indonesia Bersikap Tegas atas Insiden Kekerasan di Rohingya