Home / Berita / Daerah / Ini Dia Kondisi Terkini Pelajar SMA yang Mempermainkan Shalat

Ini Dia Kondisi Terkini Pelajar SMA yang Mempermainkan Shalat

Cuplikan video sekelompok pelajar yang mempermainkan gerakan shalat. (Facebook)
Cuplikan video sekelompok pelajar yang mempermainkan gerakan shalat. (Facebook)

dakwatuna.com Sebelumnya telah diberitakan bahwa beredar video pelajar SMA yang mempermainkan shalat. Dalam video yang berdurasi 5 menit 33 detik tersebut terlihat pelajar-pelajar itu melakukan gerakan shalat seraya mengucapkan beberapa bacaan pada saat shalat seperti “Allahu Akbar”. Lalu gerakan tersebut dilanjutkan oleh iringan salah satu lagu barat dan gerakan mereka mengikuti iringan lagu tersebut seraya berjoget-joget.

Selama video tersebut, pelajar yang kaosnya bertuliskan “SMA Negeri 2 Tolitoli” ini terus melakukan gerakan-gerakan yang mempermainkan shalat dengan iringan lagu dan joget.

Berdasarkan informasi yang diterima redaksi dakwatuna.com, mereka adalah para siswi kelas 3 SMA (kelas 12, red). Video tersebut sebenarnya sudah ada sejak 2 pekan yang lalu, dan kini mereka telah dikeluarkan dari sekolah serta tidak diizinkan untuk mengikuti Ujian Nasional. Bahkan seluruh sekolah di Kabupaten Toli-Toli menolak untuk menerima mereka.

Dan kabarnya, para pelajar tersebut kini makin tersudutkan serta menjadi bahan pembicaraan di Toli Toli sehingga mereka makin terkucilkan. Bahkan dua orang dari mereka mengalami depresi hingga harus dirawat di Rumah Sakit. Kepala sekolah yang bersangkutan juga dikabarkan stress karena turut merasa tersudutkan dengan adanya kejadian ini.

Beberapa pihak berpendapat bahwa para pelajar tersebut berperilaku demikian tidak dengan niat untuk melecehkan agama Islam, mereka melakukannya hanya untuk sekadar bermain tanpa memikirkan efeknya. Selain itu pengetahuan mereka tentang ajaran Islam juga masih sangat minim. Sebagaimana diketahui secara umum, pelajar-pelajar SMA hanya mendapatkan mata pelajaran agama sebanyak 2 atau 3 jam per pekan. Artinya mereka berperilaku demikian karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman.

Untuk itu beberapa kalangan berpendapat ada baiknya agar pelajar-pelajar tersebut segera minta maaf lalu dirangkul kembali agar dapat memperoleh hak pendidikan sebagaimana semestinya.

Kejadian ini tentu menjadi hikmah bagi para orang tua dan insan pendidikan agar memperhatikan aspek-aspek akhlaq dan etika dalam keluarga dan pendidikan di sekolah agar hal serupa tidak terulang kembali. (dakwatuna.com/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (302 votes, average: 8,92 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • sangat disayangkan ahlaknya lebih rendah dari pada binatang.

  • Kok bisa ya udah seusia itu enggak tau efek dari apa yang mereka lecehkan… kok bisa ya?

    • sdh dijelaskn di atas, baca lagi baik2 y

      • nova

        anak TK juga ga gitu-gitu amat candaannya

      • Totok

        Setahu saya pelajaran Agama Islam sudah diajarkan sejak bangku SD yg artinya anak2 di atas sudah 12 tahun belajar Agama tp kenyataannya kok masih ga ngerti hukum Islam ya? heran….itu jelas sengaja. Pasti ini anak2 iblis!

      • nova

        Anak TK aza tau ko klo mainin sholat itu DOSA, Lhaa ini yang mempermainkannya anak SMA

  • kasian ya… mmmmm..

  • Sangat disayangkan ya.. pihak sekolah dalam hal ini sebagai institusi “pendidikan” yang seharusnya bisa mendidik.. justru malah semakin menghancurkan generasi penerus ini.. padahal islam mengajarkan untuk saling nasihat menasihati dalam kebenaran dan ketaqwaan.. bukan sekedar menghukum..apalagi mereka masih muda.. masih bisa diperbaiki.. masalahnya bukan orangnya kan? tapi akhlaqnya.. dan itu masih bisa diperbaiki insya Allah.. semoga masih ada yg berjiwa mendidik disana.. untuk merangkul mereka dan membawa mereka kembali ke jalan yg Allah ridhoi.. aamiin

    • “Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan
      itu) tentulah mereka akan menjawab: ”Sesungguhnya kami hanya bersenda
      gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah terhadap Allah,
      ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kalian berolok-olok? Tidak usah kalian
      meminta maaf, karena sungguh kalian telah kafir sesudah beriman.” (At
      Taubah: 65-66)

    • SlametWarasWareg

      Hukuman itu merupakan sebuah upaya utk mendidik mrk & jg mendidik yg lain agr tidak melakukan perbuatan serupa. … kl perbuatan semacam itu hanya “dididik” dg nasehat atau upaya persuasif lain yg tdk menimbulkan efek jera, maka itu akan mudah ditiru & diikuti oleh yg lain2.Ketika itu terjadi kehancuran generasi penerus akan terwujud scr nyata.Jd tindakan sekolah dg menghukum grombolan cewex yg otaknya ga dipake itu justru akan menyelamatkan generasi penerus.

    • SlametWarasWareg

      === “pihak sekolah dalam hal ini sebagai institusi “pendidikan” yang seharusnya bisa mendidik.. justru malah semakin menghancurkan generasi penerus ini…” ===
      === “semoga masih ada yg berjiwa mendidik disana…” ===
      Pertanyaan sy:
      Apa argumen & bukti empiris yg bs anda sodorkan terkait dg kalimat2 anda tsb ?
      Apa menurut anda “disana” sdh tdk ada yg pny jiwa mendidik ? Apa parameternya ?
      Lantas apa sih makna berjiwa mendidik menurut anda ?
      Note:
      Komen lah secara jernih & cerdas, syukur didukung data & fakta yg akurat serta objektif agar tidak disangka mendiskreditkan. … ini sekedar mengingatkan lho, kata anda kan Islam mengajarkan saling mengingatkan.Jd sy lg mempraktekkan tausiyah anda….hehehe

  • padahal cma krn 1 perbuatan bodoh jd merusak masa dpan T_T
    makanya hati2 bertindak apa lagi merekam2nya

  • rudie

    setelah lihat video nya di http://www.youtube.com/watch?v=xQCwrEOAl70 qu ngerasa mereka sungguh terlalu, sudah besar kok kayak geto maennya

  • Bwahahahahahahah… PARAHH..
    Anak2 tolol yang lebih ngerti Justin Bieber dari pada agama..

    Dihukum mati bisa ga ya?
    Ngehehehehe

    • kencoes gepe

      Maklum mereka lagi kecanduan boyband atawa girlband kali…..he…he…he….

  • nah kalo dah begini siapa yg bertanggung jawab……wabilkusus buat menteri pendidikan dan para aktivis dunia pendidikan…kasus ini segera di selesaikan buat kurikulum pendidikan agama untuk tingkat SMA sederajat yg lebih berkualitas…sebab masa ini adalah masa yg cukup rawan buat remaja, rangkul anak2 ini hingga tidak semakin sesat…wahai para orang tua jalin hubungan yg baik kepada anak2 kalian jangan cuma kebutuhan jasmaninya saja di penuhi kebutuha akan rohani juga sangat di perlukan…didik akhlak mereka agar tidak memilki akhlak seperti binatang…..

    • kencoes gepe

      “kasus ini segera di selesaikan buat kurikulum pendidikan agama untuk
      tingkat SMA sederajat yg lebih berkualitas…sebab masa ini adalah masa
      yg cukup rawan buat remaja”
      Setuju Boss, utamakan perbanyak pelajaran agama soal aqidah, fikih, syariah….hukum berpacaran, berzinah, pergaulan bebas, nyontek, ngepek, dll menurut Islam dan apa saja sangsinya, kalo membaca alqur’an kan udah diajarkan di SD……

  • jangan hanya menyalahkan pihak sekolah,peran orang tua dimana???peran seorang bapak sebagai pemimpin untuk kluarganya dimana?kalau dikatakan “cuma mendapatkan pelajaran agama 2 atau 3 jam per pekan” itu bukan alasan!!!uda kelas 3 SMA loh…

    • bukankah Rasulullah maafin orang badui yang kencing di mesjid. mereka udah minta maaf

      • orang badui jaman Rasulullah ga tau klo itu masjid gan…lha klo ini dah terang2an mereka itu tau klo itu gerakan sholat…

      • ini Sholat lho mas yang dipermainkan ,,,,
        bukan yang lain , jgn disamakan dgn persepsi yang lain dong mas

        • Aulia Pratama Saputra Kazuki

          tapi gak seharusnya mereka dikucilkan gan… allah pun maha pengampun gan, sombong banget kita yang cuma manusia, gak mau memaafkan mereka, iya kan?

          • Allah memang maha pengampun mas bro..tapi Allah tdk akan mau mengampuni jika pendosa tdk bertobat, yg namanya sanksi dan hukuman tetap hrs dijalani..ini yg ingin kita ketahui apakah mereka sdh bertaubat dan minta maaf secara terbuka kpd kaum muslimin di seluruh dunia..

    • yudi

      ortu mereka ga pernah merangkul mereka utk melaksakan islam yg semestinya…mereka hanya tau….oh aku ini org islam, tp mereka tidak mengajak anak2 mereka utk mendalami islam itu bagaimana….

  • PELAJARAN BUAT KITA SEMUA

  • kalau aturan sekolah nya memang mengharuskan mereka dipecat..ya emang harus dipecat..
    itu jadi pelajaran utk siswa yg lainnya yg ada disekolahnya maupun di negri ini..
    siswa yg kedapatan berantam,merokok,b’judi disekolah kan biasanya juga dipecat..apalagi yg seperti ini.

  • Irwansyah Saragih

    Video ini merupakan diluar batas kewajaran, dan lagi2 ini merupakan pukulan bagi lembaga pendidikan. semoga anak2 ini segera bertaubat, dan kita dapat menjadikan hal ini menjadi suatu pelajaran yg berharga, untuk semua anak2 didik di indonesia, guru2, orang tua dan juga lapisan masyarakat ini tugas kita bersama.

  • “.., dan kini mereka telah dikeluarkan dari sekolah serta tidak diizinkan untuk mengikuti Ujian Nasional. Bahkan seluruh sekolah di Kabupaten Toli-Toli menolak untuk menerima mereka.”

    kasihan sekali..
    kok nurut saya kurang bijak aja ya kalo kaya gitu?
    mereka pan justru “kurang ilmu”.. wong ndak ngerti.. kok malah dihukum kaya gitu??
    mestinya yg dihukum tu gurunya, sekolahnya juga..
    indikasi bahwa pelajaran agama tak lebih hanya ajang mencari “nilai” angka.. bukan ilmu agama yg sebenarnya
    smoga saja langkah dikeluarkan dari sekolah & tidak boleh UN ini hanya sementara.. sebatas shock terapi saja, selanjutnya bs kembali beraktifitas & ikut UN jg..
    dengan pemahaman baru pastinya.. larangan menjadikan agama sbg sebuah candaan/olok2an

    Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?”. Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa. (At Taubah 9 : 65-66)

  • joko suroto

    Keliatannya sudah baligh semua tuh. Jadi sudah harus bisa mempertanggungjawabkan semua yang telah mereka kerjakan. Harus ada hukuman, masak orang yang mempermainkan sholat bisa bebas begitu saja. Karena kewajiban dasar mendidik itu adalah orang tua, maka orang tualah yang berkewajibann untuk mengarahkan anak-anaknya ke lebih baik, tidak perlu menyalahkan pihak lain.

    • bukan kelihatannya gan…mmg sudah baligh…kan dikatakan kelas 3 SMA…

  • Resiko becanda gak pake mikir begitu tuh.
    Makanya kalo mau becanda dipikir dulu. Sekarang akibatnya “lebih lucu” dr yg dibayangin kan?!? Hahaha…

    • kencoes gepe

      Hmmmm…lagi apes….lagian kenapa direkam-rekam segala disebar-sebarkan lg ke orang lain…..inilah salah satu akibat kemajuan teknologi informasi……dmn kita kadang nggak tahu apa akibatnya nanti….

  • Bukan disudutkan, tetapi mari kita rangkul mereka, sebelum mereka dirangkul oleh pihak-pihak lain. Anak-anak yang tersudut, gampang diambil oleh “tangan-tangan penolong” yang biasanya memiliki ideologi atau tujuan lain.

    Sudah saatnya kita sebagai orang tua memberi pendidikan yang mengasihi dan menyayangi bukan menghujat (kebiasaan kita, orang Indonesia).

    • Bijak. Salut aku sama abang.

    • Guest

      Bijak. Aku suka cara pandang abang :D

    • benar sekali tanggapan bang firman, tidak harus disudutkan, tuntun mereka kembali ke tata syai’at islam. sedikit ada rasa amarah sebagai umat muslim ada generasi penerus seperti mereka, bisa mengacaukan masa depan umat islam. terlebih ada seorang siswi yang mengenakan jilbab divideo itu. sungguh miris. semoga Allah membukakan pintu hati mereka

    • Andy Prasityo

      setuju bang, mereka butuh dirangkul bkn dijauhin..kadang usia2 segitu kalau bercanda kelewatan tanpa mikir panjang…tugas orang tua serta masyrakat sekitarnya untuk mengarahkan serta merangkulnya kembali, masa depan mereka masih panjang…

  • bukankah ini merupakan salah satu bukti azab Tuhan karena peraturan-Nya dilecehkan makhluknya!!!

  • maksudnya apaan coba,…

    ckckckck,… pantes shi dihukum ampe gitu… tapi kasihan juga masih anak kecil…
    yang harus dipersalahkan itu knapa orang dewasa disekitar kurang memberikan masukan yang baik2….

    kebanyakan nonton sinetron sama nge-fans2 ama boyband2 sih..

  • Mungkin ga bermaksud melecehkan, harus Qt fahami Mereka masih anak2 yg perlu pemahaman & bimbingan, kecuali klo sudah di pringatkan beberapa kali

  • tetap diberi sangsi tetapi harusnya jangan lansung dikeluarkan tapi di didik dan dibina

    • kalau kedapatan memakai narkoba saja dikeluarkan, apalagi yang seperti ini bung…

  • sbnr.a bkn sekolah yg hanya disalahkan tapi orang tua mereka,, knapa seorng anak yang sudah remaja bisa berbuat begitu,, seperti orang awam yg tak pernh diajarkan ilmu agama sejak kecil..!

  • Machrip Aziz

    Dulu juga saya dpt jam pljran agama mmang hnya 2 jam prmggu, dan itu tdk mmbuat sya dn tmn2 sya brprilaku senekat itu. Perilaku mreka sdah sgt kterlaluan, diluar btas kewajaran, tp kalo mreka dibiarkan tdk bnar juga, olh krna itu mreka prlu bimbingan yg ekstra, prlu dibrikan pndidikan agama yg lbih baik, bkannya pihak sekolah mlah lepas tanggung jwb trhdp mreka. Smoga ada pihak yg siap mmbimbing mreka dn mmprbaiki sikapny.

  • Robbi Ghani

    Mereka seharusnya dirangkul, diberi penjelasan dan pemahaman mengenai bahwa yang mereka lakukan itu salah. Toh ini salah kita juga orang-orang yang disekitar mereka tidak mendidik/mengawasi.
    Jangan sampai karena kurangnya pengetahuan mereka membuat kita menutup kesempatan bagi mereka untuk berubah dan memahami agamanya dengan lebih baik. Bisa kita pikirkan hukuman yang lebih baik daripada mengucilkan atau mengeluarkan mereka dari sekolah.

    Allah subhanahu wa ta’ala menerima taubat hambanya yang salah, kalau kita makhlukNya ini bagaimana – tidak mau membantu orang lain menjadi lebih baik ?

  • udah berlebihan nih, padahal anak2 itu udah minta maaf harusnya di maafin. inget waktu ada orang badui yang kencing di mesjid, Rasulullah maafin

  • bukankah Rasulullah maafin orang badui yang kencing di mesjid. mereka udah minta maaf bro

    • ini siatuasinya beda btapiro…orang badui kan belum ngerti agama islam jadi dimaklumi karena mereka tidak tau tapi mereka kan udah ngerti Islam,apalagi salah satuna makai jilbab…..dan itu sudah masuk ke penghinaan agama…..Rasulullah SAW dan para sahabat aja tidak pernah berani bermain2 dengan shalat…..piss bro

      • yudi

        bener baget bro…mereka patut diperlakukan seperti saat ini..anak muda zaman sekarang moralnya makin rusak

      • Dhani Taufiq

        seandainya mereka adalah anak-anak kita, saya yakin kita juga tidak ingin anak-anak kita diasingkan dan ‘dibuang’, meskipun telah berbuat kesalahan fatal.
        mereka memang pantas dihukum, tapi hukuman itu ada batasnya, artinya setelah dihukum mereka kita rangkul, kita arahkan, kita bimbing agar tidak mengulangi atau tidak berbuat hal yang serupa.
        wallahu a’lam

        • Mily

          se-andai-nya anak2 kita,, malu lah kita sebagai org tuanya.. dan berlapang dada untuk menerima,, bahwa kita juga turut andil dlm kesalahan mrk..

      • udah pada tua, kelakuan kaya gak punya attitude, bener tuh boss mana yang satu pake jilbab lagi… weleh-weleh, kesian mereka… klo galau jangan begitu caranya donk… pelajaran lah buat yang lain…

    • Badui itu ga bermaksud menghina/mengolok2, jadi bisa dimaafin. Lha ini…. (lihat videonya deh)…. mereka kan udah baligh, akalnya udah sempurna, apakah itu bukan mempermainkan dan mengolok2?

    • todhe samawa

      Harus bijak meletakkan kata ‘maaf’ ….. hukum di negri ini lemah karena kita terlalu mudah terharu lalu salah dalam meletakkan maaf. Hukum saja, agar menjadi contoh dan peringatan bagi yg lainnya.

    • andaikata fathimah anakku mencuri maka niscaya aku sendiri yang akan memotongnya..

  • bukankah Rasulullah maafin orang badui yang kencing di mesjid. mereka udah minta maaf bro

    • kencoes gepe

      Ini bolak-balik ngomongin orang Badui…..emangnya elo cucunya orang Badui ya Bro…..

      • ed

        haaaa……..ha…..ha……….

  • sondra ogi

    aneh kelakuan anak muda jaman sekarang

  • aduh aduh… mestinya dididik yaa.. kan pemahaman agamanya minim.. yaudah ajarin.. miris :/

  • rian irawan

    sudahlah. bukan bermaksud membela anak2 tsb. tapi kalo pada marah2 disini apa gunanya mas bro? mbak sist? malahan mungkin bisa nambah dosa. biar yang berwajib ngurusin kasus ini.

  • elkholidy

    memang sepantasnya mereka mendapatkan hukuman seperti itu, agar menjadi pelajaran bagi anak-anak ababil yang lain, yang mereka lecehkan bukan negara tapi Agama..

    seharusnya Maksimal hukuman 5 tahun penjara. Setelah dari penjara, mau melamar pekerjaan juga dipersulit. Apalagi PNS. Mau buka bisnis juga susah krn networking cuma berkutat di penjara

    Undang-Undang Nomor 1/PNPS Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan Dan/Atau Penodaan Agama

  • kelas 3 SMA harus nya sudah bisa berpikir mn yg baik n mana yg buruk

  • Ga usah dihukum sampe segitunya kali, sampe-sampe ga diijinin ikut UN, itu urusan agama, dan mereka ga ada niat buat ngejek agama Islam dengan cara seperti itu, mereka cuman iseng tapi tidak tahu akibatnya. Kalo urusan agama mah yang berhak ngehukum Tuhan, bukan kita.

    • klo agama urusan Tuhan…knp Tuhan mengutus para nabi utk menyampaikan agama-Nya?

      • Benar sekali mas bro. Tapi sayangnya sekarang sudah tidak ada lagi nabi, dan jika sekarang nabi masih ada brarti nabi dong yang menghukum, bukan begitu maksud anda? :)

    • kencoes gepe

      Yah…. minimal boleh ikut UJIAN PAKET C lah kalo nggak boleh ikut Ujian Nasional….

    • raisa

      itu mah, sekuler namanya

      • Eli Saprianto

        liberal (JIL) modeon keknya :D
        apa aja boleh,, urusan agama yg berhak menghukum tuhan,
        dulu waktu SD saya dapat pelajaran PMP (pendidikan moral pancasila) dalam hidup kita mengenal beberapa norma, yang tak boleh kita kesampingkan dan jika kita melagar makan sangsi dari masyarakat akan jauh lebih pedih jika dibandingkan dengan sangsi pidanan ya itu salah satunya adalah norma Agama. saya setuju setiap yang salah harus kembali dirangkul dan dibimbing, karena kita manusia tak luput dari salah, tapi setelah kita merasakaan kosekuensi dari perbuatan tsb agar berimbang dan bisa mengambil pelajaran sebab akibat. sehingga dilain waktu baik mereka ataupun kita2 atau juga anak cucu kita akan berfikir sebelum berbuat .saya gak benci/marah dengan individu pelakunya, tapi saya marah dengan perbuatannya.(penistaan agama)

  • itu mungkin saja peringatan dari Allah SWT untuk mereka agar mau memahami Agama mereka sendiri dan akibat2 dari perbuatan mereka adalah Teguran dari Allah SWT bahwa yg mereka lakukan itu salah dan terlewat batas, dan jika dilihat yg mereka lakukan itu adalah pengaruh kuat dari budaya barat yg sudah menjadi ‘makanan sehari-hari’ generasi muda Indonesia. bagaimanapun juga Allah SWT adalah Zat yang Maha Pengampun dan Penerima Taubat, kita sebagai orang yang lebih ‘mengetahui’ baiknya kita membantu adik2 kita ini agar mereka lekas bertaubat dan agar Allah Memaafkan mereka.. Aamiin.. jangan diulangi lagi adik2ku >< T-T T-T semoga kedepannya mereka semangat lagi menuntut ilmu..

  • inilah bangsa indonesia, maunya yg benar terus, giliran dpat yg slah ditinggalin dan tak mau bertanggung jawab, harusnya anak anak ini dibina dng ilmu agama, bkn disudutkan apalgi dijauhi..

  • BintoroNugroho

    Anak-anak ini perlu dididik dan dibina, bukan dicampakkan dihujat dan dibuang. Orang yang baik bukan orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, tetapi orang yang setelah melakukan kesalahan kemudian menyesali perbuatanya, bertobat, dan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama. Mereka dan keluarganya pasti sudah merasakan dampak dari perbuatanya.

    • siswi yang kedapatan mabuk aja dikeluarkan, apalagi yang seperti ini
      SANGAT PANTAS DIKELUARKAN ALIAS DIPECAT dari sekolah

  • Jujur aja dari kata2 diatas, Omong kosong kalau mereka mengatakan kurang pemahaman.

  • pendidikan akidah itu harusnya ditanamkan dalam keluarga lebih dalam jangan hanya mengandalkan sekolah,karena anak-anak kita lebih banyak waktunya bersama keluarga dirumah dari pada di sekolah. seharusnya sudah tanggung jawab orang tua membimbing, dan meluruskan anaknya. karena sungguh yang akan diminta pertanggung jawabkan di akhirat adalah orang tuanya,, dan sebagai anak seharusnya berfikir lebih jauh dalam bertindak jika tidak ingin mencelakakan orang tuanya di akhirat nanti, sungguh siksaan lebih pedih itu di akhirat nanti,, siksaan sosial seperti kucilan dan cacian tidak sebanding nantinya.

  • yudi

    namanya sj seorg muslim…tp malah mengolok2 agamanya sendiri,apa org tuanya tidak mendidik mereka dirmh.dibilang tdk mengerti agama tdk mungkin mereka sdh ckp dewasa utk membedakan yg mana senda gurau….mau jd apa klo sdh lulus nanti…mau tambah bejad apa…

  • belajar osd

    MasyaAllah.. setan apa yang merasuki mereka. diketahui mereka adalah siswi kelas 12 yg kebanyakan setidaknya lebih mendekati agama karena akan UN sedangkan mereka berlaku seperti itu. Jumlah jam pelajaran agama bukan lah suatu alasan, karena anak SD juga tahu kalau tidak boleh mempermainkan agama.
    Mereka harus menerima sangksi, lalu setelahnya dirangkul dan dibina agar tidak terjadi lagi hal2 seperti ini. tidak perlu lah sampai dikucilkan dan disudutkan hingga merusak masa depan mereka. Allah pun maha pemaaf.

    • kencoes gepe

      Ya itulah…kemungkinan pengaruh JIN QORIN yang ada di tubuh mereka lebih kuat daripada pengaruh Malaikat Qorin. Ingat….bahwa wadag kita ini ada ada kembarannya lho sejak kita dilahirkan sampai kita mati yaitu Jin Qorin. Untuk jelasnya apa itu Jin Qorin silahkan anda Gogling aja (tanya sama mbah Google).

  • ima

    heellooowww kelas 3SMA gitu ,apa masih bisa dibilang anak2 ..??
    kalo mrk islam sholat itu pasti adalah pelajaran PERTAMA yg mrk pelajari sejak kecil sebelum mrk sekolah ..
    mrk itu mgkin g pernah sholat krn kalo mrk sholat dan khusuk dan tw keistimewaan sholat saya yakin mrk itu g bakal melakukan hal konyol kayak gitu ,bukan sekolah atau orang tua yg perlu disalahkan ,yg salah itu mrk sendiri bukan siapa2 ..
    mrk ud besar ud bs berpikir ..

  • Abdul Basith Basyiron

    semoga ini menjadi yang terakhir kalinya dan tidak ada yang mempermainkan sholat lagi

  • semoga cukup hukuman didunia saja mrk rasakan, bila mereka (pelaku) ikhlas dgn semua hukuman tsb, semoga Allah yg Maha Pemaaf mau memaafkan mereka..

    segala sesuatu harus dipertanggungjawabkan..

    dan semua pihak harus mengambil Ibroh/Pelajaran dr kejadian ini!

    Allah Sungguh tidak ridha dgn penghinaan trhadap syariat Shalat yg Agung & Mulia..

    Wallahu a’lam..

    • Eli Saprianto

      semoga Allah SWT memaafkan mereka . Amin 3x

  • jangan salahkan pelakunya…lihat juga siapa-siapa yang ada dibelakangnya..
    kesalahan bangsa kita selalu heboh dengan hal” spektakuler yang terkadang jauh dr ajaran moral bangsa dan agama kita..
    biar kita sadar,bagaimana cara mnyikapi apapun yg disebut “booming/trending topic” dr social media..

    Ini tamparan buat para pemimpi bangsa..!!!!

  • jangan salahkan pelakunya…lihat juga siapa-siapa yang ada dibelakangnya..
    kesalahan bangsa kita selalu heboh dengan hal” spektakuler yang terkadang jauh dr ajaran moral bangsa dan agama kita..
    biar kita sadar,bagaimana cara mnyikapi apapun yg disebut “booming/trending topic” dr social media..

    Ini tamparan buat para pemimpin bangsa..!!!!

  • nindy

    hukum cambuk 200 X dan dikebiri adalah hukuman yg terbaik dan adil bagi mereka

    • Ahmad Dzikra

      gile ente

  • Gampo alam

    Semoga dilaknati orang mempermainkan shalat !

  • toni patoni

    ada baiknya ini jadi pelajaran bagi kita,,
    kepada kaka-kaka yang punya anak didik agama dengan baik,,
    kepada adek-adek sebaiknya anda segera minta maaf ke pada kaum muslim,,
    segera bertobat memohon ampunan ke pada allah karna sudah berani nengolok-ngolok dan menistakan perintahnya dan berharap semoga allah menerima tobat adek-adek semuanya

  • penyelesaian yg ironis….

  • Rita

    Sangat disayangkan…………. tetapi apapun alasannya, dengan mempermainkan shalat (merupakan ibadah umat islam yang dilakukan 5 waktu dlm sehari semalam) bukanlah perbuatan yang dibenarkan, apalagi yg dilakukan oleh siswa kls 3 SMA (kls 12). Jika dikatakan bahwa pelajar SMA hanya mendapatkan pelajaran agama 2 – 3 jam sepekan, itu bukan alasan, toh pelajaran agama Islam sudah diberikan sejak kelas 1 SD, bahkan sekarang TK pun sudah diberikan pelajaran agama. Seharusnya usia selevel SLTP ke atas sudah memiliki pemahaman yang baik terhadap agama, karena agama pedoman hidup sehari-hari. disamping itu, pendidikan agama bukanlah mutlak diberikan oleh pihak sekolah yg jumlah jamnya terbatas, harusnya tanggung jawab utama ada pada kedua orang tua si anak. Pendidikan agama ditanamkan oleh keluarga. Siswi SLTA bukan lagi anak kecil, mereka pantas mendapatkan ganjarannya…… Namun demikian, anak-anak itu juga harus di rangkul untuk di bina agar mendapatkan pemahaman agama yg lebih baik lagi

  • Ini bisa jadi bahan pemikiran bagi Pemerintah kenapa ini bisa terjadi…bidang studi agama apa saja hanya 2 jam / pekan..tentu ini dinilai kurang efektif sbg wawasan generasi untuk mengenal agamanya..sementara bidang study yang lain terlebih MATEMATIKA, FISIKA, KIMIA, dll mampu mendapatkan jatah jam 4-6 jam/pekan,,hmm…rasio yang tidak lazim sebenarnya untuk membangun generasi yang intelektualnya tinggi dan beragama serta berakhlak mulia….lebih tepatnya seperti prinsip ekonominya jadinya : “Modal sedikit = Untung Besar”….ini tidak bisa dijadikan acuan dalam mencetak generasi yang diharapkan….

  • Itu sebagai pelajaran buat yang lain, kalau memperolok-olok agama Allah itu bencana nya seperti itu. Ambil nilai positifnya karena semua nya salah, dari murid, guru, sekolah, lingkungan sampai orang tuanya salah semua. Gitu aja kok repot

    • Ahmad Dzikra

      betull….

  • moga masih bisa diterima tobatnya ..

  • jangan menyalahkan pemberian jam pelajaran agama “pelajar-pelajar SMA hanya mendapatkan mata pelajaran agama sebanyak 2 atau 3 jam per pekan”,, mereka sudah kelas 3 SMA loh,,itu umur sekitar 17-18 tahun kan??harusnya mereka bisa menggunakan akal yaaa,,bisa aplot di youtube kan??berarti bisa internetan kan??kan mereka bisa belajar ttg agama tuh,,
    nah peran orang tua sangat penting ttg agama,,harusnya orang tua jg bisa menerapkan nilai2 agama pada anak2nya mulai mereka sudah bisa berinteraksi.

    • yap betul…
      2 sampai tiga jam itu sangat cukup seandainya dari keluarga dan lingkungan pergaulan juga membina akhlaq dan spiritual mereka. lagipula, kalau mereka sudah kelas XII, minimal mereka sudah dapat pelajaran agama selama 12 tahun.
      bukan waktu yang singkat untuk belajar banyak hal

  • ndak ngerti.?
    *tepok jidat, ngelus dada, istighfar

  • institusi pendidikan gak salah, memang dari sd udah diajarkan pendidikan agama kan
    hanya saja, mungkin di rumah mereka gak pernah shalat, mungkin orangtua mereka gak terlalu peduli. itu sudah SMA, gak mungkin mereka gak ngerti dosa.
    yang jadi masalah ini ada di rekaman video
    kalau saja cuma pihak sekolah yang tahu, mungkin cuma dapat teguran
    kasus ini sudah beredar luas, jadi tidak bisa diputuskan dengan gampang solusinya.
    sebab berkaitan dengan citra sekolah dan institusi itu sendiri

  • kelas 3 sma kok pengetahuan agama minim , gk logis kali . dasr aja begundal begajul

  • ning ratih

    rasanya sudah cukup mereka ‘dihukum’ (kalau memang itu bahasanya). hukuman sosial (pengucilan oleh masyarakat, dikeluarkan dari sekolah, dibenci satu kampung) yang mereka terima rasanya sdh cukup membuat mereka belajar ttg itu semua. ketika mereka sudah merasa menyesal, coba di rangkul kembali aja, diberi pemahaman yg baik. toh kesalahan mereka itu, sedikit banyak, kita (sekolah, masyarakat, keluarga) juga berperan didalamnya. kita juga harus koreksi diri.

  • Apakah benar tidak ada lagi kesempatan untuk mereka bertaubat? Perbuatan mereka salah, tapi mereka sudah menyesal. Saya setuju kita harus merangkul kembali dan membina mereka.

  • Yulia Harsyari

    yang penting didik sedini mungkin ,,, anak anak kita sendiri…..karena susah memproteksi globalisasi…………

  • dikeluarkan tidak memberikan solusi konkrit dan bisa menyelesaikan masalah. justru menimbulkan masalah baru karena mereka tidak diberikan didikan yang benar dan baik dalam sudut pandang agama serta mereka tidak bisa mengenyam bangku pendidikan lagi. harusnya mereka diberikan pemahaman, dibekali pembelajaran agama lagi serta diberikan hukuman yang bisa mendidik mereka. sekolah, tokoh2 pemuka agama, orang tua dan masyarakat hendaknya mengajari anak lebih baik lagi dan memberikan mereka pemahaman serta contoh konkrit dalam menjalankan nilai2 keagamaan

    • ibnu sofyan

      justru dikeluarkan memberikan solusi konkrit sehingga tidak ada lagi yang melecehkan syariat Islam (sholat) sebagai candaan) dan ini menjadi pelajaran bagi siapa saja sehingga tidak melakukan hal sejenis itu lagi.

      jika hanya diberikan pemahaman saja tanpa ada sangsi maka mereka akan bisa melakukannya lagi karena kecilnya sangsi (bahkan tidak ada) karena hanya diberi pemahaman saja.

      sebenarnya untuk mengenyam pendidikan, pemerintah bisa membantu mereka dan bisa ikut ujian paket C

  • Heeemm…Agama itu bukan untuk canda-gurau. Tapi sebuah landasan hidup agar kita tidak sesat hidup didunia dan akhirat!! Manusia tanpa ajaran agama tak jauh berbeda dengan hewan yang hanya mengumbar Nafsu tanpa ada batasan, al hasil hukum rimba yg berlaku.

    Hukuman harus diberikan pada mereka, akan tetapi bagi orang tua dan pemuka agama harus memberikan pemahaman dan pengetahuan pada mereka (khusus) dan umumnya pada kawula muda dewasa ini yg cenderung mencampur adukan guyonan/gurauan/candaan dg membawa agama. Bagi seorang muslim yg menyimpang/tdk menerima ajaran Al-Qur’an dan Shunnah dapat mengakibatkan ia “MURTAD”…. ini yg harus dipahami betul !!!

    Wallohu a’lam.

    Semoga kita semua selalu mendapatkan kebaikan, hidayah dan dilindungi serta dijauhkan dari “Kebodohan”, “Kesombongan”, dan ” Tidak pandai Bersyukur”….Aammiinnn.

  • Hukuman itu juga pelajaran, seperti rossul menyuruh memukul anak kita yg
    sudah baligh bila tdk mau sholat, namun tetap dengan konteks
    sayang…., apa yg anak2 ababil ini lakukan memang sudah keterlaluan,
    dan mengindikasikan jelek nya ahlak dan aqidah mereka, dan itu tidak terlepas dari
    tanggung jawab orang tua serta guru mereka yg seharusnya juga wajib
    dihukum, dan hukuman yg mereka terima sekarang bisa menjadi contoh bagi
    yg lain, kalo ingin terkenal atau eksis lakukan dengan hal yg
    positif…, semoga mereka tobat..

  • nah itulah yg nmaya sokolah negeri pelajarn agama hnya ada 2-3kali setiap pekan … yaaa kerna negri gratis ya emang gratisan seperti budak2nya pemerintahan… apalagi nanti kalau sampai kurikulum negri di kuasai islam liberal maka lebih parah lagi… makanya pilih sekolah yg syar’iyah islamiyah…. wallahu ‘alam

    • anda tau gak, kalo lulusan pondok pesantren juga ada yang jadi bajiangan????
      n belum tentu lulusan sekolah negeri menjadi bajingan… banyakjuga lulusan sekolah negeri yang jadi pendakwah… misal UJE…. sampeyan ini kaya tau masa depan aja… semua digebyah uyah/dipukul rata… istigfar mas broooo!!!!!!!!!!!!!!!!

      • MoNg BLank

        tetap lebih baik sekolah yg mengajarkan Islam dibanding yg kurang ajaran Islamnya… #saya lulusan negri juga dan saya bukan bajingan…
        tapi melihat situasi dan kondisi sekarang memang sekolah Islam Harusnya jauh lebih baik…
        klo lulusan pasantren banyak yg jadi bajingan, bukan salah ilmunya tapi salahkan manusianya…
        mereka tau ilmunya tapi gak diaplikasikan dalam kehidupannya…

      • Alier

        Sebaiknya anda juga istighfar mas bro!!! Anda berkomentar tanpa ilmu hanya sekedar hawa nafsu aja. Okelah kalo anda berpikir lulusan pesantren ada yg tidak baik namun yg harus anda garis bawahi mereka berperilaku tidak baik setelah masuk dalam ranah sosial yg jauh dari agama bukan ketika mereka masih belajar agama di pesantren.
        Dan anda juga harus tahu lulusan sekolah negeri yg jadi pendakwahpun tidak bisa ujug2 jadi ustadz mereka juga pasti belajar agama terlebih dahulu pada kyai/ustadz di pengajian tidak mungkin mereka langsung berdakwah nanti malah yg didakwahkan menyesatkan karena tidak punya dasar agama.
        Ini hanya sekedar meluruskan pemahaman anda yg keliru menyikapi sekolah berbasis agama dengan yg bukan berbasis agama.

