Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Ancam Serang Gaza, Hamas Tidak Gentar

Israel Ancam Serang Gaza, Hamas Tidak Gentar

hamasdakwatuna.com – Gaza.  Jurubicara Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Fauzi Barhum, menilai ancaman militer Israel melancarkan agresi lebih luas ke Jalur Gaza adalah dalam kerangka perang psikologis untuk meneror rakyat Palestina. Israel melakukannya sekaligus untuk merenovasi semangat pasukannya.

“Ancaman Kepala Staf Angkatan Bersenjata Zionis, Beny Gantz, yang akan melancarkan operasi militer luas terhadap Jalur Gaza dalam kerangka perang psikologis untuk meneror rakyat Palestina,” kata Barhum seperti dikutip infopalestina.

Barhum menandaskan Gantz melontarkan ancaman juga untuk merenovasi semangat komandan dan pasukannya. Semangat militer Israel telah jatuh menghadapi semangat juang dan gempuran perlawanan dalam dua perang terakhir.

“Setiap kali penjajah melakukan kebodohan dengan menyerang rakyat dan tempat-tempat suci kami, maka perlawanan Palestina terutama Brigade al Qassam akan bersiaga membela rakyat dan tempat-tempat sucinya,” seru Barhum.

”Ini adalah kewajiban nasional, agama dan moral,” katanya. ”Kami bertekad untuk menunaikan tugas yang berharga yang diembankan kepada kami.”

Penyataan Barhum ini menyusul pernyataan Beny Gantz yang mengisyaratkan kemungkinan melaksanakan operasi militer meluas di Jalur Gaza. Ancaman yang bisa jadi lebih meluas dibandingkan agresi terakhir.

Ancaman itu bakal menjadi kenyataan apabila terus berlanjut apa yang diklaim Gantz sebagai pelanggaran kesepakatan gencatan senjata. (dp/rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina