Home / Narasi Islam / Resensi Buku / JANGAN MENGELUH, SETIAP DOA PASTI ALLAH KABULKAN!

JANGAN MENGELUH, SETIAP DOA PASTI ALLAH KABULKAN!

Judul buku: Setiap Doa Pasti Allah Kabulkan

Penulis: Abu Ezza
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: x + 188 hlm
Penerbit: Qultum Media

Price: Sales price: Rp35000,00

cover doadakwatuna.com – Sepuluh tahun lamanya Iwan dan Yeni (bukan nama sebenarnya) berumah tangga. Selama itu pula, keduanya belum dikaruniai anak. Dengan berat hati, akhirnya Yeni mengizinkan Iwan untuk menikah lagi dengan wanita lain agar segera dikarunia anak. Sayang, setelah lima tahun pernikahannya dengan istri keduanya, Allah belum juga mengaruniai Iwan seorang anak.

Istri kedua Iwan pun mundur, minta diceraikan. Awalnya, Iwan tak mau menceraikan, tapi karena bersikukuh ingin diceraikan, Iwan pun dengan berat hati menceraikannya.

Suatu hari, Iwan dan Yeni mendengarkan sebuah ceramah seorang Ustadz seputar bagaimana agar doa kita dikabulkan Allah. Dengan seksama, keduanya mendengar ceramah itu hingga akhirnya Iwan dan Yeni bertekad akan mengamalkan apa yang dibicarakan Sang Ustadz.

Semenjak itu, Iwan dan Yeni sering melakukan shalat malam bersama. Di akhir shalat malamnya, Yeni dan Iwan tak pernah lupa dan lelah berdoa memohon keturunan kepada Allah SWT. Sepuluh tahun lamanya keduanya menjalankan rutinitas itu bersama. Usia Iwan pun sudah menginjak 51 tahun dan usia Yeni 40 tahun lebih. Di usia menjelang menopause itu, akhirnya Yeni hamil.  Allah SWT ternyata mengabulkan doa keduanya.

Kisah ini menunjukkan bagaimana ampuhnya doa bagi seorang muslim. Mendapatkan keturunan di usia tua juga pernah dialami oleh Nabi Ibrahim as. Namun, Nabi Ibrahim mendapatkan anak dengan istri yang sama-sama juga sudah berusia senja. Allah Ta’ala menceritakan,

Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu dia tersenyum, maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak (akan lahir puteranya) Ya’qub. Isterinya berkata: “Sungguh mengherankan, apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamikupun dalam keadaan yang sudah tua pula?. Sesungguhnya ini benar-benar suatu yang sangat aneh.”  (QS Huud: 71-72)

Setiap makhluk Allah di dunia memiliki kebutuhan. Kebutuhan yang sifatnya jasmani maupun rohani. Kekayaan, kebahagiaan, jabatan, dan lain sebagainya. Itulah yang menyebabkan kita untuk mencari cara agar terpenuhinya suatu kebutuhan. Cara yang tepat dari tuntunan ilahi adalah dengan cara berdoa. Memohon kepada Allah atas segala yang kita butuhkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Doa juga merupakan pengakuan atas lemahnya diri ini di hadapan kuasa Allah SWT. Allah yang punya kuasa, sedangkan manusia hanya memiliki usaha. Segala usaha yang kita kerjakan semuanya berada di tangan Allah yang Mahakuasa. Sering kita mengeluh, kita sudah berusaha dan berdoa namun sesuatu yang diinginkan belum juga tercapai. Apakah ayat Al-Qur`an yang mengatakan “berdoalah kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan” adalah hanya tipuan kepada kita? Atau, memang doa yang kita panjatkan salah? Atau, memang nasib kita hanya ditentukan oleh usaha kita tanpa doa yang sia-sia?

Dari pertanyaan-pertanyaan tadi, insyaallah buku ini akan menjawab segala masalah seputar doa. Berisi kisah-kisah orang yang dikabulkan doa sebagai tolok ukur kita berdoa, mengupas tentang rahasia makna doa, etika dan cara berdoa dengan benar, rahasia dikabulkannya doa, dan pada halaman akhir disajikan beberapa doa yang seringkali dibutuhkan umat Islam.  (sb)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (12 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ketika Manusia Salah Memahami Jawaban Allah Atas Doanya..