      • Ahmad Dzikra

        gak nyambung ente gan … keliatan ente ini bodo … baca baek2 baru komen… heheheh… btw, ente lucuuu … benerr lucuu .. serius

    • murangkalih sd

      dengan status atw comment spt ini …. sy gak yakin kmu lulus sekolah dasar nyah ….
      krn tdk relevan dan sangat tidak analitis serta jauh dari realistisssssss ….
      sy turut berduka cita …. gini hari msh hidup manusia yg berfikiran sempit spt inihhh …

  • Allah Maha penerima taubat, selama nafas masih berhembus tiada kata telat untuk bertaubat, yaitu taubatan nasuhah…. Mari pihak2 sekolah untuk menuntun mereka kembali, kesalahan tidak seutuhnya dari mereka, pendidikan agama yang kurang bisa dijadikan introspeksi sebagai kesalahan utama bagi program pembelajaran di sekolah.. Dan kepada orangtuanya harus diminta untuk lebih berperan dalam membimbing mereka selagi mereka masih muda dan masih punya masa depan.. Bagi siswa yang lain jadikanlah ini sebagai pembelajaran akibat memperolok-olok dalam hal akidah Agama.. Afwan..

    • amsyar

      yupss..

    • Eli Saprianto

      ane demen cara berpikir ente sob (y)

    • Ahmad Dzikra

      ente pinter gan …. setuju 1000000% dengan agan , komen2 diatas kayak paling sucii aja , mau menghakimi , mengucilkan , tanpa perduli untuk memperbaiki … coba kalau mereka malah murtad ??? mau jawab apa (anda para penghujat) dihadapan Allah ….

  • keputusan yang tepat , yang diambil oleh skolah ….
    smoga ada hikmah yang bisa di ambil dri kejadian ini..
    amin

    • kalo anak anda melakukan kesalahan apakah anda menghukum tanpa membina supaya menjadi lebih baik?????????????

      • justru tanpa hukuman,.. akan lbih banyak lagi anak” sperti itu

        • rombong

          ini betul

      • Ninoeschan Jungle

        sekarang apakah anda dan kita semua sudah mendidik anak kita dengan pendidikan agama yang benar…?? jika sudah bersyukurlah karena dengan itu anak2 kita bisa membedakan yang benar dan yang salah nantinya.. namun jika belum dilakukan sejak dini maka segeralah sebelum semua terlambat.

  • anak SMA mempermainkan shalat!!! sungguh terlalu…..
    dizaman serba modern ini.. sudah tidak ada alasan lagi untuk tdk tahu.. semua tersedia di media baik cetak maupun elektronik.
    semoga Allah membukakan pintu hidayah buat kita semua.

    • tapi bukan berarti mereka di hukum tanpa dibina khan???????????

      • hukuman itu jg sbagian dari pembinaan, apalagi ini masalah serius mehinakan agama (masalah orang bnyak) jelas efek hukuman’y jadi besar. dan yg jelas islam tdk kejam tp ini hukuman dri org2 yg merasa agama’y trhinakan dan dri sebagian org2 yg mnghukum mgkn tak sempurna dalam mnjalankn agama’y dan jg tak baik prilaku’y tp tak sburuk org2 yg mnghinakan agama’y

      • Eli Saprianto

        Jangan memudah2kan suatu kesalahan, karena sama artinya mengajarkan orang untuk berbuat tanpa berpikir akibatnya, , hidup butuh keseimbangan,, aturan dibuat bukan untuk dilangar, untuk apa ada pengadilan jika dengan kata maaf saja segala permasalahan bisa terselesaikan. ,
        berkata dengan pikirna jernih jangan dengan emosi bro

  • apakah islam sekeji itu??? apakah tidak ada pembinaan???? mreka memang salah akan tetapi bukan berarti tidak bisa diBINA!!!!!!!!!!!!!!! yang berperilaku seperti itu belum tentu sholatnya BENAR!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • yg trpenting efek jeranya terhadap yg lain

    • Si Petualang

      Islam tidak sekeji yang anda bayangkan. Karena dalam Islam, hukum syariat jelas ditegaskan, jika anda ingin memeluk islam maka masuklah secara kaffah (sempurna). Terkait dengan pembinaan, itu sangat tergantung pemiliknya. Logikanya, jika ada salah seorang keluarga anda melakukan tindakan tidak senonoh, lalu anda memukulnya dan ia kritis. Padahal, jauh-jauh sebelumnya Anda telah mengajarkan dia. Apakah itu perbuatan salah?.

    • jgn mngatakan islam’y yg kejam, sama aja anda bilang islam itu tidak baik…ini cuma reaksi dri orang2 islam yg ada rasa iman’y walaupun sedikit (dan jelas mereka tidak mngolok2 agama mereka) nah klo mereka yg saya rasa udah lama mngetahui baik buruk’y sesuatu apalagi dah kelas 3 SMA, umur 7 thn aja dah hrus tau agama patutlh org tua, guru dan mereka sendiri dpersalahkn, memang pembinaan itu patut tp skrg zaman’y hrus dipertegas krn sdh bnyk yg tidak mngerti agama

    • amsyar

      menurutuku kata2 mu itu.betul juga…ada waktu untuk bertaubat

    • nugroho

      hati2 dalam berkata.. apalage membawa nama agama…, karana sesungguhnya stiap perkataan akan di mintai pertanggung jawabannya kelak…, hendaklah kita saling mengingatkan dalam kebaikan..,

    • Ninoeschan Jungle

      ini prilaku anak SMU kelas 3 loh bukan anak2 kelas 1 SD… namun kembali kedasar, apakah mereka sudah mendapat pendidikan agama dari rumah mereka sejak dini…?
      dan untuk kita yang sudah memiliki anak, apakah kita sudah mendidik mereka dengan pendidikan agama…? jika belum mari kita bina mereka sejak dini agar mereka mengerti akan yang baik dan salah

    • Intan Kumalasari

      ya mereka perlu diBINAsakan..

      • zul karnain

        hukuman itu tidak ada apa2nya,cuman stressss…kalo saya.telanjangin taru di lapangan bola,tinggalin 2 jam..baru tanyain,malu apa tidak.kalo iya..kamu malu sm siapa kalo di telanjangin,pasti jwbnya sama orang,klo mempermainnkan sholat malu sama siapa? pasti dia sadar,klo ngga sadar juga rajam ampe modar dar dar dar……..se7
        kalo iya ADD saya donk CNTK

    • Guest

      saya rasa anda lebih keji dari perkataan anda,
      setiap kesalahan pasti ada kosekuensinya, bayangkan jika setiap kesalahan cukup dengan diganjar dengan perkataan maaf, mungkin akan banyak lagi anak2 SMU yang akan berbuat seperti mereka karena mereka tak takut akan sangsi/ganjaran yang akan mereka terima . hanya kata “MAAF” ,
      Islam pun mengajarkan, setiap orang2 yang berbuat salah harus kembali di bina/bimbing tapi sete

    • Eli Saprianto

      saya rasa anda lebih keji dari perkataan anda,
      setiap kesalahan pasti ada kosekuensinya, bayangkan jika setiap kesalahan cukup dengan diganjar dengan perkataan maaf, mungkin akan banyak lagi anak2 SMU yang akan berbuat seperti mereka karena mereka tak takut akan sangsi/ganjaran yang akan mereka terima . hanya kata “MAAF” ,
      Islam pun mengajarkan, setiap orang2 yang berbuat salah harus kembali di bina/bimbing tapi setelah mereka menerima konsekuensi atas perbuatan mereka terlebih dahulu.

  • Muhlis

    Nampak dari dzohirnya masyarakat yg menghukum mereka, tapi pada
    hakekatnya Allahlah yang memberikan teguran kepadanya,,, and teguran itu
    akan berubah menjadi azab yg pedih jika mereka tdk secepatnya
    bertobat,,,,sebaliknya teguran itu akan berubah menjadi ampunan jika
    secepatnya mereka bertobat dengan sungguh2 (taubatan nasuha)…

    • aby haniev

      betul kata ente…ini memang pelajaran yang sangat mahal harganya…, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua, jika mereka minta maaf secara terbuka misalnya, mestinya tidak ada kata dari kita selain juga memaafkan, bukankah Allah SWT Maha Pemaaf ?

  • umur segitu dibilang minim tentang agama, kemana aja orang tua dan guru’y yg umur anak meranjak 7 thn aja dah diajarkn solat apalagi ini dah KELAS TIGA ES EM AAAAAA….ui mana ortu ma guru’y mana ui…mana…

    • Satria

      sudah, klo salah ya dibenerin. percuma disalah2xkan. allah maha pengampung jadi maafkanlah..

  • Syarif Spiritbreaker Al-khaiba

    sudahlah, ga penting kita menilai mereka, mendingan kita menilai diri kita masing masing, buatlah kejadian ini sebagai pelajaran buat anak cucu kita kelak..

  • [email protected]

    minimnya pendidikan agama di sekolah2 umum di indonesia

  • Muhammad Salman Alfarisiy

    Seperti itu jangan dimaafkan. biar sebagai pelajaran mereka. rasakan akibat nya melecehkan agama.

    • Guest

      hukuman itu tidak ada apa2nya,cuman stressss…kalo saya.tejanjangin taru di lapangan bola,baru tanyain,kamu malu sm siapa kalo di telanjangin,pasti jwbnya sama orang,klo mempermainnkan sholat malu sama siapa? pasti dia sadar,klo ngga sadar juga rajam ampe modar dar dar dar……..se7

    • zul karnain

      hukuman itu tidak ada apa2nya,cuman stressss…kalo saya.telanjangin taru di lapangan bola,tinggalin 2 jam..baru tanyain,malu apa tidak.kalo iya..kamu malu sm siapa kalo di telanjangin,pasti jwbnya sama orang,klo mempermainnkan sholat malu sama siapa? pasti dia sadar,klo ngga sadar juga rajam ampe modar dar dar dar……..se7

  • cakra

    Di sekolah di Indonesia yang ditekankan oleh pemenrintah adalah pengetahuan pancasila nomor satu dan pendidikan agama nomor berikutnya….

  • alfanirfan

    harusnya moral mereka didik dan berjanji tidak mengulang lagi..
    kalau semua sekolah menolak mereka akan bertambah parah jadinya

  • yudiari

    semoga segera diberikan hidayah. . . .amin. . .

  • Andy Istiokah

    yg namanya agama itu tidak bisa dipermainkan seenaknya.. mreka udh baliqh, kemana org tua mreka, di didik agama gak dirumah.. bikin emosi nie.. maaf ngmong solat saya jg bolong2, agama saya jga kurang, tpi saya mghargai dlm urusan agama.. saya tkut yg namanya neraka.. tpi apa mreka2 ini tidak prnah brpikir yg lbih baik dri prbuatan diatas, wajah mreka saja seolah2 mnikmati hal tsbut..

  • a’ang hairullah

    Islam tidak diskriminasi, berikan ma’af kepada mereka, semoga mereka mendapat hidayah atas perbuatan mereka….Inggat Allah akan selalu mema’afkan hambaNya…asal mau bertobat…tentunya Tobat Nasuha….Amiiiin

    • amsyar

      amiin!!

