Home / Berita / Nasional / Prof. Daoed Joesoef: Sayangnya, Umat Islam Abaikan Ajaran Al-Quran

Prof. Daoed Joesoef: Sayangnya, Umat Islam Abaikan Ajaran Al-Quran

Prof. Daoed Joesoef,
Prof. Daoed Joesoef,

dakwatuna.com – Jakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era tahun 1980-an, Prof. Daoed Joesoef, mengungkapkan, umat Islam pernah mengalami kejayaan di bidang ilmu pengetahuan. Berbagai penemuan dicapai para ilmuwan muslim, terutama di abad pertengahan.

Hal itu dikatakannya ketika menjadi pembicara dalam pengajian bulanan PP Muhammadiyah bertajuk “Problematika Pendidikan Nasional dan Solusinya” di Gedung  dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat malam (3/5).
“Bahwa umat Islam pernah jaya di bidang ilmu pengetahuan itu fakta. Umat Islam tak hanya di Dunia Arab, tapi juga di Eropa. Kemajuan itu sangat membanggakan,” jelas Prof. Daoed di hadapan 200-an jamaah persyarikatan Muhammadiyah.

Doktor lulusan Prancis ini menyebut, dunia Eropa mengalami berkah kemajuan ilmu pengetahuan yang dibawa para ilmuwan muslim, melalui Andalusia, Spanyol. Eropa terus mengembangkan pengetahuan itu. Namun demikian, papar dia, di saat Eropa terus memperbaiki diri dengan pengembangan pengetahuan, di sisi lain justru umat Islam di banyak belahan dunia meninggalkan ajaran Al-Quran.

“Dalam Al-Quran itu banyak ayat menganjurkan menuntut ilmu, memberdayakan akal. Bahkan saya mencatat, tak kurang 44 kali kata ‘akal’ disebut di Quran untuk diberdayakan. Bahkan secara spesifik Surat Al-‘Alaq mengisahkan tentang perintah membaca dan belajar. Ini sangat tegas,” paparnya.

Sayangnya kini umat Islam justru mengabaikan ajaran tersebut. Dia justru menunjuk betapa Rasulullah tegas minta pada Tuhan untuk ditambahkan ilmu.

“Coba renungkan, betapa Nabi yang sempurna itu minta tambah ilmu, “Allahummar zuqni ilman“, Ya Tuhan, berilah (tambahkan) aku ilmu, bukan minta tambah fulus,” katanya yang disambut tawa jamaah.

Secara khusus, mantan Mendikbud yang mengaku sebagai kader Muhammadiyah saat kecil itu pun meminta Persyarikatan Muhammadiyah yang punya banyak lembaga pendidikan, memelopori pengembangan ilmu pengetahuan seperti yang diperintahkan Al-Quran. (zhs/rmol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,67 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Bagaimana umat tidak memburu fulus, kalau para ulama dan umaranya saja korupsi.

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini