Home / Berita / Nasional / KPAI Minta Video Pelajar SMA Mempermainkan Shalat Diblokir, Ini Alasannya

KPAI Minta Video Pelajar SMA Mempermainkan Shalat Diblokir, Ini Alasannya

Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (Deny/IRNews)
Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). (Deny/IRNews)

dakwatuna.comKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta agar video joget anak SMA 2 Tolitoli, Sulteng di youtube diblokir. Video joget anak SMA itu dinilai keterlaluan karena menjadikan agama sebagai candaan.

“Video tersebut harus segera diblokir. Video tersebut telah mempertontonkan pelecehan dan penghinaan terhadap sakralitas salat,” jelas Wakil Ketua KPAI Asrorun Niam saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/4/2013).

Pemblokiran video itu juga demi kebaikan siswi SMA itu. Mereka selaku remaja mesti diberi pemahaman yang benar. “Pelakunya dicari, diusut, dan diberi pengetahuan bahwa tindakan tersebut adalah bertentangan dengan etika, hukum, dan juga agama,” terang doktor hukum Islam yang akrab disapa Niam ini.

Siapapun, lanjut Niam, atas nama apapun tidak dibenarkan melakukan tindakan pelecehan dan penghinaan terhadap ajaran agama.

“Apalagi dilakukan oleh peserta didik yang seharusnya mencerminkan tingkah laku dan perbuatan sebagai orang terdidik. Tindakan tersebut sangat bertentangan dengan prinsip luhur pendidikan. Situsnya harus diblokir, karena secara nyata berisi konten yang menistakan ajaran agama,” jelasnya.

Sekolah dalam hal ini juga tidak boleh lepas tangan untuk mengambil langkah-langkah agar tersampaikan pesan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan norma hukum dan agama.

“Untuk langkah preventif, aparat harus segera memblokir dan mengimbau untuk tidak menyebarkan ke masyarakat,” tutupnya.

Belum bisa dipastikan apakah siswi itu benar dari SMA 2 Tolitoli, Sulteng. detikcom yang mencoba menghubungi lewat telepon sekolah itu tak mendapat respons. Dari seragam yang dikenakan siswa tersebut, tertulis SMA 2 Tolitoli. Tak diketahui kapan video yang diduga memakai HP itu diambil.

Aksi siswi itu direkam selama 5 menit. Mereka dengan polosnya bergoyang diselingi salat. Mungkin maksudnya hanya bercanda, tapi tak ayal candaan remaja ini disayangkan.

Mereka membaca dan praktik salat, kemudian ketika musik Maroon 5 menggema, mereka berjoget. Banyak yang menyanyangkan aksi para siswi itu. Hampir 3 ribu orang telah menonton video yang diunggah pada 16 April 2013 itu. (ndr/nrl)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kemenkominfo mengaku belum bisa melakukan pemblokiran terhadap aplikasi Grindr . (jakartakita.com)

Kemenkominfo Belum Blokir Aplikasi Gay, Ini Alasannya

Organization