  • ihnan

    dalam melakukan sesuatu haruslah berfikir dahulu

    kita tau dia tidak bermaksud melecehkan agama. tetapi, dia juga harus paham apa yang dilakukan itu berdampak negatif atau positif . kalau positif lakukan tp kalau negatif jangan dilakukan. apalagi dia sudah kelas 3 SMA pasti tau donk mn yg baik dan mana yang buruk

  • Kolakacangijo Enong

    Allah menjadikan apa yang ada di langit dan di bumi sebagai tempat ” belajar “. Kemungkinan Allah sedang memberi pelajaran kepada kita semua, melalui ” sisiwi – siswi ini” semua yg terjadi adalah kehendakNya, yang pasti ada pelajaran yang di ambil bagi para orang tua, kakek -nenek, guru, kakak, ataupun siapa saja diri kita. pelajaran yang di perolah anak – anak kita sebagian besar di dapat dari lingkungan Keluarga, Lingkungan Sosial dan Lingkungan Sekolah. di Lingkungan Keluarga merupakan tempat Belajar anak pertama kali, karena sejak kecil anak kita berada di baah naungan keluarga, kemudian menginjak besar Lingkungan Sosial dimana anak tinggal, kemudia Lingkungan Sekolah (Sekolah Agama/Sekolah umum) dimana anak mendapatkan Pelajaran Akademis. dari masing masing Lingkungan tersebut harus dapat memerankan peran masing2 sesuai dengan kompoisinya. Dan kalau masalah ini BISA JADI memang mereka sengaja membuat sesuatu yang sensasional yang dapat menggemparkan sehingga dapat me’Nyundul nama mereka ke daratan, tapi apapun itu Tujuan mereka entah di sengaja atau tidak di sengaja yang pasti ada Nilai Pembelajaran Bagi Kita Semua. Mengenai hukuman yang di berikan, memang segala kesalahan pasti ada hukuman yg harus di terima, BISA JADI juga mereka yang melakukan hal tersebut di beri kesempatan dan PetunjukNya sehingga dapat berubah lebih baik dan menjadi pribadi yang bermanfaat sehingga esok hari pantas membalas apa yang telah dilakukannya saat ini, Semau berada di tangan-Nya

  • pengelana

    TOLOLLLL KAU BEGOK,,,! SHOLAT DI JADIKAN BAHAN MAINAN, TOLOL!!! 150JEMPOL BUAT WAGA TOLI TOLI

    • Ahmad Dzikra

      bagaimana kalau anak atau saudaramu yang khilaf seperti ini …

      • zul karnain

        kalo sudara saya yg begitu.jeburin ke kali,angkat,jeburin,angkat jeburin,baru tanya,suda puas apa blm,sadar apa tidak…

  • pengelana

    MAMPOSS KAU!!!!!

  • irvan

    astagfilullahhall’azim….
    pelajaran agama bukan dimulai dari sekolah, tp dari orang tualah, dari lingkungan keluarga….
    pelajaran agama dirumah minim, ditambah minimnya pelajaran disekolah….. lengkap lah sudah…..
    mudah”an ini juga menjadi pelajaran bagi kita para orang tua untuk lebih memberi pelajaran agama dirumah. agar menjadi bekal disekolah……

  • Jomblo Pendiam

    Biarin saja terpojok tersudut di tepi dunia….. ajaran TUHAN kok buat main-main..

  • mochamad fauzi

    janganlah suka berbuat asal

  • orang berdosa

    SUDAH JANGAN DILEBIHKAN, KALAU ANAK SALAH DIPERBAIKI, KAYAK TIDAK PERNAH SALAH SAJA, INI JUGA SAMA DENGAN BERGUNJING, BERI KESEMPATAN YANG GAK BERI KESEMPATAN ORANG GOOOOBLOOOK

    • murangkalih sd

      salah satu ciri “orang berdosa” adalah senang menggunakan kata-kata atau kalimat yang tidak santunnnn …..

  • Kulle

    Itulah azab Allah SWT semoga kita masih di lindungiNYA….Amiiin

  • orang berdosa

    wajar anak2 salah , orang dewasa aja salah , ini malah dipergunjingkan , beri mereka kesempatan, ajari mereka yang benar , jangan di pergunjingkan lagi, ingat anda juga punya KESALAHAN

    • Adib Alfainiy Afifiy

      Mereka sudah pelajar SMA… harusnya mereka bisa mengerti… meskipun salah tetap mereka pasti sudah mengerti tentang agama dan tuhannya… jadi menurut saya mereka pantas mendapatkan hukuman seperti itu…

  • Nopen Geo

    sudah kelas 3 smu ng mkin ng tau mana aturan benar dan salah….

    mana yg baik dan mana yg buruk..
    mkin awal nya mereka mencari sensasi,…pingin terkenal ekhhhkk tau nya apes…
    mnding mereka minta maaf ke publik dan berjanji akan berubah baik.

    • zul karnain

      hukuman itu tidak ada apa2nya,cuman stressss…kalo saya.telanjangin taru di lapangan bola,tinggalin 2 jam..baru tanyain,malu apa tidak.kalo iya..kamu malu sm siapa kalo di telanjangin,pasti jwbnya sama orang,klo mempermainnkan sholat malu sama siapa? pasti dia sadar,klo ngga sadar juga rajam ampe modar dar dar dar……..se7

  • eka

    anak2 tersebut telah melakukan kehilafan sanksinyapun telah di terima sebaiknya anak2 tersebut di rangkul kembali dan di nasehati agar tidak bertambah salah jalanx karena nantinya akan berdampak sangat buruk bagi anak22 tersebut dan anak2 di sekitarnay.

  • Kapten Kira

    siswinya stress
    kepala sekolahnya stress

    dimana-mana hatinya stress :D

  • Lutfi

    nasi sudah menjadi bubur……..

    kalau sudah begitu mau bagaimana lagi,,,,, selain memasukan mereka ke pesantren agar mereka bisa belajar agama lebih dalam…. mereka kan juga masih muda masih punya jalan hidup yang panjang,,, siapa tau dengan begitu kedepannya mereka bisa menjadi orang….

  • Intan Kumalasari

    ini sudah jelas2 kesengajaan yg dilakukan secara sadar krna dgn sengaja direkam dan diunggah ke youtube,,,orng seperti ini tdk usah dibela,orang yg melakukan penistaan agama akan diazab di dunia dan akhirat sblm mereka bertobat,pengucilan oleh masyarakat adalah salah satu bentuk azab yg mereka terima di dunia dan diakhirat segera menyusul jika mereka tdk segera taubatan nasuha….

    • masbro

      mereka harus bertobat memang. karna dngan usia sgitu sudah bisa membedakan mana baik n benar.

    • Ahmad Dzikra

      anda ini seperti yang paling suci aja … ini merupakan beban yang berat bukan untuk mereka saja , ada orang tua , guru2 , keluarga mereka yang juga menanggung malu … cukup dengan mereka taubat, sadar dan koreksi diri , benar2 tdk mengulangi kekhilafannya… sisanya Allah saja yang tahu .

      • Noer Aini Az-zahra

        Assalamu’alaiku warahmatuloh wabarakatuh :

        100% saya setuju dengan anda bahwa apa yg mereka alami sekarang adalah merupakan beban yg sangat berat bagi mereka. Tapi kita harus imbangi pola pikir ini dengan logika yang lebih jauh, Benar ini adalah hal yg sangat memberatkan mereka dan bisa jadi menghancurkan masa depan’a..Tapi membiarkan masalah ini atau hanya dengan kata ” maaf dan memaafkan juga mengandung resiko yg mungkin jauh lebih besar lagi. Bagaimana jika karena hukum yg ringan dan mudah’amemaafkan , di kemudian hari akan ada lagi gyg berulah seperti mereka karena menganggap hukum’a ringan ?? Resiko ini adalah resiko yg paling buruk , karena kesucian Islam akan luluh lantak karena di permainkan mereka yg suka berlaku bodoh , hanya karena umat islam mudah memafkan dan sifat Islam yang toleran. Ratusan juta umat Islam dunia akan merasa terhina , karena Islam di permainkan dengan mudah’a. Hukum tetap harus di berlakukan demi menghindari keburukan yang lebih jauh lagi. ISlam adalah agama suci dan rahmatan lil alamin, Islam datang untuk kebaikan umat manusia ,bukan untuk di permainkan umat’a. Jika meraka yg muslim saja berani mempermainkan agama’a bagaimana dengan mereka si kafir ??

      • zul karnain

        Kenapa anda ber pendapat seperti itu,apa orang suci itu ngga ada ibu,bpk.guru,itula fungsi bapak ibu dan guru,berapa lm dia bersm orang tuanya,berapa guru di lewatin selama 12 thn di sekolah,msh kurangka itu,bagaimana orang yg yatim piatu.
        Kata anda khilap,tau kah anda apa tu khilap,kalo khilap,itu di kerjakan sendr,dan sesaat,ramai2 durasi 5 menit,itu anda blng khilap.untung di rekam,kalo publik ngga tau,lanjut apa yg mrk buat mana kita tau,untung msh menari di lantai,klo di atas Alquran dia berjolget..apa yg anda perbuat…Ini Islam mas,,,penganutnya seperti lebah,kalo anda mempermainnkan sarangnya,kemanapun kamu di kejar,nyelam juga msh di tungguinnya…perfikir Rasional Dngan Hal seperti ini…se7

  • Bambang Tulus Wahyono

    saya tidak bermaksud membela mereka, berikanlah maaf kepada mereka, bukankah Islam mengajarkan kita memberi maaf dan membetulkan kesalahan mereka yang berbuat salah, jika kita memberi maaf mereka akan insyaf dan kembali ke jalan yang benar, Islam adalah Rahmatan Lil Alamin, kasihan mereka sudah kelas 12, sanggupkah kita kelak jika ditanya Allah SWT, mengapa mereka ndak bisa ujian, hanya karena kekhilafan mereka, ingatlah diawal doa kita selalu dimulai dengan kalimat Bismillahi Rahmanir Rahim : Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, tunjukkan kasih dan sayang kita kepada mereka, walau kasih dan sayang kita tak ada seujung kuku pun jika dibanding Kasih dan Sayang Allah Ya Robbal alamin, mudah-mudahan kita semua dimudahkan segala urusannya oleh Allah SWT, termasuk mereka yang telah berbuat salah, MUI Toli-Toli Tolong mereka, mereka anak-anak kita juga.

    • Intan Kumalasari

      itu bukan khilaf tp kesengajaan yg dilakukan secara sadar!!!!

      • kampret ijo

        betul tan….tapi tetep harus di kasih kesempatan belajar lagi. jgn sampai kemudian hari dia ada di doly, saritem, taman lawang or sarkem.

      • zul karnain

        se7

    • amsyar

      ya jangan sampai dia membenci islam…bahkan keluar dari islam….masih ada kesempatan untuk bertaubat…

      • murangkalih sd

        “jangan sampai dia membenci islam” …..
        sbnarnya yg telah mereka lakukan itu trmsk kategori “membenci islam” atau “mencintai islam” ?
        pan sudah kejadiannya jga …. tinggal mencari solusi terbaiknya azah …

      • zul karnain

        Kok anda takut kalo dia keluar dr islam,bagusan mana dia keluar dr islam,atau tetap di islam dengan cr seperti itu,perlu anda tau,,Allah tidak membutuhkan dia anda dan saya untuk melakukan yg terbaik untuk islam,kalo dia anda atau saya tdk bisa menjalankan syariat islam dengan akhlaakulqarima..Allah akan mengambilnya dari daera atau negara lain,bukti,inggris,negara yg membenci islam,tp apa anda tau,MULAI RAMADHAN KEMARIN PEMERINTAHNYA MENGIZINKAN TELEVISI LOCAL MENYIARKAN AKTIFITAS SHOLAT DI NEGARANYA SECARA LIFE,indonesia mayoritas muslim,tp bertamba banyak yg tidak punya akhlak.MEMALUKAN…bukan dia anda atau saya yg di butuhkan Allah untuk islam.lebih baik mempunyai 2 orang teman,tp berakhlaq drpd mempunyai 200 orng teman tp tdk punya akhlaq terhadapmu,Se7

  • jhon

    kasian…harusnya mah di masukin ke pesantren…bukan malah di buang dr peredaran…pada sok suci manusia jaman sekarang…kaya ada bener aja shalat lima waktunya….

  • sumi

    agama bukan hal yg harus dijadikan mainan..

  • aan

    kurangnya jam pelajaran agam memang menjadi salah satu faktor, namun ini bukan faktor utama.. Lingkungan keluarga lah yang menjadi faktor utama penyebab rusaknya moral mereka. _pendapat saya_

  • Antonia Ivan Albanthany

    balasan di dunianya saja sudah sedemikian beratnya, apalagi di akhirat?
    Semoga mereka dapat mengambil hikmah dari pelajaran tersebut sehingga bisa menjadi manusia yang bermanfaat kelak, bukan hanya terus tertekan tanpa melakukan peningkatan diri.

    • amsyar

      yes betulll!!! tapi ada baiknya kata mereka di ganti dengan kita semua dapat mengambil hikmahnya…dengan berhati hati.,,dalam melakukan sesuatu, apalagi yang berhubungan dengan agama”

  • Wirawan Dimeng

    mereka butuh pembinaan dan bimbingan bukan tekanan,,,,,

  • Dessy Wulandari

    Tak seharusnya dikucilkan, alangkah lebih bijaksananya jika mereka dibina

  • Muhamd yasin

    ini bukan sifat ketidaktahuan atau hetidakpahaman tentang shalat tp disengaja untuk menghina shalat,dan harusnya dia minta ma’af kpd umat muslim serta minta ampunan Allah swt selagi masih azab Allah tidak terlalu berat……

  • Tia Cholidah

    astagfilullahhall’azim….
    miris liat video nya.. semoga cepet sadar yah dek’..
    harus banyak binaan dari semua pihak, mereka harus di ranggkul..

