Home / Berita / Internasional / Amerika / Pemerintah AS Diminta Melindungi Umat Islam

Pemerintah AS Diminta Melindungi Umat Islam

bom bstndakwatuna.com – Los Angeles.  Peneliti dari Institute Kebijakan Sosial dan Pemahamam (ISPU), Sahar Aziz, mengatakan umat Islam di Amerika Serikat sepantasnya khawatir soal kasus bom Boston.

Sebab, stereotipe yang terbentuk adalah Muslim identik dengan kekerasan dan terorisme. Jadi, sangat mungkin Muslim akan mengalami tekanan seperti serangan terhadap masjid, larangan terbang atau dikucilkan dalam pergaulan.

Dewan Urusan Agama Islam AS (MPAC) mempublikasikan link yang isinya ajakan untuk tidak menjadi Muslim.  Menanggapi hal itu, Ketua MPAC, Salam Al-Maryati mengatakan terorisme adalah sebuah kelompok yang tidak memiliki kepercayaan.

Namun, mereka mengklaim berafiliasi dengam Islam. Klaim ini yang membuat Muslim perlu angkat bicara. “Kami, umat Islam, menjadikan AS sebagai rumah. Kami berharap AS melindungi minoritas seperti kami,” ujarnya seperti dinukil dari Al-Arabiya.net. (as/kri/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 6,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi mata uang Arab Saudi (islammemo.cc)

Arab Saudi Lepaskan Kepemilikan Atas Surat Utang AS Hingga 22%

Organization