Home / Berita / Nasional / BLT Proyek Gagal, Tak Perlu ada BLSM

BLT Proyek Gagal, Tak Perlu ada BLSM

Antrian Panjang pencairan BLT
Antrian Panjang pencairan BLT

dakwatuna.com – Jakarta.  Rencana pemerintah memberikan kompensasi berupa uang tunai kepada rakyat miskin, menyusul rencana kenaikan harga BBM bersubsidi, dinilai anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Yani, sia-sia.

Sebab, menurut Ahmad, bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan pemerintah pada 2009, merupakan proyek gagal. Jadi pemerintah dinilai tidak perlu memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang serupa dengan BLT.

Karena Ahmad Yani berpendapat, ada kecenderungan BLSM akan disalahgunakan. Menurutnya, pemberian BLSM bukanlah cara yang baik dalam pengelolaan dan penataan negara.

“Tugas pemerintah adalah mencari sumber-sumber energi baru,” katanya di Jakarta, Senin (13/5).

Sebelumnya Yani berpendapat, seharusnya pemerintah tidak mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, jika kenaikan itu belum jelas. Sebab, belum juga naik harga BBM bersubsidi, tapi rakyat sudah merugi, menyusul melambungnya harga barang-barang akibat rencana tersebut. Karenanya, Ahmad Yani menyarankan harga BBM tidak dinaikkan karena akan menyusahkan rakyat. (drm/kru/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan melalui kerumunan rakyat Turki di jalan-jalan Istanbul, yang bergembira atas kegagalan upaya kudeta (16/7/2016). (Reuters / aljazeera.net)

Ketika Media-Media Barat ‘Bersepakat’ dalam Menanggapi Gagalnya Kudeta di Turki