  • kampret ijo

    Bos mereka dah besar dan pasti udah tahu konsekuensinya atas apa yg dia lakukan. dah sudah mendapat hukuman moral yg sangat berat. saya ngelihatnya jijik karena mereka melakukan gerakan yg benar2 melecehkan sholat. sebagai manusia kita harus memaafkan dia dan berikan kesempatan belajar lagi untuk masa depan dia agar dikemudian hari tidak salah jalan.

  • ilyas damanik

    bisa aza memaafkn mereka tp apakah semudah itu,, jika berbuat salah trus di maafkn,, dmn mereka dgn sengaja membuat kesalahn dgn mempermain kn agama spt itu,, org tak sekolah aza mikir 1000 kali bikin ulah spt ne,, yg tak ada guna nya,,, biar pun minim pelajaran agama setidak nya mereka tahu bahwa agama itu dtg dr Allah swt dan tahu mana yg baik dan mana yg tidak baik,,

  • Ipoel

    Kalo memang mau bertobat..biarlah Allah yang menghakiminya…

  • gue

    jadi itinyaaa, kalo mereka dikucilkan gituu. trus disudutkan, dibiarkan merana sendirian tanpa ada yang membimbing itu malah lebih parah.
    gimana kalo mereka lagi sendirian gitu karena dikucilkan trus ada “misionaris” yang merangkul mereka dan ajak pindah agama? nah looo, kita2 juga yang mengkucilkan dia bertanggung jawab kalo misalnya siswi2 ini pade pindah agama. tambah brabe kan? yaa harusnya kita jangan malah menambah masalaaah, masalahnya udah kejadiaan tinggal kita2 aja yang “ngerti” yaa harus memahamkaaan dan mencari solusi di setiap masalah yang ada.

    senengnya penonton kan hanya mengomentari pemain yang gak bener bermainnya tanpa mencoba merasakan gimana jadi pemain, ya kan?? ^_^

  • akuuu

    kenapa orang yang sudah tersudut masih juga di sudutkan,,,,ap kita itu Tuhan yang mengambil kesimpulan sendiri…Tuhan aj maha Pemaaf,,tinggal kita balikin kepada yang maha Esa,.Yang maha mengetahui n maha adil,,,gak usah menambah2kan suasana yang jadi panas.apa kita di dunia ini gak pernah berbuat salah.klo sampai depresi siapa yang bakal nanggung dosa,,itu taruhanya menghalangi n memutuskan cita2 anak trsb,,,CAPA YANG MAU NANGGUNG DOSANYA,,,,,???????

  • elviosrianti

    alaah, di skolah gue juga 2 jam/minggu, tapi gue gak bodoh kayak gitu juga -_- alasan doang -_-

    • tori

      maaf,,jgn bilang begitu,,,

    • fahmi

      mungkin alasan yang paling kuat ya karna pergaulan.. untuk itu peran orangtua itu penting banget

    • murangkalih sd

      agreeeeee …. di SD jga sama jumlah jamnyah … tpi gak gitu gitu ametttttt ….

  • icha

    awalnya pengen bilang mereka harus dimaafkan dibimbing…. tapi waktu
    lihat video durasi 5 menit nya itu… mau nangisss kenapa :( pendidikan
    agama,, pendidikan akhlak nya PPKN nya… itu maaf sampai pamer2 bokong
    ke kamera dan nari ala2 pnyayi erotis ,,, oh God usia 16-17 tahun…
    moga kalian tobat ya dek…. moga akhlak sebagai pelajar bisa lebih
    baik….. maaf: misal tdak dgabung grakan sholat pun joget yg mereka
    lakukan sungguh diluar nalar dilakukan anak2 yg SEKOLAH dan pelajar yg
    udah cukup dewasa tau baik buruk apalagi digabung2 sama gerakan
    sholat… sedih banget ya :(

    • murangkalih sd

      turut berduka cita ….. mga mrk akn mndptkan hidayah dri allah swt …

  • erik eksrada

    Kejadian tersebut merupakan evaluasi Bagi Kita semua, Janganlah Kita saling menyalahkan dan ajang untuk menyudutkan seseorang, marikita bina generasi muda jangan sampai mereka terjerumus kedalam gazul fikri yang disebarkan oleh kaum yahudi untuk menghancurkan umat islam

  • tori

    jikalau mereka mau minta maaf kpada Alloh SWT. dan kaum muslimin, dan benar2 bertaubat tidak akan melecehkan kan Islam walau dlm bermain atau bergurau,,,,tentu saja mereka bisa kita bimbing dan bisa memperoleh hak2nya,,,
    tentu saja kami kaum muslim memaafkan mereka…Alloh Maha Pengampun dan Pemaaf bagi yg benar2 baertaubat,,,kita kaum muslim tentunya juga mempuyai sifat pemaaf,,,,
    semoga ini semua menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia,,,
    Jika seseorang melecehkan agama Alloh (dinul Islam) maka Alloh pun akan melecehkan/mempermalukan seseorang tersebut…..

  • Chechie

    Anak2 itu adl hasil dari pendidikan dari kelg, sekolah dan lingkungan.. Kita sibuk mencela mereka tp pejabat2 kita yg bergelar haji tp memberikan izin & menerima “penghasilan” dari tempat2 atau acara2 yg katanya haram… Jd mereka adl yg terlihat… yg bahaya justru yg dari tersembunyi… bibit unggul calon koruptor pintar bin licik yg rela melakukan segala macam demi uang & kepentingan pribadi, rela mengorbankan kepentingan masyarakat banyak demi keuntungan pribadi…

  • vie hasan

    manusia tempat nya salah, semoga anak2 yang manis ini segera kembali ke jalan allah dan segera menyadari kesalahan yang di buat nya. kita juga tidak boleh terlalu menghakimi karna diantara kita juga memiliki anak dan bagaimana jika itu jatuh di anak kita. berterimakasih kalian yang menghujat karena sesunguh nya allah masih menutup aib kalian. itulah makanya di katakan manusia tempat nya salah. disini hanya ada satu ber itikat baik menjadi orang benar. oke???

  • Acox Bayu

    Allah SWT maha pengampun…amien…

    • murangkalih sd

      allah akn mengampuni stiap org yg berbuat salah HANYA BILA mrk mengakui kesalahannya dan bertobat ats kesalahannya …..

  • riz

    maafkan, ajari islam dengan benar

  • Diana

    mereka harus dirangkul kembali dan diajarkan tentang Islam…

  • Afif Faturohman

    mampus aja lu mendingan! ajaran agama kok buat mainan

    • Muhammad Arizal Fahmi

      seperti yang sudah dituliskan di atas “Beberapa pihak berpendapat bahwa para pelajar tersebut berperilaku
      demikian tidak dengan niat untuk melecehkan agama Islam, mereka
      melakukannya hanya untuk sekadar bermain tanpa memikirkan efeknya.
      Selain itu pengetahuan mereka tentang ajaran Islam juga masih sangat
      minim. Sebagaimana diketahui secara umum, pelajar-pelajar SMA hanya
      mendapatkan mata pelajaran agama sebanyak 2 atau 3 jam per pekan.
      Artinya mereka berperilaku demikian karena ketidaktahuan dan
      ketidakpahaman.”
      saya setuju dg pendapat ini,karena saya merasakannya bgmana kehidupan siswa SLTA sekarang khususnya di SMA yg sgt minim jam pelajaran agama, dan materi agama yg menjelaskan ttg akhlak pun sangat sedikit mas….

      • murangkalih sd

        “artinya mrk berperilaku dmikian krn ketidaktahuan da ketidakpahaman” …
        benarkah demikian ….. anak SD azah gak segitunya kaliiiii ….
        jmlh jam plajaran agama gak bsa dijadi-in alasan …. bkankah di PKN aza di ajar-in ttg etika ber-agama …. pun dlm pelajaran TIK diajarin etika pnggunaan perangkat TIK ,,,,,,,
        mslahnya skr adlah bgaimana menyikapi masalah ini dng bijak mengingat usia mrk yg masih anak sekolahan …….

      • De Billa Nabilla Az-Zahra

        lalu kemanakah orgtua mereka hingga mmpunyai anak spt itu????dr tk,sd,smp juga diajarkan pelajaran agama.jgn salahkan sistem pendidikan disekolah tp salahkan orgtua yg tdk bs mendidik sejak dini.pendidikan agama n moral mutlak didapat dr keluarga krn pendidikan yg utama berasal dr keluarga n pendidikan disekolah sbg bagian pendukung.

        • zul karnain

          se7

      • frank kimin

        “beberapa pihak” itu siapa saja? tolong dijelaskan agar tidak ada fitnah

  • Hanif

    GERAKAN SHOLAT DALAM ISLAM BUKAN BUAT JADI MAINAN/DISEPELEKAN……BISA DILAKNATULLAH!!!!!!!!

  • supriyatna

    ini pelajar agamanya islam apa non islam ya…..

  • Hamizul Fuad

    perlu di tambah pendidikan agama islam di sekolah2

  • yhayha jibriel

    jangan memberi kesan ajaran islam itu ekstrem…!!!!
    jgn cz menjadikan gerakan shalat sbg bahan lelucon, canda dan tawa hingga para siswi trsebut tak bisa lgi mngikuti proses belajar secara formal!!!!, mngkin sj mereka minim akan hal itu…jgn prnh salahkan siswix tp slhkan siapa gurux!!!!,….nabi sj jelas2 wali Allah tp toh nabi tak prnh se ekstrem tuktika mndapatkan masalah sprti ini, malah nabi langsung merangkul sipelaku hingga akhirx mereka tersadar akan hal itu…

  • yhayha jibriel

    ada hikmah dibalik video trsebut…!!!!
    salah 1 nya , Secara tdk lngsung para siswi trsebut memberikan sindiran trhdap Kurikulum pemerintah yg nota benex jam pelajaran Agama Islam di sekolah umum hanya 2-3 jam dlm sepekan…,olehnya tu pada kurikulum 2013 pemerintah hrus mmpertimbangkan hal nie…
    hikmah yang lainnya, kurangx pemehaman Pendidik disekolah trsebut dlm membedakan Guru dgn Pendidik,…mngkin mereka hax brperan sbg guru…perlu pemriksaan lbih detail dri dinas pendidikan setempat,… jangan lngsung salahkan siswix

  • Deddy Ismawan

    kalo pelajaran agama di sekolah nya cuma bbrapa jam ya ditambah lah dengan ikut pengajian di luar sekolah,,, sore ato malam kn bisa,, semua kmbali ke pribadi msg2 dan org tua anak itu

  • Binsur

    Apakah Tuhan juga memaafkan Firaun yg tenggelam di lautan,, Apakah mereka seorang muslim / non muslim ? kalo mereka berniat tobat,, harusnya mereka keluar kota dan masuk di PONDOK PESANTREN Insya Allah pasti ada Ponpes yg mau menerima,, saya rasa itu solusi tepat bwt mreka kalo mau bertobat,, klo gk mau yaaa,, berarti alasan mereka hanya di buat-2 dan siap2 aja di laknatulloh,,

    • Nuzul Indra

      Saya setuju dengan mas Binsur, orang yang mempermainkan agama harus bertobat dan pindah dari negeri tersebut

  • lilla istiqoyati

    jangan menyalahkan ketidak tahuan seseorang atas agama yang ia peluk. tp salahkan diri sendiri kenapa tidak mau tahu agama yang ia peluk. ada al qur’an dan kitab2 yang lain untuk dibaca. kenapa mereka tidak mau baca??? kenapa tidak mau mendengar ketika al qur’an dibacakan???? masih mau nyalahin ketika hukum ditegakkan??? masih mau nyalahin usia yang masih belia???? semua orang punya budhi pekerti itu yang harus ditanyakan pada orang2 yang suka mempermainkan agama…

  • abu umar

    “Beberapa pihak berpendapat ….” yang berpendapat siapa mas.. di jelaskan.. agar tidak terjadi su’udhon..

  • Noet Foer Anyonee

    saya hanya bisa meluruskan masalah tentang kejadian di toli toli.. bila anak itu di keluarkan dan tidak ada yang menerima sekolahan di daerah toli toli justru itu nanti akan berdampak buruk terhadap anak anak itu dan menjadi balik arah. jangan di jadikan islam itu ekstrem justru di kasih peringatan. yang maha kuasa aja memaafkan kenapa kita tidak sebagai umatnya, bagaimana islam bisa di jadikan pedoman kalau sedikit dikit di ancam sampai se kabupaten, kalau di pikir ekstrem juga and anak itu bisa berpikir lebih baik pindah agama yang bisa menerima dia. mungkin banyak yang menerima dia. Seharusnya orang yang punya pendidikan berpikir ni anak belum sampai pikiranya ke jenjang masalah agama. seharusnya orang dewasa itu mengeluarkan komitmen untuk menegor bukan memberi efek buruk kepada anak tersebut, HANYA SAYA BILANG ” BERPIKIRLAH SEBELUM BERTINDAK”

  • Ita

    MasyaAllah,serahkan semua kpd Allah……islam agama yg amat memaafkan,bukan utk melemahkan,tapi sebagai petunjuk kpd anak2 itu…..beri mrk kesempatan utk memperbaiki diri dgn bimbingan jgn dihujat begitu saja….kpd yg berwenang tlglah mrk,masa dpn mrk….ambil hikmah dan pembelajaran atas kejadian ini,mdh2an kita selalu mendpt ampunanNYA…..

  • Morryn

    tetap salah, apapun itu mreka sudah mempermainkan gerakan sholat…..semua tindakan atau perbuatan pasti ada konsekwensinya, dan terimalah konsekwensi itu sekarng, kalian di kucilkan kan….makanya ukhti lain kali kalau mau melakukan sesuatu dipikir 1000 kali yah….
    smoga kalian selalu dalam lindungan Allah SWT…amin

  • rakhmat

    1) jika mereka ‘dimaafkan’, maka besok-besok akan ada lagi adegan yang mempertontonkan agama yang lain atau yang sama dapat dipermainkan.
    2)Mereka adalah siswi kelas 12….diliahat dari kaosnya, dilihat dari videonya mereka sudah menanjak dewasa dan sudah tahu benar mana perbuatan yang salah atau benar…..

  • cato aqeela

    sebaiknya dimaafkan saja, dan kemudian diarahkan.kesalahan pada mereka bukan mutlak kesalahan mereka jg kok.. tapi sebagai kesalahan berbagai pihak.. seperti kesalahan dari pihak lingkungan, orang tua dan juga pendidik… bukan hanya mencoret wajah mereka namun mencoret wajah orang disekitarnya…

    menghukum bukan satu satunya solusi,namun merangkul, membimbing, dan mengarahkan ke arah yang lebih baik, kepada ajaran islam yang sebenarnya, sehingga isya alloh akan baik kedepannya buat mereka, baik untuk dunia nya maupun akhiratnya…

    ya pe-er tentunya untuk semua pihak, untuk mendidik para generasi menjadi anak yang berakhlak baik.insya alloh.

  • revi waluyo

    itu pasti dilakukan dengan sengaja, mereka udah SMA dan g mungkin klo mereka tidak tau klo perbuatan itu salah. masak udah SMA g tau bagaimana sholat yg benar. tp g ada salahnya klo memaafkan mereka, dan mengajak mereka kembali ke sekolah.

  • rinal

    Mampus sukurin,…mangnya nyebut nama ALLAH itu bercandaan.
    Oranng tua kalian ja klw bercanda manggilnya pasti bakalan marah,..apalagi yg ini nama yang telah menciptakan Alam semseta dengan candaan.

    Mungkin juga Bimbingan Agama dari Orang tua na tidak bagus,..y bgt lh jadinya.

  • alfanirfan

    bibinglah mereka pada jalan kebaikan …di kucilkan bukan jalan yang terbaik.

  • mang jaim

    kalau kelas 12 msh dikatakan tidak faham dg agama sangat goblok itu manusia juga orang tuanya sangat goblok membiarkan anaknya gak tahu maslah agama sampe kelas 12, anak kita kelas 5 sd saja sudah khatam satu al quran, jadi gak ada alasan untuk orang2 yg mempermainkan agama selain dikucilkan sampe mereka sadar dan betobat.

    • yusuf

      jgn bilang gitu, ga semua anak mendapatkan ayah dan ibu yang faham dengan agama,

    • Chechie

      Emang gampang didik agama ke anak kalo ortunya juga nggak ngasih contoh?!? Lha, bukannya banyak tuh anak2 yg hanya diajarkan agama disekolah, dirmh yg namanya sholat cukup pas Idul Fitri & Idul Adha… Jadi bagi sebagian besar generkar generasi muda mgk arti Islam hanyalah salah satu kolom yg hrs diisi pd saat buat KTP or isi form di sekolah/bank/CV

    • arief

      Memang jiwa dan perilaku remaja kebanyakan seperti itu,..masih labil dan sedang membentuk kepribadian. Banyak faktor yg mempengaruhi,terutama budaya barat yg liberal sulit untuk dibendung dari media televisi maupun internet,pergaulan remaja,dll. Mereka cenderung berfikiran pendek dan menggampangkan semua masalah. Kita mestinya prihatin dan mencari solusi yg baik bagi pendidikan Agama,ahlak dan moral sejak dini. Orang tua harus extra ketat memperhatikan pendidikan,pergaulan dan perkembangan anak2nya.dan memberikan bimbingan Agama dirumah, Kurikulum sekolah formal harus memberikan porsi lebih banyak dan metode yg lebih efektif untuk menanamkan Moral, Ahlak/budi pekerti yg baik serta pemahaman Agama yg lebih baik bagi para siswa,ketimbang mencari kambing hitam dan saling mengumpat dan menyalahkan.

  • sri wahyuni

    Tanggung jawab Orang tua harus memberikan pendidikan agama bagi anak-anaknya sejak masih dalam kandungan. Sejak balita beri contoh penerapan agama dlm kehidupan. Kalo sadar pengetahuan agama sedikit, ajak anak ke TPA, atau panggil guru agama ke rumah. jangan serahkan pendidikan agama anak hanya di sekolah. Jadi ortu jgn hanya bisa menuntut anak, tapi hrs bisa jadi panutan bagi anaknya. smoga kejadian ini ada hikmahnya untuk kita semua.

  • ronald

    siswi stress–keblinger…

  • isur

    Pengennya sih menghibur, kayak goyang cesar kali aja dibilang kreatif.

    huhuhu..

  • dini

    berani berbuat brarti mreka brani trima konsekuensinya, jgn bela krn “ketidak tahuan” mreka. jangan juga salahkan pelajaran agama,ppkn dll dsekolah yg cuma sedikit.. tapi modal ilmu agama dan moral seharusnya sudah dtanamkan orangtua masing2 drumah sejak dini. ini adalah pelanggaran aqidah, usia mreka cukup matang untuk membedakan mana yg baik dan mana yg buruk. saat mreka memilih yg buruk sudah sepantasnya mreka mendapat hukuman. tidak hanya pelaku,tapi juga teman2 disekitarnya yg merekam dan ikut mentertawakan,serta masing2 orangtua yg ikut bertanggungjawab.

  • batara

    harusnya peran sekolah dan orang tua harus lebih pandai menyikapi pendidikan agama. Dibandingkan zaman dulu yang lebih mengutamakan pendidikan moral pancasila dan pendidikan agama lebih Baik dan mendekati sempurna dibandingkan zaman sekarang yang pendidikan diutamakan pada pendidikan science…………..enak zaman dulu kali ye *****

  • Pilo Poly

    Ini yang salah. Dikeluarkan dan dikucilkan. Seharusnya diarahkan adik2 kita itu agar lebih baik. Bukan malah disudutkan seperti ittuu. Langkah seperti ini menurutku salah, karena ada cara lain untuk membuat mereka sadar dengan tindakan mereka. Kalau di keluarkan atau tidak diterima di sekolah mana pun di Tolo-Toli, takut anak2 ini akan melihat sisi lain dalam Islam. Hal buruk? Tentu! Karena Tuhan yang Esa Allah SWT saja dapat memaafkan hambanya jika bertobat. Apalagi kita manusia?

    • Tria Utama

      betul (y).

    • candra wijaya

      zaman anak sekarang jgnkan diarahin di bilangin ja ma yg lebih orang berpengalaman hidup makin ngeyel
      lebih baik seperti itu jd dia mikir
      intinya diibaratkan kalo gk di cambuk gk akan berubah

    • rizky

      saya sangat setuju dengan pendapat ibu

  • E. Maydiawati

    Saat kejadian itu, dimanakah keberadaan penanggung jawab kegiatan dari siswa tersebut ??

  • Si Raja Godam

    bukan tidak tau masa kls 3 smu,belum tau mana yng benar mana yng salah,dasar anjing yahudi,tuh yng pake krudung,iblis bermuka,setan !!!!

    • rizky

      assalamu’alaykum warahmatullah ..
      maaf saya hanya sekedar mengingatkan bahwasanya in sosial media, boleh meluapkan apa yang anda rasa tentang apa yang mereka perbuat, tapi etika dalam berbahasa juga harus dijaga semestinya. rasul tidak pernah mengajarkan berkata kasar.

  • Farhan Shidiq

    Bego + Kurangajar.. Sholat kok g menutup aurat, gak pantas….. Berani2 tuh orang sholat gak menutup aurat, joget2 lagi……. Kalah ama bocah TK….

  • SITI SARIPAH

    kali ini, siapa yg harus disalahkan ?
    diri mereka masing2kah, kedua orangtuanyakah, pergaulannya atau penanggung jawab atas didikan ia di sekolah ?

    #ironiBahkanSangatSedihMelihatnya :'(

  • dirin bengkel

    ingat azab allah lebih pedih kelak di hari pembalasan.di dunia sdh di kucil kan apa lg kelak di hr pembalasan.bertaubat lah sebelum ajal mu di cabut ….

  • Reza Ekacakra

    yang salah adalah system terutama system pendidikannya yg ada di negara ini, “mereka” anak2 itu adalah korban sebenarnya.. Sungguh pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua…sesama muslim. Pemerintah sebagai pemimpin dan pengelolaan negara dari pusat hingga daerah. Kasihan memang negara kita, sbg negara mayoritas memeluk Islam tapi tidak memiliki system yang Islami….bayangin aja brapa anggota MPR/DPR + Presiden + mentri2 + perangkat lain-lain yg katanya Islam…..??????!!!!! berapa organisasi Islam???? berapa partai Islam???? Ulama dan Umaroh…..sama saja!!!! Oknum katanyaaaaa……..
    berdosa semua…termasuk saya!!!!

    • Ray

      Ah bicara Apaseh Kok Ampe ke Presiden, Masa Presiden ngurusin bgituan, Tuh Orang Tuanya yg pada Kmana Matanya dan gak Liat prubah2an anak2 nya, ato guru d Sekolahan itu yg punya wewenang tuk mengarah kan Anak2 didiknya ..ngawur lu bicara Gak jelas …masa ampe Mentri juga ikut ngurusin yg bgituan, klo dah kejadian bgini bru Pemerintah turun tangan…

    • Ray

      Ah bicara Apaseh Kok Ampe ke Presiden, Masa Presiden ngurusin bgituan, Tuh Orang Tuanya yg pada Kmana Matanya dan gak Liat prubah2an anak2 nya, ato guru d Sekolahan itu yg punya wewenang tuk mengarah kan Anak2 didiknya ..ngawur lu bicara Gak jelas …masa ampe Mentri juga ikut ngurusin yg bgituan, klo dah kejadian bgini bru Pemerintah turun tangan…

  • rana

    mengapa harus dikucilkan? harusnya mereka diberi peluang untuk menjadi lebih baik. mengapa harus dikeluarkan dari sekolah? sekolah apaan itu.. ?? malah lepas tangan… Bina mereka, didik mereka, jangan dikeluarkan dari sekolah.. itukan namanya pembiaran…..!!! yg komen jg, seolah lebih baik aja…

    • Suhesti

      Kristen loe ye..

  • Mrjain

    Sebenar inilah politik jangka panjang yang di jalan kan oleh antek2 ziones di negeri ini.tujuan nya untuk menghancurkan Islam di Indonesia.pendidikan Agama cuma sedikit bahkan di hapus.

  • Mrjain

    Sebenar inilah politik jangka panjang yang di jalan kan oleh antek2 ziones di negeri ini.tujuan nya untuk menghancurkan Islam di Indonesia.pendidikan Agama cuma sedikit bahkan di hapus.

  • Mrjain

    Sebenar inilah politik jangka panjang yang di jalan kan oleh antek2 ziones di negeri ini.tujuan nya untuk menghancurkan Islam di Indonesia.pendidikan Agama cuma sedikit bahkan di hapus.

  • Herman Si Errol

    Rasakan akibatnya itulah akibatnya orang yg melecehkan agama, orang yg melecehkan agama akan akan terasa dampak dari perbuatannya sendiri,

  • arief

    Beberapa pihak berpendapat bahwa para pelajar tersebut berperilaku demikian tidak dengan niat untuk melecehkan agama Islam, mereka melakukannya hanya untuk sekadar bermain tanpa memikirkan efeknya. Selain itu pengetahuan mereka tentang ajaran Islam juga masih sangat minim. Sebagaimana diketahui secara umum, pelajar-pelajar SMA hanya mendapatkan mata pelajaran agama sebanyak 2 atau 3 jam per pekan. Artinya mereka berperilaku demikian karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman.

    Sumber: http://www.dakwatuna.com/2013/04/17/31662/ini-dia-kondisi-terkini-pelajar-sma-yang-mempermainkan-shalat/#ixzz2hwP2JqCO
    Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook

    Setuju dengan pendapat tsb,..bgmnpun mereka masih sangat muda dan minim pengetahuan agamanya. Mereka masih perlu mendapat bimbingan yg benar,bukan sekedar hukuman. Mereka layak diberi kesempatan dan dimaafkan. Hendaknya masyarakat sekitar lebih fokus dengan upaya mendidik drpd sekedar menghukum,karena ajaran agama Islam tidak seperti itu…

  • Iyonk Olivia Wijaya

    harusnya mereka diberi pengetahuan yang lebih mendalam tentang agama islam, bukanya langsung dihakimi seperti itu, karena setahu q agama islam adalah agama yg damai bahkan dengan agama lain pun kita bisa hidup berdampingan, mungkin mereka melakukan kesalahan besar yg mereka sendiri tidak tau, tp setiap kesalahan bisa di maafkan, Allah aja Maha pemaaf kok, klo sampai mereka tidak dapat melanjutkan sekolah ya kasihan juga kan?

    • Farich T Utomo

      1. Mereka udah baligh, dewasa, n ga gila
      2. walaupun goblog mereka itu SMA n dah pernah belajar agama
      3. hukuman sosial semacam ini sudah termaasuk ringan

      kalo setaw ane islam benar agama damai tapi itu masalah toleransi antar umat, kalau masalah syariah hukumnya ada gan
      mempermainkan sholat sma ja melecehkan Allah Swt mereka bahkan tidak segan melakukan di depan publik. apakah itu tindakan remeh?
      jika orang-orang macam ni dibiarin, trus belajar n jadi orang sebelum tobat…
      mau jadi apa negara kita?

  • Syafrizal Rizal

    maafkan mereka , itu lebih baik, tuntun mereka seperti pada anak-anak kita , agar memiliki pemahaman yg benar terhadap ajaran Agama !

  • Yunus Irsammahrus

    gak usah saling menyalahkan lebih baik mari bersama sama untuk introspeksi diri dan rangkul mereka agar dikemudian hari anak2 ini menjadi lebih baik…ingat Allah SWT Maha Pengampun…

  • Alwi Ai Siteru

    Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar…mas @firman itu bacaan apa ya…tolong di baca….itu yang bikin qt bisa nafas qt bisa mikir…Sampean kalau mau rangkul silahkan Sampean rangkul ini salah dosa….untung cuma dikucilkan padahal adzab Allah bisa lebih….

  • Basori Hidayat

    Salah atau benar bukan kita yang menilai…. Tetapi mestinya ini juga jadi pelajaran bagi kita semua… bahwa masih banyak orang-orang yang masih butuh bimbingan, panduan dan bantuan dari orang-orang yang lebih tahu dan lebih kenal agama… Jadi mestinya mereka kita rangkul (mungkin oleh orang-orang yang lebih mengenal agama seperti orang-orang dari pesantren, dll) trus kita beri pengertian dan pemahaman yang lebih baik lagi.. Insyaallah, Semoga Allah memaafkan kita semua….

  • Abdul Gani Renleeuw

    Pemecatan menunjukan sikap cuci tangan, harusnya sekolah juga bertanggungjwb sbg institusi yg ikut membentuk kepribadian para siswi ini. Mestinya kelima siswi ini tdk dipecat begitu saja tp ditangani secara khusus (mereka boleh dihukum tp tetap dlm kontek mendidik) Kesalahan mereka adalah kesalahan org tua, kesalahan sekolah, kesalahan para pemimpin dan mungkin kesalahan kita semua sbg bangsa yg sudah sangat meremehkan agama (dimasyarakat para ust tdk lg dianggap, di sekolah porsi pelajaran agama sedikit, di media lbh banyak tayangan hura2, tempat2 yg sia2 lbh luas dan lebih megah dr tempat ibadah (hotel, terminal, bandara dll bahkan di KA tdk ada mushala), pemerintah pikiranya hanya membanguan ekonomi alias perut tp lupa dg karakter anak bangsa, pokoknya negara yang berdasarkan Ketuhanan YME ini orientasinya justru materialisme.

  • Mah Mud

    Para Komentartor yang Terhormat…Sudahkan Anda-Anda mengajarkan Agama kepada keluarga Anda.. Sudah berapa kali Anda sholat berjamaah dengan keluarga Anda..Pernahkah melihat seorang anak yang ditelantarkan Orang tauanya . Apakah tidak terlihat di Pulau Jawa ini semakin banyak Anak nenek….Atu hanya seorang Muslim yang juga mengharamkan Muslim lain sholat dimesjid Anda. Atau anda seorang muslim yang tidak mau bersalaman dengan sesama Jamaah setelah Sholat…Siapa Anda..??

  • Ari Budiman

    Kalo lihat gerakanya…, maaf mungkin ya “mirip” dengan gerakan sholat….
    Tapi kita lihat “busananya” belum/tidak memakai Rukuh dan Mukena…
    Maka sebaiknya bagi pelaku masih perlu bimbingan agama….
    Jadi tidak perlu dikucilkan, mari kita bina agar pelaku berperilaku sebagai “muslimah”

  • Ama Salma

    ada sebab pasti ada akibat… Kelas 3 Sma bukan lgi anak ingusan yg hrus di kasi tau ini gk boleh itu gk boleh. Diantara mereka kan ada yg muslim,gk mgkn dy gk tw klo gerakan Shalat gk blh di buat main2, apalgi sampe dikompilasi sama lgu barat. Dlm hak ini peran orgtua hrus d prtanyakan, ilmu agama dlm kluarga sprti apa???

  • Kamaruddin El Fathir

    saya pikir cukuplah hukuman ini membuat jera mereka. harapan saya masyarakat jangan terlalu menghakimi mreka. peran lembaga sekolah dan keagamaan seperti rohis dan remaja masjid sangat dibutuhkan untuk merangkul mereka supaya mereka menyadari dengan sesadar-sadarnya kesalahan mereka.

  • Reni Bahiyyah

    Benar, kalau mereka disudutkan seperti itu bukannya semakin sadar, tp yg saya takutkan justru jadi trauma dan jadi menjauh dan takut dng ajaran Islam. Hanya Allah yg berhak menghakimi, memangnya kita ini siapa, berani2nya menghakimi orang lain, padahal kita sederajat antara manusia satu dng lainnya.

  • Cindy Raninta

    Masih anak2…jalannya InsyaAllah masih panjang, beritahukan itu salah dan orang tuanya memberikan contoh yang baik dan perbanyak doa untuk kebaikan generasi muda yang baik. Tidak usah terlalu di ekspos lah, masih banyak hal2 yang lebih penting untuk diurusi

  • Nuyz Drctn

    makanya jgn macem2 tuh kan akibatnya d jauhin orang….ga d terima d skolah2 kalian itu bukan anak SD yg perlu bimbingan exstra.

  • Musyawir

    Masukin pesantren, insya Allah, kondisi psikologisnya akan segera berubah. orang2 pesantren itu ramah, dan mau menerima santri2 meski tersandung kasus. menurutku kalangan pesantren bisa mengubah cara pandang mereka mengenai pendidikan keislaman

  • irway

    yang nyudutin sih ga ada cuma banyak pasti yg g suka… sudah seharusx pelajar itu berpikir dulu sbelum bertindak… apakah drumahx orang tuax ga ngajarin ….sudah seharusx dia menerima konsukwensi yg dia prbuat,,, hal begini ga dapat dtolerir, ini kurang ajar nmax,,

  • irway

    gak punya otak udah gede ,,malah mainin agama… dia kira mungkin tuhan itu bisa dpermainkan itu…mudah”an yang di atas membalas Xan juga ddunia

  • ida

    Sebaiknya mreka jngn dikucilkan tp hrs d rangkul slnjutnya dberi bimbingan ten tang pngthuan agama islam

  • Abdullah Hasny

    ALLAH SWT MAHA HAKIM YANG PALING ADIL YANG AKAN MENJATUHKAN HUKUMANNYA

  • Jujun Julkarnaen

    ANJING INI ORANG, BEDEBAH, INI BUKAN HANYA MEMPERMAINKAN TAPI SUDAH MENGHINA ISLAM SECARA LANGSUNG

  • Nabiilah

    Alhamdulillah anak perempuan ku masih umur 18 bulan sudah gemar
    mengikuti bundanya sholat dan jika mendengar adzan dia buru2 mengajak
    sholat… semoga anak cucu dan keluarga ku terhindar dari sifat dan
    perilaku yang demikian yang bakal menyeret ortunya ke neraka. Aamiin.

  • Taslim

    Sekarang kita balik, seandainya mrk itu anak kita, apa yg akan kita lakukan…? saya jadi teringat kisah seorang Badui yg kencing dalam masjid, sehingga Ali ingin bangkit utk memancung badui tsb, namun Rasulullah melarang seraya Beliau bangkit menasehati badui tsb utk tdk mengulanginya, (dan ternyata sibadui memang tdk tahu), kemudian Baginda Nabi memperagakan cara mensucikan bekas kencing tadi. Artinya disetiap kejadian pasti ada hikmah yg terkandung didalamnya. Nah kenapa tdk kita Bina mrk..? siapa tahu dikemudian hari mrk2 akan menjadi orang2 yg membina generasi berikutnya atas dasar pengalaman mrk..?

    • Huda Novic

      anda super sekali pak..
      saya sangat sependapat dengan anda…

    • Adamrasyad Iqbal

      Tapi itu orang Arab di pegunungan, mereka khilaf, bukan melecehkan

      • Taslim

        Badui itu, “Tidak tahu” saudaraku Adamrasyad, dan Rasulullah mengajarkan badui tsb utk tidak melakukan lagi krn itu berdosa, begitu juga anak2 tsb, mungkin mrk tahu perbuatan itu salah, hanya mrk “Tidak tahu” perbuatan mrk itu akibatnya tidak baik, mari kita Bina mereka krn kita tidak tahu yg ghaib, banyak orang2 yg tadi sangat jahat, kini mrk menjadi orang2 yg sangat Shaleh dan Wara’. tidak tertutup kemungkinan mrk juga berpeluang untuk itu, beri mrk kesempatan, krn Hidayah ALLAH datang dgn tidak terduga oleh siapapun jua. mohon maaf jika tidak berkenan. Wallaahu ‘alam bissawab.

        • Adamrasyad Iqbal

          Itu dia, orang Arab tinggal di gunung,tidak tahu masjid

        • Adamrasyad Iqbal

          Tapi kalau pemudi pemuda di artikel itu malah melecehkan Islam, mereka hanya munafiq bermaksiat pada ajaran islam, liat videonya kayak pemalas sholat, naudzubillahi min dzalik… tapi itu balasan dari Allah, saya harap dapat Hidayah saja dan Taubat gara² ulah mereka

  • ga mungkin lagi bisa di bina watak dan karakternya sudah bejat…shalat di buat main2 dan maksiat ( joget2 ) menista agama dan melecehkan agama apa itu namanya??? org badui yg anda mksd memang sama sekali tidak mengerti n faham kalau ternyata kencing di Masjid itu tidak boleh, tetapi anak2 SMA 2 Toli-toli ini sudah tahu dan faham betul kalau shalat itu bukan lah hal yg bisa di permainkan dan di buat main2….ada artinya setiap lafaz yg dikeluarkan waktu kita shalat.

  • Taslim

    Menghukum mereka tidak lantas masalah tsb selesai, justru akan timbul masalah baru dikemudian hari, menyelesaikan masalah adalah solusi cerdas, dan ISLAM ada untuk itu, “RAHMATAN LIL ‘AALAMIN”. Kita boleh marah dgn tingkah mereka, tapi marahlah kerena ALLAH yaitu dgn memberi mereka pemahaman tentang Syar;i, Marahlah dgn mengambil I’tibar untuk menyiapkan anak2 kita pondasi Islam yang benar dan Istiqamah. Nabi Bersabda “Ummat Islam itu bagaikan tubuh yang satu, tangan yg sakit, maka sakitlah semuanya”, Marilah kita saling membina jangan saling menghina, saling menasehat jangan saling menghujat,

  • suhe

    harusnya di skor selama 1 tahun, dan tahun berikutnya mereka diperbolehkan lagi mengikuti pendidikan. siapa tahu mereka nanti akan menjadi manusia yg sukses dunia dan akhirat. pertimbangkan karena mereka masih sangat belia.

Lihat Juga

[Video] Wartawan Jerman Martin Lejeune Masuk Islam Saat Idul Fitri